Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Dawood Kinney, Takjub Cat Steven Pilih Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 14 Okt 2013
  • print Cetak

Semasa kecil, Dawood Kinney selalu bertanya-tanya bagaimana alam semesta ini bekerja demikian dinamis. Ia juga kagum dengan bagaimana sistem organ yang bekerja di dalam tubuh manusia.”Saya percaya, ada Tuhan dibalik itu semua,” kata dia, seperti dilansir Onislam.net, Ahad (13/10).

Memasuki usia remaja, Dawood lebih tertarik menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Ia mulai menaruh minat pada alkohol dan seks. Bertahap pula, ia mulai terobsesi dengan uang, kekuasaan, rumah mewah, mobil super cepat dan perempuan cantik.”Ini masa terdangkal dalam hidup saya. Tidak ada lagi kebahagiaan, melainkan frustasi dan bingung,” kata dia.

Pada titik itu, Dawood mulai memikirkan untuk memenuhi kebutuhan spritualitas. Hal yang sudah lama ia acuhkam. Namun, kemana ia harus memulai. Itu yang menjadi pertanyaan. Dawood tak pernah lagi gereja. Ia lantas memilih Budha.

Di sana, ia merasa tidak benar-benar memperbaiki diri. Terlalu banyak hal yang rumit. Titik klimaksnya, ia menyadari satu kata terakhir yang diucapkan Budha sebelum meninggal adalah “jangan menyembahku”.

Merasa putus asa, Dawood kembali menenggak alkohol dan hal terlarang lainnya. Suatu hari, ia mengikuti seminar RealAudio. Ia sangat tertarik dengan lagu karya Cat Steven (Yusuf Islam). Saat itu, Yusuf Islam dituduh menjadi bagian dari kelompok teroris hanya karena memeluk Islam.

Yang menjadi pertanyaan dawood, apa yang membuat Yusuf Islam mau menjadi teroris.”Aku ingin tahu hal gila apa yang membuat pria ini menjadi Muslim,” kenang dia.

Sejak itu, Dawood mulai mencari tahu informasi tentang Islam. Ia pun menemukan rekaman dialog Yusuf Islam tentang Islam dan Muslim. “Yusuf Islam tidak tumbuh dalam komunitas Muslim. Ini menjadi masuk akal, begitu sederhana dalam memahami Tuhan, mengapa saya begitu bodoh,” kata dia.

Kian intens, Dawood mempelajari Islam, begitu detail dan lengkap pencarian yang dilakukannya. Hingga pada akhirnya, ia memeluk Islam. “Saya hanya bisa menangis. Mengapa, menerima Islam merupakan bagian yang mudah. Tapi berada di jalan yang lurus merupakan bagian yang sulit,” kata dia. (rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (3-selesai)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (3-selesai)

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution   SASTRA ENTERTAINMENT Sastra dalam lirik lagu patut ditandai sebagai bentuk sastra. Tentu karena kita meyakini bahwa lirik lagu merupakan musikalisasi puisi. Hal ini menjadi penting karena pada saat sastra literer Mandailing meredup, musikalisasi puisi tersebut menguat perannya. Lirik lagu Mandailing bukan hanya ungkapan perasaan, tetapi beberapa penulis lagu ternyata mampu […]

  • Selamat Tinggal Cara Lama! Madina Luncurkan Simapade v2, Uang Pajak Rakyat Kini Diawasi Pakai Aplikasi Canggih

    Selamat Tinggal Cara Lama! Madina Luncurkan Simapade v2, Uang Pajak Rakyat Kini Diawasi Pakai Aplikasi Canggih

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mandailing Online Era “main mata” dan laporan manual yang ribet soal keuangan daerah di Mandailing Natal (Madina) segera berakhir! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina resmi meluncurkan aplikasi canggih bernama Simapade v2, sebuah langkah berani untuk membuat pengelolaan uang rakyat jadi lebih transparan dan anti-bocor. Acara Launching Di laksanakan di Aula Bupati yang di ikuti oleh Bupati […]

  • Daftar Tunggu Calon Haji Madina Tembus Tahun 2027

    Daftar Tunggu Calon Haji Madina Tembus Tahun 2027

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Daftar tunggu calon jemaah haji di Mandailing Natal  sampai saat ini sudah mencapai tahun 2027. Hal ini berdasarkan estimasi dari jumlah calon jemah haji Madina yang sudah mendaftar  mencapai 6431 orang. Demikian diungkap Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Drs. Muskin Batubara, M.Pd didampingi Kasi Haji Ahmad Zainul Khobir […]

  • Oji Ganding Batal Dilantik

    Oji Ganding Batal Dilantik

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 39 orang dilantik dan diambil sumpahnya menjadi anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) priode 2014-2019 hasil Pemilu 2014 pada rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Madina, Selasa (2/9/2014). Sejatinya jumlah yang dilantik sebanyak 40 orang, namun Ali Makmur Nasution alias Oji Ganding tidak bisa hadir. Informasi di gedung dewan menyebutkan bahwa Oji […]

  • Wabup Atika Salurkan Gaji untuk Petugas Kebersihan

    Wabup Atika Salurkan Gaji untuk Petugas Kebersihan

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution kembali memberikan gaji pokoknya. Kali ini, Atika menyalurkan gajinya kepada petugas kebersihan dan keamanan di Rumah Dinas Bupati dan Wakil. “Alhamdulillah pada kesempatan ini saya menyalurkan gaji kepada petugas kebersihan dan keamanan berjalan sukses,” kata Atika setelah membagikan gaji pokoknya di Parkir […]

  • Penggundulan Hutan di Sumut Luar Biasa Parah

    Penggundulan Hutan di Sumut Luar Biasa Parah

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Wakil Ketua DPRD Sumut, Ir H Kamaluddin Harahap MSi menilai, penggundulan atau penebangan hutan secara liar di Sumut saat ini sangat luar biasa dan makin parah. Untuk itu, aparat penegak hukum harus menindak oknum yang terbukti melakukan penebangan hutan secara liar. Dan harus proaktif mencari pelakunya. Hal itu disampaikan Kamaluddin setelah membuka dan […]

expand_less