Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Lahan Pertanian Diserobot Ratusan Warga Madina Terancam Kehilangan Lahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
  • print Cetak

Medan. Sekitar 500-an warga di Dusun Bulung Gadung dan Dusun Bronjong Desa Selebaru Kecamatan Batang Gadis Kabupaten Madina, terancam kehilangan tempat tinggal dan lahan pertanian akibat aksi penyerobotan tanah yang dilakukan oleh pengusaha. Kepada MedanBisnis, Selasa (27/9) di Medan, Saroha Siregar (37) salah satu perwakilan masyarakat asal Madina yang ditemui mengatakan, pihaknya sangat kecewa dengan pemerintah daerah terkhusus Bupati Madina HM Hidayat Batubara yang tak kunjung mencabut Surat Izin Usaha Perkebunan atas nama PT Dinamika Inti Sentosa (DIS) dengan Nomor SK No.525/487/K/2010 tentang izin prinsip yang dikeluarkannya tertanggal 30 Juli 2010 lalu. Sehingga, PT DIS terus beroperasi melakukan perluasan lahan yang diperuntukkan bagi binatang seperti Landak dan Trenggiling dengan menyerobot lahan pertanian warga.

“Kami sangat kecewa bang, Pemerintah sengaja membiarkan PT DIS terus beroperasi membabat lahan kami. Lantas, kami selaku masyarakat yang ada disekitar lokasi itu mau dikemanakan, ini menunjukkan pemerintah hanya peduli kepada binatang dari pada kami sebagai manusia,”ujarnya.

Ditegaskannya, dirinya dan rombongan yang datang ke Medan hanya ingin meminta supaya Pemprop dalam hal ini Gubernur Sumut mendesak Bupati Madina untuk mencabut Izin Prinsip yang telah diberi pada PT DIS karena telah menggarap lahan warga dan membiarkan masyarakat bekerja dengan tenteram seperti dulu tanpa ada intimidasi baik dari aparat keamanan maupun pengusaha.

Warga lainnya, Aliusman Rambe (40) dan Bahrun Nasution (39), menyatakan jika masyarakat yang ada disekitar lokasi itu sangat resah dan ketakutan setelah kehadiran PT Dis yang belakangan diduga milik pengusaha kayu yang kerap melakukan aksi illegal logging berinisial AL.

“Setiap hari kami selalu dilanda resah dan ketakutan. Sebab kami selalu dikejar-kejar polisi karena berjuang mempertahankan tanah kami yang dirampas PT DIS,” ujarnya.

Achmad Sandry Nasution SH yang merupakan tokoh pemuda dari Desa Salebaru yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya juga mendukung permintaan masyarakat supaya Bupati Madina HM Hidayat Batubara mencabut Izin prinsip perkebunan tersebut di lahan yang dipersengketakan. “Kita juga meminta supaya PT DIS tidak beroperasi di daerah kami, karena kami telah ketakutan dibuatnya,” katanya. (franszul sianturi)

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Mayat” Ikut Mencoblos Pilkada Madina di Banjar Lancat

    “Mayat” Ikut Mencoblos Pilkada Madina di Banjar Lancat

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Borok Pilkada Mandailing Natal (Madina) 2020 terus bermunculan. Di Desa Banjar Lancat, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina seorang yang sudah meninggal dunia dipastikan “ikut” mencobolos. “Jenazah” yang ikut mencoblos itu bernama Rohan dan tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) TPS-002 Desa Banjar Lancat. Rohan mengembuskan nafas terakhir pada usia 59 tahun […]

  • Antisipasi Penyebaran Virus Flu Burung Dinstan Madina Aktifkan Kembali Pos Pengawasan Hewan

    Antisipasi Penyebaran Virus Flu Burung Dinstan Madina Aktifkan Kembali Pos Pengawasan Hewan

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Dengan mewabahnya virus Avian Influenza (AI) atau flu burung di Padang Sidimpuang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Distan Madina) mengatifkan kembali pos pengawasan hewan ternak unggas di Perbatasan Madina-Tapsel dan Madina-Sumbar (Sumatera Barat), hal tersebut dilakukan oleh Distan Madina demi melakukan pencegahan penularan virus Flu […]

  • Hari Pertama Puasa, Pasar Pabukoan Masih Sepi

    Hari Pertama Puasa, Pasar Pabukoan Masih Sepi

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari pertama pasar parbukoan yang digelar di Kota Psp tepatnya di areal City Walk, Senin (1/8) belum terlalu ramai, baik itu pedagang maupun pembeli yang datang. Bahkan sebagian lapak masih belum juga diisi oleh pedagang. Borneo-Tapsel “Masih hari pertama, pedagang juga masih banyak yang belum mengisi lapaknya, makanya hari pertama ini masih agak sunyi,” kata […]

  • 2 Karyawan Freeport Tewas Kecelakaan di Timika, Diduga Diserang

    2 Karyawan Freeport Tewas Kecelakaan di Timika, Diduga Diserang

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jayapura, Dua karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) tewas dalam kecelakaan di luar wilayah operasi Freeport di Timika, Papua. Diduga ada serangan tembakan terhadap mobil yang mereka kendarai. Kedua korban meninggal yakni Security Manager PTFI Daniel Mansawan serta Jensub Security PTFI Aris Siregar. Jenazah saat ini sementara diotopsi di Rumah Sakit Umum Timika. Ramdani Sirait, juru […]

  • Proyek Sawah Cina Digandeng Negara, Nasib Petani Lokal Bagaimana?

    Proyek Sawah Cina Digandeng Negara, Nasib Petani Lokal Bagaimana?

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan Pemerhati Umat Berlatarbelakang negara agraris, Indonesia terkenal sebagai negeri yang maju sektor pertaniannya. Sayangnya akibat salah kelola kekayaan alam terkesan dijajah oleh ekonomi neoliberalis kapitalisme kini ketahanan pangan nasional dalam ancaman. Nasib petani lokal kini bisa terancam. Sungguh ironis bangsa kita terkenal dengan julukan gemah ripah loh jinawi. Namun kini […]

  • Daftar ke KPU, Dahlan-Aswin Busana Adat

    Daftar ke KPU, Dahlan-Aswin Busana Adat

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Dahlan-Aswin memakai busana adat Mandailing menuju kantor KPU Madina untuk mendaftar, Minggu (6/9/2020). Pasangan ini diiringi rombongan sekira 1.600 orang konvoi berkendara mobil dan beca bermotor dari Sipolu-polu menuju gedung KPU Madina. Sebelumnya Dahlan-Aswin berangkat dari Sopo Godang Kotasiantar menuju Sipolu-polu. Pasangan Dahlan Hasan Nasution-Aswin Parinduri didaftarkan sebagai bakal calon […]

expand_less