Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Alasan Tolak Umumkan Kelulusan CPNS Dinilai Aneh

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Forum Honorer Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, menyatakan alasan kedua daerah itu belum mengumumkan kelulusan tes CPNS jalur umum dikarenakan putra daerah yang lulus tidak sesuai keinginan elit Pemda, sangatlah aneh. Alasan lain yakni takut didemo oleh peserta yang tak lulus, juga dinilai tidak logis

Ketua Forum CPNS Kabupaten Meranti-Rohil, Erry menganggap alasan itu berlebihan karena negara Indonesia negara hukum dan punya aparat yang pastinya bisa menjamin kondusifitas keamanan. Selain itu juga tidak jelas apa yang dimaksud putra daerah.

“Karena dari pendataan yang dilakukan Forum, 98 persen peserta yang mengikuti tes berasal dari Riau dan anak melayu Riau juga. Jika yang dimaksud putra daerah hanya anak tempatan, anggota Forum yang 100 persen merupakan anak- anak Melayu sangat menyayangkan itu,” kata Erry, kepada JPNN, Rabu (12/2).

Menjadi pertanyaan mengapa kedua pemda ini menerima berkas lamaran lebih kurang 15 ribuan berkas pendaftaran peserta dari luar kabupaten dan memprosesnya. Dari jumlah itu sebanyak 6.500 peserta di Meranti dinyatakan lolos syarat administrasi sementara di Kabupten Rohil 3.000-an peserta.

Dengan begitu, Pemda sendiri telah mengakui seluruh peserta yang lulus administrasi telah memenuhi syarat untuk mengikuti tes seleksi CPNS.

Anehnya setelah mengikuti seluruh tahapan tes CPNS hingga dikeluarkanya hasil, tiba-tiba pemda menolak mengumumkan dengan alasan minimnya putra daerah yang lulus.

“Inikan sangat tidak adil dan terkesan aneh setelah ribuan peserta diperbolehkan ikut tes tapi setelah dikeluarkanya pengumuman passingrade oleh Kemenpan, daerah malah tidak mau mengumumkan. Itu namanya Pemda memperbolehkan peserta ikut tes tapi tidak boleh lulus,” ujar Erry.

Untuk itu Forum meminta Pemda kedua Kabupaten memperlakukan seluruh pesertanya secara adil dan bersikap fair, apalagi Indonesia merupakan satu negara kesatuan. Sikap yang diperlihatkan elit kedua daerah ini justeru terkesan mengkotak-kotakan daerah.

“Jika menilai kami bukan putra daerah dan warga Indonesia yang harusnya memiliki hak yang sama maka Pemda sudah melanggar konstitusi UU Dasar, itu sangat fatal,” tegasnya.

Ditambahkan, Forum sangat mengapresiasi program reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Kemenpan-RB melalui seleksi CPNS 2013 yang bersih bebas dari unsur, korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Namun disayangkan hal itu tak didukung kebijakan Pemda.

Karena itu Forum meminta program ini harus dituntaskan. Menpan yang juga Ketua Panselnas harus mampu menyelesaiakan permasalahan seleksi CPNS di Kabupaten Meranti dan Kabupaten Rohil ini. “Jika kedua Kabupaten tak mau mengumumkan maka wewenang mengumumkan dapat segera diambil alih Panselnas,” pintanya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marching Band SMAN 1 Kotanopan Wakili Madina ke Medan

    Marching Band SMAN 1 Kotanopan Wakili Madina ke Medan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – SMA Negeri 1 Kotanopan mewakili Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengikuti kejuraan Marching Band Raja Majestic Champhionship III se-Sumatera yang akan berlangsung tanggal 5 hingga 6 September 2015 di Universitas Negeri Medan (Unimed). Marching Band SMA Negeri 1 Kotanopan tahun lalu berhasil meraih prestasi sebagai juara umum dalam divisi forte dalam kejuaraan […]

  • Iskandar Hasibuan Masih Diharapkan Pimpin PDI Madina

    Iskandar Hasibuan Masih Diharapkan Pimpin PDI Madina

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Konvercab DPC PDI Perjuangan zona 2 diperkirakan berlangsung pada 12 Juli 2019 di Sibolga, Sumatera Utara. Konvercab untuk zona 2 itu meliputi 10 Dewan Pimpinan Cabang atau tingkat Kabupaten. “Sejauh ini figur yang mampu memimpin DPC PDI Perjuangan Madina masih Iskandar Hasibuan,” ujar kader muda PDI Perjuangan, Ricky Saputra Harahap,ST […]

  • Bupati Sukhairi: Jarimu Harimaumu

    Bupati Sukhairi: Jarimu Harimaumu

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengatakan di era digital saat ini adagium ‘mulutmu harimaumu’ telah berubah menjadi ‘jarimu harimaumu’. Hal itu disampaikan Bupati melihat banyaknya masyarakat yang tertipu dengan media sosial dalam aspek kehidupan. “Banyak pengguna media sosial tertipu dalam aspek kehidupan,” katanya saat menyampaikan kata sambutan […]

  • Jadi Tersangka Penganiayaan Anak, Kades dan Sekdes Tegal Sari Natal Diberhentikan Sementara

    Jadi Tersangka Penganiayaan Anak, Kades dan Sekdes Tegal Sari Natal Diberhentikan Sementara

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Jadi tersangka kasus penganiayaan anak dibawah umur, Jabatan Kepala Desa dan Sekdes Desa Tegal Sari Natal diberhentikan sementara oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD) Irsal Pariadi mengatakan, Kepala Desa dan Sekretaris Desa yang sudah ditetapkan sebagai tersangka akan diberhentikan sementara dari […]

  • Jamsu Minta Poldasu Usut Idris Batubara

    Jamsu Minta Poldasu Usut Idris Batubara

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Terkait Rekomendasi Pindah Palsu Panyabungan(MO)-Kasus dugaan penipuan tandatangan bupati Labura oleh Sekcam Panyabungan, Kabupaten Madina, Drs.Mhd.Idris Batubara, makin panas. Jaringan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara (Jamsu) meminta Poldasu segera memprosesnya secara hukum. Jamsu juga mendesak Bupati Madina, Hidayat Batubara mengambil tindakan tegas agar kasus ini tak memalukan Madina serta agar publik tak menilai tindakan Idris Batubara […]

  • Miniatur Mandailing Kian Diminati

    Miniatur Mandailing Kian Diminati

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Miniatur rumah adat mandailing dan gordang sambilan makin diminati masyarakat Mandailing Natal (Madina). Pesanan dan durasi pembelian minaitur dalam setahun terakhir kian meningkat kepada Kampoeng Kaos Madina (KKM) selaku produsen minatur mandailing yang bermarkas di Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Madina. Manajer KKM, Saad Lubis menjawab wartawan, Kamis (23/5/2013) mengakui sejak dibuatnya produk […]

expand_less