Kamis, 14 Mei 2026
light_mode

Lahan Pertanian Diserobot Ratusan Warga Madina Terancam Kehilangan Lahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
  • print Cetak

Medan. Sekitar 500-an warga di Dusun Bulung Gadung dan Dusun Bronjong Desa Selebaru Kecamatan Batang Gadis Kabupaten Madina, terancam kehilangan tempat tinggal dan lahan pertanian akibat aksi penyerobotan tanah yang dilakukan oleh pengusaha. Kepada MedanBisnis, Selasa (27/9) di Medan, Saroha Siregar (37) salah satu perwakilan masyarakat asal Madina yang ditemui mengatakan, pihaknya sangat kecewa dengan pemerintah daerah terkhusus Bupati Madina HM Hidayat Batubara yang tak kunjung mencabut Surat Izin Usaha Perkebunan atas nama PT Dinamika Inti Sentosa (DIS) dengan Nomor SK No.525/487/K/2010 tentang izin prinsip yang dikeluarkannya tertanggal 30 Juli 2010 lalu. Sehingga, PT DIS terus beroperasi melakukan perluasan lahan yang diperuntukkan bagi binatang seperti Landak dan Trenggiling dengan menyerobot lahan pertanian warga.

“Kami sangat kecewa bang, Pemerintah sengaja membiarkan PT DIS terus beroperasi membabat lahan kami. Lantas, kami selaku masyarakat yang ada disekitar lokasi itu mau dikemanakan, ini menunjukkan pemerintah hanya peduli kepada binatang dari pada kami sebagai manusia,”ujarnya.

Ditegaskannya, dirinya dan rombongan yang datang ke Medan hanya ingin meminta supaya Pemprop dalam hal ini Gubernur Sumut mendesak Bupati Madina untuk mencabut Izin Prinsip yang telah diberi pada PT DIS karena telah menggarap lahan warga dan membiarkan masyarakat bekerja dengan tenteram seperti dulu tanpa ada intimidasi baik dari aparat keamanan maupun pengusaha.

Warga lainnya, Aliusman Rambe (40) dan Bahrun Nasution (39), menyatakan jika masyarakat yang ada disekitar lokasi itu sangat resah dan ketakutan setelah kehadiran PT Dis yang belakangan diduga milik pengusaha kayu yang kerap melakukan aksi illegal logging berinisial AL.

“Setiap hari kami selalu dilanda resah dan ketakutan. Sebab kami selalu dikejar-kejar polisi karena berjuang mempertahankan tanah kami yang dirampas PT DIS,” ujarnya.

Achmad Sandry Nasution SH yang merupakan tokoh pemuda dari Desa Salebaru yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya juga mendukung permintaan masyarakat supaya Bupati Madina HM Hidayat Batubara mencabut Izin prinsip perkebunan tersebut di lahan yang dipersengketakan. “Kita juga meminta supaya PT DIS tidak beroperasi di daerah kami, karena kami telah ketakutan dibuatnya,” katanya. (franszul sianturi)

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usut Kasus Dugaan Korupsi di Dispenda Sumut Rp9,3 M

    Usut Kasus Dugaan Korupsi di Dispenda Sumut Rp9,3 M

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Puluhan massa tergabung dalam Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat (Lempar) melakukan aksi unjukrasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jalan Abdul Haris Nasution, Medan, Selasa (08/03/2011). Dalam aksinya, mereka meminta Kejatisu mengusut tuntas seluruh kasus dugaan korupsi yang melibatkan Kepala dan Wakil Kepala Daerah serta mantan Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Sumut tanpa […]

  • Tahun ini Pemkab Madina Akan Perbaiki 36 Ruas Jalan Kabupaten

    Tahun ini Pemkab Madina Akan Perbaiki 36 Ruas Jalan Kabupaten

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun ini Pemkab Mandailing Natal, Sumut, akan melakukan rekonstruksi dan pemeliharaan terhadap 36 ruas jalan kabupaten, menyebar di banyak penjuru, totalnya sepanjang 20,5 Km. Dana yang digelontorkan melalui  APBD Mandailing Natal tahun 2023 sebesar Rp50.642.945.924. Terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp34.146.389.924 (67,43%) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) […]

  • Polsek Panyabungan Tangkap Pencuri Kotak Amal Masjid

    Polsek Panyabungan Tangkap Pencuri Kotak Amal Masjid

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online)- Dua orang pelaku sindikat pencurian kotak amal Masjid berhasil diamankan anggota tekap Polsek Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kamis (15/6/2023) sekitar pukul 22.30 WIB malam. Keduanya diketahui berprofesi sebagai supir angkutan umum (Angkot) berinisial AJ (30) dan AR (22) warga Desa Gunung Tua Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina. Dari tangan keduanya, polisi berhasil mengamankan […]

  • Caleg PKB Teken Fakta Integritas

    Caleg PKB Teken Fakta Integritas

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para calon legislatif Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menandatangani fakta integritas untuk komit pada partai dan rakyat Madina. Para calon legislatif PKB juga harus lebih dekat dengan kalangan ulama, pesantren serta guru mengaji. Penandatanganan ini berlangsung Selasa (25/6/2013) di Hotel Rindang, Dalan Lidang, Panyabungan yang diselenggarakan Lembaga Pemenangan Pemilu […]

  • Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

    Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Personel satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Pemkab Mandailing Natal (Madina) menjaring 15 siswa SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kecamatan Panyabungan, dalam operasi kasih sayang yang digelar Rabu (10/11). Selain itu, Satpol PP juga berhasil menjaring dua PNS yang berkeliaran saat jam kerja. Kepala Satpol PP Pemkab Madina Nurkholis SH saat ditemui […]

  • 79 Persen Hewan Kurban Dipasok Dari Luar Madina

    79 Persen Hewan Kurban Dipasok Dari Luar Madina

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 79 persen hewan-hewan kurban untuk kebutuhan Idul Adha tahun ini di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) didatangkan dari luar daerah. Ada empat daerah yang menjadi pemasok hewan kurban tersebut yakni Lampung, Sumatera Barat, Deli Serdang dan Simalungun. Itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Madina, Taufik Zulhendra Ritonga kepada […]

expand_less