Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Medan marak perampok sepeda motor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
  • print Cetak

MEDAN – Kendati gencar-gencarnya pihak Polsekta Medan Baru dalam menggelar razia di wilayah hukumnya, tetapi percuma saja. Dalam waktu semalaman tiga unit sepeda motor dirampok dari lokasi berbeda di wilayah hukum Polsekta Medan Baru.

Salah seorang korban perampokan sepeda motor,Tengku Indra Farouzi (19) bersama pamannya Ricky (29) keduanya warga Pasar V Tembung mengatakan, mereka harus kehilangan sepeda motor Suzuki Satria FU,BK 5269A ED, warna hitam akibat dirampok tiga pemuda bersajam di Jalan Mongonsidi Medan, tepatnya di depan RS Boloni sekira pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

Peristiwa tersebut bermula ketika pamannya Ricky usai menjemput keponakkannya Tengku pulang bekerja di Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto Medan, namun di tengah perjalanan kedua korban terkejut tiba-tiba melihat tiga pemuda tak dikenal melakukan penyetopan terhadap mereka.

“Saat distop laju kendaraan kami, satu diantara ketiga pemuda tersebut langsung mengeluarkan klewang sembari menodongkan ke leher saya, sedangkan yang dua lagi menodongkan kebagian perut paman kemudian mereka merampas kendaraan kami dan mengambil dompet berisikan KTP, STNK, SIM dan satu unit handphone Nexian,” ungkap Ricky.

Usai melakukan aksinya, ketiga pelaku dalam posisi berboncengan lalu melarikan diri. “Merasa kesal dan dirugikan kami berupaya mengejar para pelaku dengan berlari sejauh lima ratus meter, kemudian melintas pengemudi becak bermotor dan kami menumpang betor lalu berupaya mencari tau ke mana arah tujuan para pelaku tersebut,” jelasnya.

Setibanya di pemukiman rumah warga, kedua korban bertemu dan menanyakan kepada seorang pria saat itu. “Saat kami bertemu bapak yang mengaku Kepling setempat mengatakan tadi seorang anak muda mendorong sepeda motor masuk ke Gang .F Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia,” ungkap korban.

Kami pun langsung menghubungi petugas Polsek Medan Baru. Selanjutnya polisi turun ke lokasi kejadian dengan bersama-sama mengejar pelaku sekaligus melihat sepeda motor yang didorong pria tadi. “Ternyata kendaraan tersebut adalah milik kami,” terang korban, hari ini.

Petugas terlihat mengamankan lima pemuda yang sedang duduk-duduk di dekat sebuah warung pinggir Jalan Mongonsidi Medan tanpa alasan yang jelas serta langsung memboyong mereka ke komando. Begitu di hadapkan kedua korban satu diantara tiga orang adalah pelaku perampokan sepeda motor milik korban.

Di tempat yang sama juga, masih wilayah hukum Polsekta Medan Baru, satu setengah jam kemudian tepatnya sekira pukul 02.30 WIB, Masro Damanik (22) bersama Joni Haloho (37 )keduanya warga kawasan Padang Bulan,Pasar Lima, Gang Pardosi terpaksa harus merelakan kendaraan roda dua miliknya jenis Suzuki Satria, BK 5833, warna hitam abu-abu dan satu unit Hp Samsung Chaam mereka karena dirampas puluhan pemuda di Jalan Mongonsidi Medan, tepatnya di persimpangan KFC Jalan Monginsidi.

Menurut keterangan kedua korban kepada petugas SPKT di Polsek Medan Baru, keduanya berencana hendak belanja ke sentral pusat pasar, namun di tengah perjalanan korban dihadang para pelaku dan begitu sepedamotor korban berhenti dipepet seorang pejalan kaki dengan ditemani puluhan rekannya berada di posisi belakang.

“Salah seorang pelaku miminta agar korban menghentikan kendaraanya. Stop dulu kau dan pelan kau. Pelaku langsung merampas sepeda motor dan kemudian melarikan diri,” ujar korban menirukan ucapan pelaku.

Sementara itu dari lokasi berbeda di hari yang sama dan masih dalam wilayah hukum Polsekta Medan Baru juga, korban Nurul Putri (23 )warga Jalan Bersama/Padang No.236 Tembung dan Iksan (22 )warga Jalan Waringin Sekip saat mengendarai sepeda motor jenis Varrio Teqno, warna hitam tanpa nopol dirampok enam orang pelaku di Jalan Jenderal Sudirman Medan sekira pukul 04.15 WIB, tepatnya di jembatan dekat rumah Dinas Gubernur Sumut.

Informasi diperoleh, bahwa keenam pelaku satu diantaranya wanita tersebut mengendarai 3 sepeda motor roda dua beraksi dengan cara memepet dan menyuruh kedua korban berhenti, kemudian para pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan cara dipukuli dan ditendang.

Melihat kedua pasangan pria dan wanita tersebut sudah tak berdaya, para pelakupun bergegas cepat melarikan sepeda motor miliknya.

Hasil patroli pantauan menyebutkan mulai pukul 01.00 dinihari hingga pukul 04.00 WIB menyebutkan ,di kawasan Jalan Monginsidi Medan tepatnya ditikungan KFC yang biasanya terdapat patroli kepolisian mangkal di kawasan tersebut, dinihari itu tak seorang pun polisi nampak. Sementara patroli polisi hanya terlihat parkir di depan kuburan Jalan Gajah Mada Medan. Sedangkan di seputaran wilayah hukum Medan Baru jika sudah masuk pukul 12.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB tak seorang pun petugas berpatroli di wilayah hukum tugasnya sehingga memberi peluang bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

Menanggapi maraknya aksi kejahatan di wilayah hukum Polsekta Medan Baru, aktifis Badan Investigasi Nasional (BIN) Korwil Sumatera Utara, R Sinaga menyebutkan, maraknya aksi kejahatan di wilayah hukum Medan Baru seperti beberapa hari lalu saat Diskotik LG diserang puluhan pria adah bukti kinerja yang buruk kapolsek di sana.

“Bayangkan, ada personil di lokasi tersebut namun tidak berani bertindak dan juga beberapa hari lalu tiga unit sepeda motor dalam waktu dua jam raib dalam wilkum Medan Baru. Maka dengan itu diminta kepada Kapolresta Medan untuk mencopot Kapolsek Medan Baru dari jabatannya, sebab, dalam beberapa hari saja entah sudah berapa banyak sepeda motor raib dirampok atau pun dicuri oleh pelaku kejahatan. Kinerja Kapolsekta Medan Baru diragukan dalam melaksanakan tugasnya,” tegas Sinaga.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MEMAKNAI  IDUL FITRI

    MEMAKNAI IDUL FITRI

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (PERSFEKTIF SOSIOLOGIS, ANTROPOLOGIS, DAN TEOLOGIS) Oleh : Moechtar Nasution Kepala Pusat Penelitian STAIM Kajian tentang agama dipastikan akan berkembang sesuai dengan transfromasi zaman karena agama memiliki nilai universal.Kendatipun perubahan sosial kerap merubah orientasi dan makna agama namun eksistensi agama tetap penting dalam kehidupan masyarakat sebab membicarakan masyarakat tanpa melihat agama sebagai salah satu komponen akan […]

  • Lembaga Pemikir Gerep Institute Berdiri di Madina

    Lembaga Pemikir Gerep Institute Berdiri di Madina

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu lembaga pemikir atau think tanks berdiri di Mandaling Natal. Lembaga ini bernama Gerep Institute. Lembaga ini akan bekerja melakukan kajian-kajian strategis di berbagai sektor : politik, ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Hasil kajian bisa dimanfaatkan sebagai reperensi bagi semua pihak yang membutuhkan, termasuk pemerintah. Pendirian Gerep Institute beranjak dari […]

  • Madina Tetap Solat Idul Fitri di Masjid

    Madina Tetap Solat Idul Fitri di Masjid

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Solat Idul Fitri berjamaah tetap akan dilansungkan di masjid masjid seluruh Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Itu diungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Madina, Gozali Pulungan didampingi Kadis Infkom Madina, Sahnan Pasaribu dan Kabag Humas, Wildan Nasution kepada wartawan di sekretariat perkantoran bupati Madina, Jum’at (22/5/2020). Kebijakan ini mengacu pada kondisi Kabupaten Madina […]

  • Kaum Ibu di Desa Hutapuli Nyatakan Saroha dengan Atika

    Kaum Ibu di Desa Hutapuli Nyatakan Saroha dengan Atika

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah ibu-ibu di Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengaku sepakat memilih perempuan pada pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten ini. Bagi mereka, perempuan lebih peka dan mengerti keadaan kaum hawa. Hotmaida Hasibuan, salah satu warga Desa Hutapuli, yang diwawancarai seputar pilihan pada Pilkada ini mengaku akan memilih Atika […]

  • Koruptor Sok Bersih

    Koruptor Sok Bersih

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Koruptor sok bersih. Mengaku tak korupsi, tetapi banyak mencuri uang negara. Grafis/desain : Dahlan Batubara

  • KPU Madina Tetapkan Saipullah-Atika Paslon Terpilih

    KPU Madina Tetapkan Saipullah-Atika Paslon Terpilih

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi menetapkan H. Saipullah Nasution, SH, MM-Atika Azmi Utammi Nasution sebagai Pasangan Calon (Paslon) terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Madina tahun 2024. Penetapan berlangsung dalam rapat pleno di Aula Hotel Rindang, Panyabungan, Kamis (27/2/2025). Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan KPU Madina nomor […]

expand_less