Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Pemilu perlu ditata ulang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) R. Siti Zuhro memandang perlu Indonesia menata ulang pemilihan umum agar menghasilkan pemimpin dan pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

“Penataan pemilihan umum (pemilu) ke depan diarahkan ke format yang lebih aplikatif dan efektif dengan menerapkan pemilu nasional (Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta pemilu anggota legislatif) dan pemilu lokal (kepala daerah dan DPRD),” katanya ketika dihubungi dari Semarang, hari ini.

Wiwieq–sapaan akrab Prof. Dr. R. Siti Zuhro, M.A.–mengemukakan hal itu ketika menjawab pertanyaan terkait dengan wacana sistem pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang pelaksanaannya serentak dengan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI serta Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Setelah Indonesia mempraktikkan sistem demokrasi dan pemilu (pemilihan umum) berlangsung hampir empat kali, menurut Prof. Wiwieq, sudah saatnya dilakukan evaluasi untuk mengetahui apakah perjalanan demokrasi sudah sesuai dengan landasan dan pilar kebangsaan.

Lebih lanjut Wiwieq yang juga dosen tetap pada Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Riau ini menekankan, “Demokrasi yang hendak kita bangun adalah demokrasi yang bisa memberdayakan rakyat, melalui proses pencerdasan dan pencerahan.”

Melalui cara-cara yang sarat dengan nilai-nilai budaya sendiri, dia berharap demokrasi yang sehat dan bermartabat bisa diwujudkan.

Wiwieq yang sering melakukan penelitian mengenai otonomi daerah dan politik lokal ini berpendapat bahwa pemilu merupakan salah satu proses membangun konsolidasi demokrasi dan menguatkan institusi-institusi demokrasi.

Khusus untuk pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, apakah langsung atau via DPRD, menurut dia, perlu dipertimbangkan dalam konteks kebijakan otonomi daerah (otda).

“Lokus dan fokus otonomi daerah di provinsi atau kabupaten/kota akan berpengaruh terhadap mekanisme pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah,” kata alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember itu.

Oleh karena itu, lanjut dia, kalau DPR dan Pemerintah sepakat dan satu persepsi dalam hal penguatan provinsi dan otda diletakkan di provinsi, pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah langsung bisa diterapkan di provinsi, sedangkan kabupaten dan kota melalui DPRD.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Calon Bupati Madina Beber Visi Misi Kepada PKB

    Tiga Calon Bupati Madina Beber Visi Misi Kepada PKB

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga bakal calon bupati menyampaikan visi misi, Kamis (11/6) yang diselenggarakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal (Madina) di aula Hotel Rindang, Panyabungan. Ketiga bakal calon bupati itu adalah Saparuddin Haji Lubis, Dahlan Hasan Nasution dan Ja’far Sukhairi Nasution. Penyampaian visi misi calon bupati ini sebagai satu dari rangkaian tahapan […]

  • Nila Sari Mengaku Terharu Saat Memproduksi Film “Si Bisuk Naoto”

    Nila Sari Mengaku Terharu Saat Memproduksi Film “Si Bisuk Naoto”

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIDEMPUAN (Mandailing Online) – Nila Sari yang memerankan tokoh Lia di Film “Si Bisuk Naoto” mengaku terharu kala pihaknya dari Nila Sari Pro bekerjasama dengan tim kreatif Tympanum Novem Multimedia dari Siabu, Mandailing Natal dalam memproduksi film tersebut. “Saya terharu karena di tangan Tympanum, yang tidak bisa akting pun menjadi bisa,” katanya kepada Mandailing […]

  • Kenaikan Harga BBM Diumumkan Pukul 22.00 WIB di Kantor Hatta Rajasa

    Kenaikan Harga BBM Diumumkan Pukul 22.00 WIB di Kantor Hatta Rajasa

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengumuman kenaikan harga BBM subsidi akan dilakukan pukul 22.00 WIB malam ini di kantor Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta. “Pengumuman kenaikan harga BBM dilakukan hari ini di kantor Menko Perekonomian pukul 22.00 WIB,” demikian informasi dari pihak Kemenko Perekonomian Jumat (21/6/2013). Rencananya akan datang semua menteri-menteri bidang ekonomi, dan juga […]

  • Pesantren Pertanyakan Pendidikan Gratis

    Pesantren Pertanyakan Pendidikan Gratis

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kotanopan (MO) – Program pendidikan gratis yang sudah berlangsung untuk tingkat SLTA di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menuai protes dari kalangan pesantren. Pasalnya program pasangan Hidayat-Dahlan ini tak mengikutkan pesantren dan Madrastah Aliyah. Pimpinan Pesantren Subulussalam, Kotanopan, Esmin Pulungan, S. Ag menilai Pemkab Madina tidak adil dalam memberlakukan program pendidikan gratis tersebut karena hanya diperuntukkan […]

  • Tujuh Orang Tewas Ratusan Hilang Akibat Gempa

    Tujuh Orang Tewas Ratusan Hilang Akibat Gempa

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang: Tujuh orang meninggal dunia dan seratusan lainnya dikhawatirkan hilang akibat gelombang pasang di Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, yang terjadi setelah gempa 7,2 skala richter mengguncang daerah itu, Senin (25/10) malam. Tujuh yang tewas tersapu gelombang itu adalah warga Desa Muntai yang ketika gelombang datang mereka tengah memancing di pinggir Pantai Pagai […]

  • Masyarakat Diimbau Urus IMB Tepat Waktu

    Masyarakat Diimbau Urus IMB Tepat Waktu

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mengimbau seluruh masyarakat agar segera mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sampai saat ini masih banyak bangunan-bangunan liar, khususnya di Kota Panyabungan yang sama sekali belum memiliki IMB. (metr)

expand_less