Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Eman, Bantu Siapa Saja yang Ingin Mengenal Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
  • print Cetak

Eman lahir di Italia, namun ia besar dan tumbuh di Australia. Secara tradisi, ia penganut Katolik. “Ini yang saya pertanyakan. Mengapa saya harus memeluk Katolik, dan keluarga saya mengatakan, semua orang Italia menganut Katolik,” kenang dia seperti dilansir onislam.net, Jumat (23/11).

Dalam pemahaman Eman, apakah harus mengikuti orang tua padahal itu adalah urusan agama. Pada akhirnya, Eman punya cara untuk menerima itu meski memang tidak memuaskannya. “Atas khendak Allah, saya bertemu dengan seorang Muslim, ini merupakan interaksi pertamaku dengan umat Islam,” kata dia.

Melalui interaksi itu, potongan-potongan jawaban tentang apa yang ia tanyakan mulai muncul. Hal itu semakin konkret ketika ia membaca Alquran. “Saya mulai membaca itu. Saya juga baca literatur tentang shalat, dan akhirnya berdoa lima kali sehari,” kata dia.

Suatu hari, ibunya menemukan Alquran di kamarnya. Ini yang membuatnya menjadi sasaran kemarahan keluarganya. Ibunya begitu terpukul. “Ibuku mengancam, kalau saya menjadi Muslim, saya tidak diakui keluarga,” ucapnya.

Tapi Eman tak gentar. Ia tetap melanjurkan apa yang ia pilih. “Saya sungguh-sungguh menjalani kehidupan Islam,” ucapnya.

Eman pun akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat. Saat itu juga, ia kenakan jilbab. “Memang tidak mudah, karena saya harus menyelesaikan masalah dengan keluarga dan merintis jalan mendapat ridha Allah. Intinya saya tidak peduli dengan komentar orang lain,” kata dia.

Selanjutnya, ia mulai menghubungi keluarganya. Ini dilakukannya dengan harapan ada kemudahan datang dari Allah atas niat baiknya ini. Benar saja, ibunya mulai menerima identitas barunya. Namun, cobaan kembali datang. Keuangan Eman memburuk. Sementara, ia harus memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

“Saya berusaha untuk tidak mengkhianati komitmen. Saya selalu berterima kasih kepada Allah SWT untuk itu,” kata dia.

Kini, dia tak sendiri. Banyak orang di sekitarnya memeluk Islam. Ini menjadi pelipur lara baginya. “Saya berterima kasih kepada Allah. Begitu luar biasa membantu orang lain menuju Muslim. Insya Allah, saya akan coba membantu siapa saja yang ingin mengenal Islam,” kata dia. (rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturrahim di Hutapadang, Pemuka dan Warga Muhammadiyah Kumpul Dana untuk Masjid Taqwa

    Silaturrahim di Hutapadang, Pemuka dan Warga Muhammadiyah Kumpul Dana untuk Masjid Taqwa

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Pimpinan Ranting Muhammadiyah Hutapadang, Cabang Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) menyelenggarakan Silaturrahim Syawal 1443 H. Berlokasi di halaman masjid Taqwa, Hutapadang, Kecamatan Ulupungkut, Rabu (4/5/2022). Silaturrahim ini tergolong besar karena dihadiri banyak tokoh perantau dan pejabat Pemkab Madina. Bersama ratusan warga persyarikatan yang hadir, terlihat banyak tokoh perantauan seperti H. Baroya (Jakarta), […]

  • Partai Gerindra Madina Nilai Hadirnya Paslon Harun-Ichwan Bawa Perubahan Terbaik Bagi Kemajuan Madina ke Depan

    Partai Gerindra Madina Nilai Hadirnya Paslon Harun-Ichwan Bawa Perubahan Terbaik Bagi Kemajuan Madina ke Depan

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Erwin Efendi Lubis, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) salah satu Partai Pengusung  Paslon  nomor urut 1 Harun- Ichwan menegaskan, majunya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina dalam pemilukada ini merupakan suatu harapan kepada masyarakat dan pemerintahan Madina untuk perubahan terbaik kemajuan Kabupaten Madina ke depan. […]

  • Tambang Rakyat Sumber Potensial PAD Madina

    Tambang Rakyat Sumber Potensial PAD Madina

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pertambangan emas secara tradisional oleh masyarakat di Kecamatan Hutabargot dan Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bisa dijadikan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Itu dikatakan Ketua Dewan Riset Daerah Madina, Syahrir Nasution SE, MM, Rabu (23/7/2014). Dikatakannya, tambang rakyat harus ditangani secara komprehensif, artinya tambang rakyat harus dilegalkan melalui […]

  • PT SMGP Bantu Korban Kebakaran di Longat

    PT SMGP Bantu Korban Kebakaran di Longat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT.SMGP) memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Longat OTP Geotermal, Jumat (10/4) lalu. Sebanyak 6 kepala keluarga memperoleh bantuan dalam bentuk renovasi rumah, diserahkan oleh Manager Sustainability PT. SMGP Apriadi Djamhurie Gani kepada Lurah Longat Abdul Kholid  didampingi Camat Panyabungan Barat Muhammad Amin. […]

  • Kertas Suara Salah Cetak, Pilkades 6 Desa di Madina Ditunda Beberapa Jam

    Kertas Suara Salah Cetak, Pilkades 6 Desa di Madina Ditunda Beberapa Jam

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut hari ini Senin (21/8/2023) berlangsung, namun ada sejumlah masalah yang terjadi seperti di Desa Gunubg Barani, Kecamatan Panyabungan. Surat suara mengalami salah cetak, akibatnya pelaksanaan Pilkades di desa itu di tunda beberapa jam menunggu cetak ulang kertas suara selesai. Salah cetak […]

  • Soal 2 Oknum PNS, Wakil Bupati Minta Polisi Proses Tuntas

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menyerahkan sepenuhnya kepada polis memproses hukum dua oknum PNS yang terlibat meneror dan memeras remaja di kawasan Panyabungan. “Tidak ada perbedaan di mata hukum, bahkan saya sangat menyesalkan ini. PNS semestinya jadi panutan keluarga dan masyarakat, nah ini sebaliknya menakut-nakuti bahkan memeras warga […]

expand_less