Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

DPRD Sumut Berjanji Perjuangkan Nasib Guru Honor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
  • print Cetak


MEDAN: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara melalui Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan serta Komisi E Bidang Kesejahteraan Sosial menegaskan komitmennya untuk senantiasa memperjuangkan nasib para guru honor di daerah itu.

“Kita tetap komitmen dan konsisten memperjuangkan guru honor menjadi PNS (pegawai negeri sipil),” tegas Wakil Ketua DPRD Sumut yang juga koordinator Komisi E, H Kamaludain Harahap di Medan, Rabu, 1 Februari 2011.

Didampingi Sekretaris Komisi E DPRD Sumut Taufan Agung Ginting dan sejumlah anggota Komisi E di antaranya REM Lingga dan Nurhasanah serta Sekretaris Forum Komunikasi Tenaga Honorer Sekolah Negeri (FKTHSN) Sumut Eko Imam Suryanto ia mengatakan, DPRD Sumut akan memperjuangkan nasib guru honor hingga ke pemerintah pusat.

Bahkan, katanya, dalam waktu dekat Komisi E bersama Komisi A akan menemui Komisi II DPR-RI, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan) serta Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Komisi E DPRD Sumut hingga kini tetap konsisten memperjuangkan nasib guru honor untuk diangkat menjadi PNS. Ini penting dilakukan, sebab guru merupakan profesi mulia yang mencerdaskan anak bangsa,” katanya.

Untuk itu, Kamaluddin Harahap berharap pemerintah pusat memberi kemudahan bagi proses guru honor menjadi PNS. “Ini diperlukan mengingat para guru honor cenderung merasa dizholimi atau dianaktirikan. Kita berharap pemerintah memprioritaskan guru honor ini,” katanya.

Sehubungan dengan itu, Kamaluddin yang juga Wakil Sekjen DPP PAN minta para guru honor yang tergabung dalam FKTHSN Sumut segera menyampaikan data-data tertulis tentang perubahan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Nomor 48 Tahun 2005 berikut “data base” guru honor di daerah itu.

Terkait rencana menemui Komisi II DPR RI, Menpan dan Kepala BKN, ia meminta pimpinan Komisi E dan A segera berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Sumut.

Ia juga mengimbau para guru honor di Sumut segera mendaftarkan diri ke FKTHSN Sumut.

Sementara Taufan Agung Ginting juga mendesak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumut untuk segera berkoordinasi dengan BKD dan Diknas kabupaten/kota se-Sumut dalam menyampaikan data-data tertulis tentang para guru honor ke Komisi E paling lambat awal Maret 2011.

“Data ini penting agar Komisi E memiliki data akurat untuk disampaikan ke Komisi II DPR RI, Menpan dan Kepala BKN,” katanya. (an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejaksaan Geledah Ruangan Sekretaris DPRD Langkat

    Kejaksaan Geledah Ruangan Sekretaris DPRD Langkat

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Langkat, – Kejaksaan Negeri Stabat melakukan penggeledahan ruangan kerja Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, untuk mencari berkas sebagai bukti tambahan bagi tersangka Sekretaris DPRD HS. “Kita mengumpulkan bukti bukti kasus dugaan korupsi Sekwan (Sekretaris Dewan/DPRD) Langkat,” kata Kepala seksi Pidana Khusus Kejaksaaan Negeri Stabat Ricardo Marpaung di Stabat, Kamis. Ricardo […]

  • Eli Mahrani Monitoring PBM PAUD

    Eli Mahrani Monitoring PBM PAUD

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bunda Paud Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Eli Mahrani Jafar Sukhairi Nasution melakukan Monitoring Pelaksanaan Belajar Mengajar (PBM) di enam Sekolah di Kabupaten Madina. Enam sekolah yang di monitoring yaitu, TK Model Negeri, TK Aba Gunungtua, TK Satu Atap SDN 062 Negeri Mompang, TK Masitoh Assalam, Kelompok bermain Bunda, dan TK Negeri […]

  • Peluang Bebas Bupati Madina Sangat Kecil

    Peluang Bebas Bupati Madina Sangat Kecil

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH.MH kepada wartawan, Kamis (27/9/2013) memprediksi sangat kecil peluang Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara bebas dari vonis pidana pengadilan. “Berdasar analisis secara yuridis, sesuai dengan kewenangan KPK, maka dapat disimpulkan sementara bahwa kecil kemungkinannya Hidayat Batubara bebas dari tutuntan jaksa, dalam […]

  • Bupati LIRA Desak Polres Madina Ungkap Pelaku Pembunuhan

    Bupati LIRA Desak Polres Madina Ungkap Pelaku Pembunuhan

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan…. Polres Kabupaten Mandailing Natal di desak untuk membongkar kasus pembunuhan yang terjadi akhir-akhir ini. Sudah ada 4 Korban Kasus Pembunuhan di Madina tetapi Polres Madina belum mampu membongkarnya Desak itu di sampaikan Bupati LSM LIRA Muis Pulangan, Selasa (28/9) kepada wartawan di Panyabungan. Dia mendesak supaya Polres Madina meningkatkan kinerjanya untuk membongkar kasus pembunuhan […]

  • Ini Tahapan Penting Pilkada 2015

    Ini Tahapan Penting Pilkada 2015

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jakarta – Di antara Peraturan KPU tentang Pilkada yang sudah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM adalah Peraturan KPU tentang tahapan, program dan jadwal pilkada. Peraturan tersebut mengatur tahapan bagi 269 pilkada yang akan digelar serentak tahun ini. Dalam Peraturan KPU nomor 2 tahun 2015 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil […]

  • Jaminan Pasaran Ubi Kayu

    Jaminan Pasaran Ubi Kayu

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski upaya perluasan lahan ubi kayu mentok oleh SK 44, upaya harus tetap dilakukan untuk menyelamatkan industri keripik di Mandailing Natal (Madina). “Petani harus dirangsang untuk memanfaatkan lahan-lahan yang masih memungkinkan untuk tanaman ubi kayu,” kata Ketua KTNA (Kontak tani Nelayan Andalan) Madina, Monang Nasution menjawab Mandailing Online, Kamis (4/4/2013). SK […]

expand_less