Kamis, 29 Okt 2026
light_mode

11 Poin Kesepakatan Penyelesaian Polemik Sorikmas Mining

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Mar 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pada Kamis (27/2/2014) lalu dilakukan pertemuan tiga pihak di aula kantor bupati Mandailing Natal (Madina) antara Muspida, PT.Sorikmas Mining dan perwakilan Naga Juang.

Dalam pertemuan itu dilahirkan 11 poin penyelesaian masalah yang diyakini menjadi titik awal membangun formula-formula baru dalam menyelesaikan masalah kontrak karya pertambangan yang menguntungkan semua pihak. Ke- 11 poin itu adalah:

Pertama, penyelesaian yang terbaik dan cepat permasalahan aktifitas kontrak karya PT.Sorikmas Mining di Kabupaten Madina diperlukan kesepakatan bersama, tanggung jawab bersama untuk mewujudkan langkah-langkah penyelesaian yang saling menguntungkan diantara three partit (pemeirntah, masyarakat dan PT.Sorikmas Mining).

Kedua, Hasil rapat terakhir di Kementerian ESDM RI dan rapat terakhir di aula kantor Bupati Madina solusi tercepat, akurat dan terpercaya. Pemerintah Kabupaten Madina, masyarakat dengan PT.Sorikmas Mining segera duduk bersama menyusun proposal usulan penyelesaian bersama aktifitas PT.SM di Kecamatan Naga Juang.

Ketiga, pemerintah Kabupaten Mandailing Natal segera memediasi dan mencari solusi terbaik penyelesaian permasalahan kontrak karya PT.SM dengan masyarakat untuk kepentingan negara, bangsa dan rakyat Mandailing Natal untuk kesejahteraan bersama sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara RI.

Keempat, PT. Sorikmas Mining akan melaksanakan seluruh rangkaian perizinan yang ada sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang memiliki komitmen yang kuat serta niat yang tulus dan bertanggungjawab berinvestasi di Kabupaten Mandailing Natal serta menyelesaikan secara menyeluruh mekanisme perizinan dan hak-hak masyarakat.

Kelima, masyarakat Kabupaten Mandailing Natal akan membuka hati dan duduk bersama dengan PT.Sorikmas Mining untuk mempercepat penyelesaian fisibility study (FS).

Keenam, PT.Sorikmas Mining sebagai pemegang kontrak karya di Kabupaten Mandailing Natal dalam melakukan pematokan tapal batas jika fisibility study sudah diterima.

Ketujuh, masyarakat Kabupaten Mandailing Natal akan diprioritaskan untuk diterima bekerja di PT.Sorikmas Mining sesuai dengan keahlian yang dimilikinya.

Kedelapan, bagi hasil/golden share adalah menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang akan duduk bersama dengan PT.Sorikmas Mining dan PT.Aneka Tambang sebagai perwakilan pemerintah dalam kontrak karya di Kabupaten Madina.

Kesembilan, terhadap penambangan oleh PT.Sorikmas Mining yang dikhawatirkan merusak sumber mata air kehidup;an masyarakat, dikaji dan dijelaskan dalam AMDAL, dan jika dalam pengkajian ternyata membahayakan masa depan kehidup;an masyarakat maka AMDAL PT.Sorikmas Mining akan ditolak dan tentunya untuk perizinan yang juga berkaitan tidak akan diberikan.

Kesepuluh, PT.Sorikmas Mining akan melakukan ganti rugi tanah masyarakat, lahan garapan dan tanaman masyarakat.

Kesebelas, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Madina berketetapan bahwa kontrak karya PT.Sorikmas Mining di Kabupaten Mandailing Natal harus membawa manfaat dan barokah bersama bagi semua.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerai Lewat SMS, Sahkah?

    Cerai Lewat SMS, Sahkah?

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sendi-sendi rumah tangga mulai rapuh. Kata cerai begitu mudah keluar dari pasangan suami-isteri. Pemicunya bisa mulai dari hal yang sepele hingga serius. Eskalasi perceraian akhir-akhir ini meningkat. Tak sedikit proses perceraian itu dilakukan secara instan. Apalagi dengan kehadiran teknologi telekomunikasi, seperti email, SMS lewat ponsel, ataupun pesan melalui Blackberry, dan lainnya. Fenomena ini tak hanya […]

  • Minoritas Anggota DPRD Madina Jangan Cacing Kepanasan

    Minoritas Anggota DPRD Madina Jangan Cacing Kepanasan

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Minoritas anggota DPRD Madina jangan jadi cacing kepanasan terkait keputusan kocok ulang alat kelengkapan dewan yang disetujui mayoritas anggota. Keputusan itu disetujui 26 dari total 40 anggota DPRD Madina. Sebab, sejumlah anggota dewan, melalui Binsar Nasution telah menyurati pimpinan dewan menekankan pergantian alat kelengkapan tidak sah. Sikap Minoritas ini dinilai ibarat cacing […]

  • LGBT Buah Kapitalisme

    LGBT Buah Kapitalisme

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dian Marlina Rambe Muslimah Peduli Generasi   Dikutip dari detik.com Millen Cyrus memenangkan kontes kecantikan Miss Queen 2021 yang diselenggarakan di Bali, Kamis (30/9/2021). Ini menjadi pro dan kontra, karena kontes tersebut  merupakan ajang kecantikan bagi para transgender. Ajang transgender yang diikuti Milen Cyrus ini mengalahkan 17 kontestan di Miss Quin Indonesia, ia […]

  • Kepdes Huta Tua: RN Bukan Pengedar Ganja

    Kepdes Huta Tua: RN Bukan Pengedar Ganja

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski pihak Polres Mandailing Natal (Madina) menyatakan RN sebagai pelaku pengedar ganja, tetapi pengakuan berbeda justru dicuatkan Kepala Desa Pardomuan, Mahlil. Kepada wartawan di RSU Panyabungan, Senin (11/8/2014) Mahlil mengatakan bahwa apa yang disangkakan oleh Polisi menuduh RN (18) seorang pengedar ganja adalah tuduhan tak berdasar. “Yang saya tahu sebelumnya ada […]

  • Video: Tim Penilai Kecamatan dari Provinsi Tiba di Siabu

    Video: Tim Penilai Kecamatan dari Provinsi Tiba di Siabu

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Tim penilai kelayakan kecamatan dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tiba di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina), Senin (10/10). Tim ini dijadwalkan memberikan penilaian dan pembinaan untuk Kecamatan Siabu yang dicanangkan ikut penilaian tingkat provinsi. Peliput: Jakfar

  • Lahan Pertanian Diserobot Ratusan Warga Madina Terancam Kehilangan Lahan

    Lahan Pertanian Diserobot Ratusan Warga Madina Terancam Kehilangan Lahan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Sekitar 500-an warga di Dusun Bulung Gadung dan Dusun Bronjong Desa Selebaru Kecamatan Batang Gadis Kabupaten Madina, terancam kehilangan tempat tinggal dan lahan pertanian akibat aksi penyerobotan tanah yang dilakukan oleh pengusaha. Kepada MedanBisnis, Selasa (27/9) di Medan, Saroha Siregar (37) salah satu perwakilan masyarakat asal Madina yang ditemui mengatakan, pihaknya sangat kecewa dengan […]

expand_less