Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Alasan Tolak Umumkan Kelulusan CPNS Dinilai Aneh

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Forum Honorer Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, menyatakan alasan kedua daerah itu belum mengumumkan kelulusan tes CPNS jalur umum dikarenakan putra daerah yang lulus tidak sesuai keinginan elit Pemda, sangatlah aneh. Alasan lain yakni takut didemo oleh peserta yang tak lulus, juga dinilai tidak logis

Ketua Forum CPNS Kabupaten Meranti-Rohil, Erry menganggap alasan itu berlebihan karena negara Indonesia negara hukum dan punya aparat yang pastinya bisa menjamin kondusifitas keamanan. Selain itu juga tidak jelas apa yang dimaksud putra daerah.

“Karena dari pendataan yang dilakukan Forum, 98 persen peserta yang mengikuti tes berasal dari Riau dan anak melayu Riau juga. Jika yang dimaksud putra daerah hanya anak tempatan, anggota Forum yang 100 persen merupakan anak- anak Melayu sangat menyayangkan itu,” kata Erry, kepada JPNN, Rabu (12/2).

Menjadi pertanyaan mengapa kedua pemda ini menerima berkas lamaran lebih kurang 15 ribuan berkas pendaftaran peserta dari luar kabupaten dan memprosesnya. Dari jumlah itu sebanyak 6.500 peserta di Meranti dinyatakan lolos syarat administrasi sementara di Kabupten Rohil 3.000-an peserta.

Dengan begitu, Pemda sendiri telah mengakui seluruh peserta yang lulus administrasi telah memenuhi syarat untuk mengikuti tes seleksi CPNS.

Anehnya setelah mengikuti seluruh tahapan tes CPNS hingga dikeluarkanya hasil, tiba-tiba pemda menolak mengumumkan dengan alasan minimnya putra daerah yang lulus.

“Inikan sangat tidak adil dan terkesan aneh setelah ribuan peserta diperbolehkan ikut tes tapi setelah dikeluarkanya pengumuman passingrade oleh Kemenpan, daerah malah tidak mau mengumumkan. Itu namanya Pemda memperbolehkan peserta ikut tes tapi tidak boleh lulus,” ujar Erry.

Untuk itu Forum meminta Pemda kedua Kabupaten memperlakukan seluruh pesertanya secara adil dan bersikap fair, apalagi Indonesia merupakan satu negara kesatuan. Sikap yang diperlihatkan elit kedua daerah ini justeru terkesan mengkotak-kotakan daerah.

“Jika menilai kami bukan putra daerah dan warga Indonesia yang harusnya memiliki hak yang sama maka Pemda sudah melanggar konstitusi UU Dasar, itu sangat fatal,” tegasnya.

Ditambahkan, Forum sangat mengapresiasi program reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Kemenpan-RB melalui seleksi CPNS 2013 yang bersih bebas dari unsur, korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Namun disayangkan hal itu tak didukung kebijakan Pemda.

Karena itu Forum meminta program ini harus dituntaskan. Menpan yang juga Ketua Panselnas harus mampu menyelesaiakan permasalahan seleksi CPNS di Kabupaten Meranti dan Kabupaten Rohil ini. “Jika kedua Kabupaten tak mau mengumumkan maka wewenang mengumumkan dapat segera diambil alih Panselnas,” pintanya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulan Depan 370 Kades di Madina Jabatannya Akan Diperpanjang

    Bulan Depan 370 Kades di Madina Jabatannya Akan Diperpanjang

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Bulan Juli depan, 370 Kepala Desa di Mandailing Natal ( Madina) jabatannya akan diperpanjang selama 2 tahun. Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 3 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Bunyi undang-undang tersebut merubah masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 8 tahun. […]

  • Mantan Pejabat Terlibat di Eskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung Madina

    Mantan Pejabat Terlibat di Eskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    foto Binsar Nasution PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) mencium adanya permainan dalam proses penetapan nilai eskalasi harga lanjutan pembangunan mesjid agung Nur Ala Nur. Permaianan ini melibatkan pejabat pemkab dan juga pejabat yang sudah pensiun serta oknum-oknum di pengadilan. “Saya melihat ada dugaan yang melakukan pemerasan terhadap negara melalui Mesjid Nur Alan […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi III) Hari : Rabu, Pukul : 13.15 s/d 15.15 wib Tanggal : 10 desember 2014 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000081 Sofyan Yakub Siregar 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000082 ALI ABDANSYAH HASIBUAN 3 BKD MANDAILING NATAL Gedung […]

  • Ketika Hamka Menggugat Sejarah Indonesia

    Ketika Hamka Menggugat Sejarah Indonesia

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hamka telah dikenal luas sebagai cendekiawan Islam dan pengarang roman ternama seperti Tenggelamnya Kapal Van der Wicjk. Namun sebetulnya Hamka juga seorang penulis sejarah. Cukup banyak karya tulisnya yang membahas sejarah Islam dan sejarah Indonesia. Menariknya, beberapa karangannya tentang sejarah bersifat gugatan, terutama gugatan atas penulisan sejarah Indonesia. Apa yang digugat Hamka ialah penulisan sejarah […]

  • Ketua Partai Demokrat Dicopot

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PALUTA – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat  Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Basri Harahap, dicopot dari jabatannya karena dinilai gagal memimpin partai berlambang mercy tersebut. Untuk selanjutnya tugas pimpinan dilaksanakan Tiaisyah Ritonga yang telah ditunjuk DPP Partai Demokrat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Paluta. Hal tersebut ditegaskan, Sekretaris DPC […]

  • Islamisasi Nusantara (Indonesia) atau Nusantaraisasi (Meng-Indonesiakan) Islam?

    Islamisasi Nusantara (Indonesia) atau Nusantaraisasi (Meng-Indonesiakan) Islam?

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Janggal! Ahistoris! Tanpa bukti dalil! Itulah sederetan kata yang tepat disematkan untuk pernyataan salah satu menteri yang menjabat saat ini. Karena mengeluarkan pernyataan yang mengundang bingung publik dan juga sempat viral belum lama ini. Sebagai seorang pejabat bahkan dianggap punya kapasitas intelektual secara keilmuan tentu setiap ucapannya […]

expand_less