Selasa, 19 Mei 2026
light_mode

Miskin, Ayah Aldi Sudah Gadai Sawah, Tak Cukup Biaya Berobat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
  • print Cetak
Aldi Subhandi Hasibuan

Aldi Subhandi Hasibuan

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Demi kesembuhan anaknya, demi menyelamatkan kaki anaknya dari ancaman amputasi, Marwan telah menggadaikan sawah.

Tapi, uang dari hasil menggadaikan sawah itu tak cukup. Tak ada lagi yang bisa digadaikan, karena sawah itu hanya satu-satunya harta yang dipunya.

Kini, Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabungan, Mandailing Natal itu mau tidak mau harus berobat di Jakarta, agar kakinya tak diamputasi.

Santri yang tergolong cerdas dan saat ini sedang memasuki program Tahfizul Qur’an itu berasal dari Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal.

“Aldi santri yang cerdas. Mendapat juara II II ketika semester I, dan sekarang masuk program Tahfizul Qur’an,” kata salah seorang pengajar Pesantren Darul Ikhlas, Damratua Siregar, SHI kepada Mandailing Online, Jum’at (16/9).

Marwan Hasibuan, ayah kandung Aldi kepada Mandailing Online, Jum’at (16/9), menyatakan sudah satu bulan ini mengobatkan anaknya di sebuah klinik di Jakarta. Klinik yang memadukan medis dan herbal.

Di Jakarta, harapan tak diamputasi ada. Berdasar pemeriksaan di klinik ini, kaki Aldi masih ada harapan tak diamputasi. Hanya saja butuh sekitar 6 bulan lama pengobatan.

Persoalan sekarang adalah biaya. Soalnya Marwan Hasibuan, ayah Aldi, adalah keluarga kurang mampu karena hanya bekerja sebagai buruh bangunan.

“Saya berusaha menutupi semua kebutuhannya. Tapi, dengan gambaran tidak kurang Rp 3 juta per bulan, jelas saya tidak mampu” katanya.

Maka, baru-baru ini dia sudah menggadai lahan sawah miliknya. Uang hasil gadai itu pun sudah dikirimkan ke Jakarta.

“Alhamdulillah, biaya untuk sebulan ini, sudah cukup. Nampaknya, sekalipun belum dironsen, bengkak di lutunya sudah berkurang. Tapi, biaya untuk lima bulan ke depan, dari mana? Saya sudah tak punya daya lagi. Saya, mohon kepada dermawan dimanapun berada, tolonglah anak saya. Saya sangat berharap agar dia tidak perlu menjalani amputasi,” sebutnya.

Penyebab derita di kaki Aldi itu akibat terjatuh enam bulan lalu. Karena awalnya tak terasa sakit, dia baru berobat sepekan kemudian. Setelah menjalani proses pengobatan hingga enam bulan, bagian lututnya semakin bengkak dan pihak medis di RSU Panyabungan memvonisnya harus diamputasi alias dipotong.

Tetapi, belakangan, kaki kiri Aldi Subhandi Hasibuan dimungkinkan masih bisa diselamatkan dari ancaman amputasi.

Kemungkinan itu diketahui setelah Aldi dibawa keluarganya berobat ke Jakarta dengan pola pengobatan medis plus herbal.

“Aldi Hasibuan sekarang sedang menjalani pengobatan medis dan herbal. Menurut dokternya, pengeobatan itu bisa sembuh tanpa operasi (amputasi). Tentu saja, kita sangat bersyukur jika masih bisa sembuh tanpa amputasi,” ungkap salah seorang pengajar Pesantren Darul Ikhlas, Damratua Siregar.

“Tapi, pengobatan medis dan alternatif itu diperkirakan butuh waktu enam bulan dan biayanya tergolong sangat mahal untuk ukuran orang tuanya. Saya merasa sangat kasihan. Marwan Hasibuan (orang tua Aldi) sudah harus memohon bantuan kepada orang-orang dermawan. Makanya, dia mengajaknya untuk mendatangi redaksi Mandailing Online ini,” imbuhnya.

Marwan Hasibuan sendiri menyatakan sedikit lega mendengar ada pengobatan lain yang tidak mengharuskan kaki anaknya dipotong. Hanya saja, butuh biaya besar. Dia berharap ada banyak dermawan yang kasihan dan simpati sama anaknya.

Saat ini Marwan yang keseharaian sebagai buruh bangunan itu sudah kewalahan memikirkan biaya anaknya berobat di Jakarta, padahal pengobatan di Jakarta ini menjadi harapan anaknya selamat dari ancaman amputasi.

“Saya yakin, banyak orang baik yang kasihan dan bersimpati sama Aldi. Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, pasti menyembuhkan kaki Aldi tanpa perlu amputasi. Dia anak berpotensi. Dia harus melanjutkan program Tahfiz Al-Qur’an di sekolah Pesantren darul Ikhklas Dalanlidang, Panyabungan,” ungkapnya.

Peliput       : Ludfan Nasution

Editor         : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berendam Air Panas di Purba Julu

    Berendam Air Panas di Purba Julu

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bagi anda pecinta wisata pemandian air panas, mungkin perlu mengunjungi lokasi wisata yang satu ini. Jika di beberapa tempat pemandian air panas berbentuk kolam, namun air panas yang terletak di Desa Purba Julu Kecamatan Puncak Sorik Merapi ini adalah sungai berair jernih. Sepintas, sungai ini memang terlihat seperti sungai biasa. Tidak ada tanda-tanda kalau […]

  • Kerap Dipukuli, Seorang Istri di Panyabungan Laporkan Suaminya ke Polisi

    Kerap Dipukuli, Seorang Istri di Panyabungan Laporkan Suaminya ke Polisi

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- N ( 20 th ) warga Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ), melaporkan suaminya berinisial MH (25th) atas tindakan KDRT. Ia didampingi ibunya melaporkan tindakan kekerasan itu ke Polsek Panyabungan Selasa malam 3/10/2023 setelah tidak tahan lagi atas perbuatan suaminya yang kerap main tangan terhadap nya. Saat […]

  • Ayu Ting Ting Main Film Layar Lebar

    Ayu Ting Ting Main Film Layar Lebar

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sukses sebagai pedangdut, Ayu Ting Ting mulai percaya diri terjun ke dunia seni peran. Pelantun ‘Sik Asik’ ini akan bermain dalam sebuah film layar lebar. “Target 2012 ini insya Allah bakal main film. Tapi masih dirahasiakan. Pokoknya tunggu saja, nanti juga keluar,” kata Ayu saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat, 3 Februari […]

  • Perkeman e-KTP di Madina Masih 51 Persen

    Perkeman e-KTP di Madina Masih 51 Persen

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Realisasi capaian perekaman e-KTP di Madina masih sekitar 51,02 % atau 170.542 orang. Agar seluruh penduduk usia ber-KTP memperoleh KTP elektronik, Pemkab Madina sudah memperpanjang jadwal perekaman hingga 30 April 2012. Kadis Kependudukan Catpil Sonnakertrans Muhammad Jamil, S.sos bersama Kabid Catpil Ibrahim Lubis kepada Mandailing Online, diruang kerjanya Senin (13/2) mengungkapkan, jumlah […]

  • Tertimbun Arus Sungai, Petani Pungut Sisa Padi

    Tertimbun Arus Sungai, Petani Pungut Sisa Padi

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Para petani di Desa Muara Siambak, Kotanopan, Mandailing Natal memungut  sisa tanaman padi yang tertimbun, Selasa (12/4/2016). Areal persawahan di desa itu dan kawasan sekitar sepanjang sungai Siambak tertimbun lumpur akibat luapan Sungai Siambak yang mengamuk, Senin malam (11/4). “Tidak banyak yang tersisa,” kata Deliana, seorang petani. Dia dan petani lainnya […]

  • Bantu Pemenangan Harun-Ichwan, DPD Gerindra Sumut Jangka Dekat Turun ke Madina

    Bantu Pemenangan Harun-Ichwan, DPD Gerindra Sumut Jangka Dekat Turun ke Madina

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ( Mandailing Online ): Semakin dekatnya hari pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), DPD Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra ) Sumut jangka dekat akan turun ke Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dalam rangka pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution […]

expand_less