Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

Gunda Pietsch Bersyahadat Dua Kali

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
  • print Cetak

Gunda Pietsch, dididik keluarga yang tidak memandang penting posisi agama dalam hidup. Kedua orangtuanya tak lagi mengunjungi gereja sejak Gunda lahir.

“Jadi, saya tidak mengenal Tuhan sejak lahir,” kata dia seperti dilansir onislam.net, Rabu (13/11).

Memasuki usia dewasa, Gunda berpikir tidak mungkin kehidupan ini berjalan begitu saja tanpa ada yang mengatur. Awalnya, sikap skeptis Gunda lebih dominan. Namun, hati dan pikirannya tak bisa bohong.

Mulailah, ia mencari jawaban atas pertanyaan itu. Internet merupakan tempat pertama pencarian Gunda. Mulailah ia terlibat chat yang membahas masalah itu. Muncullah topik tentang Islam.”Di internet, saya chat dengan seorang pria, yang akhirnya menjadi suami saya,” kenang dia.

Bersama suaminya itu, Gunda terlibat satu diskusi mendalam tentang Islam dan Muslim. Mereka membahas soal Islam, Rasulullah Saw dan hari akhir. Pada akhirnya, bahasan itu justru membuat Gunda merasa nyaman.”Teman terbaikku selalu mengingatkanku agar tidak begitu saja menerima Islam. Dia paham apa yang terjadi, dan dia menghormati apa yang aku pilih kendati ia tidak berkenan,” ungkapnya.

Suatu hari, Gunda terdorong untuk mengunjungi Islamic Center di Wina. Di sana, ia mulai mengenakan pakaian serba tertutup. Ia pun mulai mengenakan kerudung.

Sepulangnya dari Islamic Center, Gunda mulai belajar mendirikan shalat diam-diam.Keputusan akhir Gunda pun tiba, ia utarakan keinginannya menjadi Muslim kepada keluarga dan sahabatnya. Keluarganya terkejut. Sahabatnya pun mempertanyakan alasan Gunda.”Keputusanku sudah bulat,” kata dia.

Tepat Juli 2012, Gunda mengucapkan dua kalimat syahadat di Maroko. Setelah syahadat, ia laksanakan shalat pertamanya. Setelah itu, banyak hal yang membuatnya gundah. Situasi ini sulit digambarkannya. Ia seperti merasakan tekanan hebat. Ia bingung entah harus berbuat apa.”Aku mulai berhenti shalat,” kata dia.

Situasi itu tak berlangsung lama, ketika ia kembali ke Wina. Di bandara, ia kenakan jilbab. Ini yang membuatnya harus bersyahadat lagi, karena statusnya menjadi Muslim belum tercatat dalam buku pernikahan. “Merasa aneh memang, tapi tidak masalah buatku,” kata dia.

Syahadat kedua itu, rupanya mengingatkan kembali Gunda untuk kembali kepada komitmen awalnya menjadi Muslim. Kepada keluarganya, ia tetap kenakan hijab. Namun, mereka tidak meminta Gunda melepas jilbabnya itu.Suatu hari, ia diterima di sebuah taman kanak-kanak. Beruntung, tempatnya bekerja tak mempermasalahkan jilbab yang dikenakannya.

“Tapi jilbab ini membuat orang lain tidak merasa nyaman, dan aku melepasnya beberapa tahun,” ungkapnya.

Setahun bekerja, bulan suci Ramadhan tiba. Ia merasa rindu dengan hijab. Mulailah kenakan jilbab kembali. Alhamdulillah, tak ada yang mempermasalahkan itu. Bahkan anak didiknya menyambutnya dengan gembira.”Rambutmu disembunyikan yah,” kata Gunda menirukan pertanyaan anak didiknya.Kini, ia memulai lagi dari awal mendalami Islam.

“Aku merasa beruntung. Banyak hal yang aku dapati selama perjalanan menjadi seorang Muslim, terima kasih Allah,” kenangnya.(rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahfud MD Jadi Saksi Sidang Akil

    Mahfud MD Jadi Saksi Sidang Akil

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Terdakwa kasus dugaan suap penanganan sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi (MK) dan tindak pidana pencucian uang, Akil Mochtar kembali menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (5/5). Salah satu saksi yang akan dihadirkan adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. “Saksi sidang Senin 5 Mei 2014 adalah Prof. […]

  • Alih Status Pegawai KPK Menjadi ASN : Apakah KPK Masih Independen?

    Alih Status Pegawai KPK Menjadi ASN : Apakah KPK Masih Independen?

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahma Hayati, M.Pd   Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2020 Tentang Pengalihan Pegawai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi diterbitkan. Perturan tersebut ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 24 Juli 2020 dan diundangkan pada 27 Juli 2020. Dengan terbitnya aturan ini, maka pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi […]

  • Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

    Bupati Madina Melindungi Koruptor, Langkah Keliru

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) : Kebijakan bupati Madina menyurati polres untuk menangguhkan penahanan terhadap Kadis Perhubungan Madina Harlan Batubara tersangka korupsi, merupakan langkah keliru. “Seharusnya bupati bukan membuat surat permohonan penangguhan penahan, karena yang paling pas seharusnya bupati itu menonaktifkan Kadishub,” kata pengacara DR.H.Razman Arif Nasution, SH, S.Ag. MA (PHD) yang dilansir surat kabar Malintang Pos […]

  • Ini Aturan Dapatkan Pupuk Subsidi di Madina

    Ini Aturan Dapatkan Pupuk Subsidi di Madina

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Sihar Nasution melalui Yanjahuddin sebagai  Kabid Sarana Prasarana menjelaskan,   kriteria seorang petani untuk mendapatkan jenis pupuk bersubsidi itu wajib tergabung dalam kelompok tani. ” petani harus terdaftar sebagai kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN) Kementerian Pertanian. Dan kebutuhan […]

  • Beberapa Kawasan Mandailing Lintasan Gerhana 9 Maret 2016

    Beberapa Kawasan Mandailing Lintasan Gerhana 9 Maret 2016

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Peta magnitudo gerhana matahari 9 Maret 2016 yang teramati dari Sumatera Utara berupa gerhana matahari sebagian dengan magnitudo gerhana terentang antara 0,947 di pulau Bojo, sebelah Selatan Nias, hingga 0,800 yaitu di sebelah Utara Stabat. Data tersebut berdasar data yang dirilis Badan Meteorologi Klimataologi dan Geofisika, Selasa 8 Maret 2016. Keteramatan GMT 9 Maret 2016 […]

  • Kapolresta Siantar Kembali ‘Ancam’ Wartawan Trans TV

    Kapolresta Siantar Kembali ‘Ancam’ Wartawan Trans TV

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : AKBP Fatori akan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolresta Pematangsiantar akibat melakukan penganiayaan terhadap wartawan Trans TV, Andi Siahaan dalam sel tahanan. Fatori kembali melakukan ‘pengancaman’ terhadap Andi Siahaan, dengan cara akan menembak bagian kepala. Minggu 5 Desember 2010 pukul 08.10 WIB. Bahkan Fatori meludahi Andi Siahaan saat berada dalam sel tahanan. Hal tersebut […]

expand_less