Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

Ini Data Bantuan Alsintan Dari Provinsi Untuk Petani Madina tahun 2024

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
  • print Cetak

PANYABUNGAN – ( Mandailing Online) – Dinas Pertanian Mandailing Natal ( Madina ) kemaren selasa 12/3/2025 menyerahkan alat mesin pertanian ( Alsintan ) dari Kementerian Pertanian kepada sejumlah kelompok tani/ brigade pangan di Madina. Penyerahan sendiri dilakukan secara simbolis di Kecamatan Siabu.

Setelah penyerahan Alsintan berlangsung ternyata salah satu brigade pangan penerima bantuan bersuara pada Media bahwa mereka dipungut biaya senilai Rp.17.500.000 per paket dengan item atau 3 (tiga) unit hand traktor dan 1 (satu) unit jonder oleh oknum PPL setempat.

Namun setelah berita seputar pungli Alsintan itu ber sileweran di Media Sosial. oknum PPL pelaku pungli membatalkan pungutan tersebut yang di perkuat pernyataan dari Brigade Pangan penerima bantuan itu.

Kepala Dinas Pertanian Madina Sihar Nasution pun mengaku bahwa prangtek pungli tersebut diluar kordinasinya selaku Kepala Dinas karena memang Dinas Pertanian posisi nya hanya sebagai perpanjangan tangan penyerahan Alsintan pada kelompok brigade pangan yang kelompoknya sendiri telah ditentukan.

” posisi Dinas Pertanian Madina itu hanya sebagai perpanjangan tangan dalam penyerahan bantuan Alsinta. Jadi kalau ada pungli bukan dari Dinas Pertanian Madina karena memang Alsintan itu sendiri adalah bantuan dari Kementerian,” kata Sihar Nasution lewat sambungan tlephon saat dikonfirmasi.

Meski demikian Kadis Pertanian akan menelusuri dan mengintruksikan pada kelompok brigade pangan penerima bantuan agar tidak memberikan uang yang di mintai oknum tersebut.

Dari data yang dihimpun Mandailing Online, tahun 2024 Pemkab Mandailing Natal memang menerima bantuan Alsintan dari Pemprovsu yang anggarannya di plot di Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Sumatera Utara (Sumut). Penyaluran Alsintan itu sendiri direalisasikan pada Tahun 2024. Namun belum diketahui pasti apakah Alsintan yang diserahkan Dinas Pertanian Madina pada Kelompok Brigade Pangan kemaren merupakan bantuan Provinsi tersebut atau tidak.

Dari Data Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Sumut sendiri tercatat bahwa Pengadaan hand traktor berjumlah 19 unit, untuk 13 kabupaten salah satunya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan dana Rp. 665.000.000. Jadwal pelaksanaan kontrak Mei 2024 yang diserahkan pada Kelompok Tani.

Lalu, ditahapan lain ada juga Pengadaan hand traktor 36 unit untuk 9 kabupaten termasuk Madina dengan anggara dana Rp.1.260.000.000 jadwal pelaksanaan kontrak September 2024.

Seterusnya, Pengadaan Cultivator 24 unit untuk 4 kabupaten dengan anggaran dana Rp.480.000.000. Jadwal pelaksanaan kontrak September 2024. Kemudian pengadaan hand traktor 34 unit untuk 25 Kabupaten dengan anggaran dana Rp.1.190.000.000 penerima termasuk Madina dan
Pengadaan hand traktor 26 unit 5 kabupaten dana Rp. 910.000.000 jadwal pelaksanaan kontrak November hingga Desember 2024.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Longsor, 12 Ibu Rumah Tangga Tewas

    Tambang Emas Longsor, 12 Ibu Rumah Tangga Tewas

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Setidaknya 12 orang perempuan tewas tertimpa longsor bekas tambang emas ilegal di Desa Banjar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Kamis (28/4/2022). Selain itu, 2 orang dinyatakan selamat yang kini masih dirawat di puskesmas terdekat. Semuanya adalah ibu rumah tangga. Mereka sedang mencari emas di lokasi itu saat longosor […]

  • Bupati: Taman Raja Batu Bisa Hasilkan PAD

    Bupati: Taman Raja Batu Bisa Hasilkan PAD

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menyebut Taman Raja Batu yang berada di komplek Perkantoran Payaloting Pemkab Madina akan sesegera mungkin difungsikan kembali. Sebab, selain tempat wisata keluarga, taman itu bisa menghasilkan pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Hal itu disampaikan bupati didampingi Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Asisten I […]

  • Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Ada apa? Itulah pertanyaan yang muncul dibenak beberapa kalangan yang telah mengetahui bocoran draf RUU Sisdiknas terbaru presented by Kemendikbudristek. Sebab, ada satu kata penting yang dihilangkan dalam  penyebutan jenjang pendidikan nasional yaitu Madrasah. Tentu saja hal tersebut akan menuai polemik baru dalam dunia pendidikan nasional. […]

  • Dahlan Hasan Nasution, Berbuat dan Mengabdi Ditengah Kritikan dan Hujatan

    Dahlan Hasan Nasution, Berbuat dan Mengabdi Ditengah Kritikan dan Hujatan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Bagian 2 dari 2 tulisan) Beliau menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan dan diatasi secepat mungkin Aspirasi masyarakat tentu saja menjadi bahan kajian secara komprehensif dan berbekal ini beliau melakukan berbagai reformasi guna menjawab kebutuhan masyarakat utamanya masyarakat kecil yang terhimpit dengan persoalan kebutuhan ekonomi. Berbagai upaya reformasi manajemen […]

  • Bahasa Daerah Perlu Diterapkan di Sekolah

    Bahasa Daerah Perlu Diterapkan di Sekolah

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Ketua Umum (Ketum) Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Sekitarnya (IKAPSI) Sumatera Utara (Sumut), Ir Muhammad Yamin MM, menegaskan, bahasa daerah perlu diterapkan dan masuk kurikulum sekolah. “Mata pelajaran aksara, bahasa, dan adat budaya daerah yang ada di Tapanuli Selatan (Tapsel) perlu dimasukkan dalam kurikulum setiap sekolah. Tujuannya, untuk menjaga kelestarian budaya, memberikan pengetahuan dan pemahaman […]

  • Arus Balik Terganggu Akibat Premium Langka di Madina

    Arus Balik Terganggu Akibat Premium Langka di Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bahan bakar minyak jenis premium langka di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak Senin memasuki arus balik Lebaran, sementara sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kehabisan stok akibat meningkatnya kebutuhan pengguna kendaraan. Kondisi ini dikhawatirkan akan mengganggu arus balik Lebaran yang mulai mendekati puncaknya H+5, meski Pertamina sudah menambah pasokan BBM, namun kebutuhan konsumen belum […]

expand_less