Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Keberhasilan Dunia Pendidikan Madina Dimata Pengamat” Rapor Merah “

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
  • print Cetak

Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) Kabupaten Mandailing Natal tahun 2022-2023 ( ist )

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas ) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei menjadi salah satu hari yang bertujuan tidak hanya mengenang jasa Ki Hajar Dewantara dalam mencerdaskan bangsa, namun dijadikan sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme bagi seluruh insan pendidikan.

Momen hari pendidikan juga kerap dijadikan untuk mengkaji seberapa besar keberhasilan dunia pendidikan di era kepemimpimam Kepala Negara ataupun Kepala Daerah.

Di Mandailing Natal ( Madina ) Sumatera Utara. Rangkaian peringatakan Harkitnas di laksanakan sederhana saja. Ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera yang dihadiri sejumlah perwakilan siswa dan ASN.

Peringatan Hardiknas  yang dilaksanakan di lapangan Masjid Nur Alannur Aek Godang Panyabungan ini dipimpin oleh Sekda Madina Al Hamulhak Daulay dan dihadiri sejumlah pejabat setingkat eselon II serta unsur Forkopimda.

Menanggapi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Madina. Pengamat pendidikan Irwan Hamdani Daulay mengatakan. Salah satu indikator menilai kinerja Pendidikan Daerah adalah dari data Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM Kabupaten Mandailing Natal tahun 2023 mencapai 72,65, meningkat 0,48 poin (0,67 persen) dibandingkan tahun 2022 (72,17).

IPM sendiri kata Mantan Dosen Universitas Negeri Medan (  Unimed ) ini dibentuk dari dimensi Pendidikan (pengetahuan), Usia Harapan Hidup dan Pengeluaran per kapita.

Dimasa Kepemimpinan SUKA ( Sukhairi -Atika ) selaku Bupati dan Wakil Bupati, harus diakui ada perbaikan dan prestasi namun sebenarnya belum memenuhi ekspektasi yang di harapkan.

Dari data BPS sendiri kata Irwan,  permasalahan pendidikan di Madina hari ini rendahnya rata-rata lama sekolah yaitu hanya 8.84 tahun artinya program nasional wajib belajar 12 tahun masih jauh dari target yg diharapkan.

Demikian juga harapan lama sekolah. Ia menilai juga masih belum menunjukkan kenaikan signifikan dalam rangka melahirkan insan-insan Madina yang cerdas dan berdaya saing.

Irwan Daulay melihat, ada beberapa paktor penyebab, antara lain program-program yang disajikan instansi yang menangani pendidikan belum sejalan dengan permasalahan utama pendidikan di Madina, baik yang berkaitan dengan aktifitas pembelajaran maupun motivasi peserta didik dalam menempuh seluruh jenjang pendidikan yang diharapkan (SD, SLTP, SLTA dan PT).

” Jika didalami lagi hal ini berkaitan dengan kemampuan orang tua menyekolahkan anak ke jenjang yang lebih tinggi, apalagi saat ini angka kemiskinan Madina bertambah meskipun persentasenya dibandingkan jumlah penduduk berkurang dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” jelas Irwan Daulay.

Faktor lain jelas nya,  motivasi internal si anak yang kurang berminat bersekolah ke jenjang yg lebih tinggi, ini juga bisa dipengaruhi lingkungan atau pandangan si anak terhadap arti penting menuntut ilmu dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian.

Faktor kompetensi guru kata Irwan Daulay juga sangat berperan penting dalam menggenjot dimensi pendidikan pembentuk IPM ini, guru harus terus ditingkatkan kemampuan personalitinya demikian juga kesejahteraannya, untuk hal ini Pemkab Madina saya berikan Rapor Merah.

Apalagi baru-baru ini jelasnya, Madina sangat tercemar oleh kasus SKTT -PPPK yang sungguh sangat membuat malu dan Amoral.

“Pendidikan adalah benteng terakhir akhlak anak-anak kita, rusaknya pendidikan tidak ada lagi yang kita harapkan dari mereka generasi penerus kita,” jelas Irwan.

Bayangkan katanya apa yang terjadi jika lembaga pendidikan kehilangan fungsinya membentuk manusia-manusia berpikir, mereka tidak lebih dari sekelompok hewan.

Ia menilai Pendidikan mestinya mengajak kita semua untuk Berpikir, karena berpikir membedakan manusia dari hewan (Ibnu Khaldun).

Reporter : Hanapi

 

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

    Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Sejumlah kabupaten di Sumatera Utara tidak mengindahkan memorandum saling pengertian (MoU) dengan Pemprov Sumut dalam melaksanakan ujian penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010. Sejumlah kabupaten sudah menyatakan diri untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam memeriksa hasil penyaringan CPNS. Contohnya, Kabupaten […]

  • ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (1)

    ISU GENDER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA (1)

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh :  Moechtar Nasution Wakil Direktur GEREP Institute   A.PENDAHULUAN Isu gender bukanlah hal baru untuk diperbincangkan dalam konteks pembangunan sumber daya manusia akan tetapi pengarusutamaan gender ini sepertinya hanya berlaku untuk hal-hal yang lebih banyak menyedot perhatian publik semisal politik, ekonomi, pendidikan dan kepemimpinan. Untuk kategori yang disebutkan tadi, sangat jelas sekali jika pengarusutamaan […]

  • Mendadak, Polisi dan Perangkat Desa Kumpul Diduga Bahas Pengrusakan Aset Jalan di Desa Jambur Baru

    Mendadak, Polisi dan Perangkat Desa Kumpul Diduga Bahas Pengrusakan Aset Jalan di Desa Jambur Baru

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online- Pasca viral pemberitaan Kades Jambur Baru di Kecanatan Batangnatal, Madina yang rusak aset daerah demi memuluskan program pembangunan jalan desa. Secara mendadak sejumlah polisi dan aparat desa dikabarkan kumpul di desa jambur baru, Kabarnya mereka membicarakan jalan Pemda Madina yang dirusak Kepala Desa Riswan Haedy tanpa ada pembebasan aset. ” itu polisi dari […]

  • Kebijakan Anggaran Dana Desa Beraroma Busuk Kapitalisme

    Kebijakan Anggaran Dana Desa Beraroma Busuk Kapitalisme

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) direncanakan sebesar Rp796,3 triliun pada tahun 2021 dengan 7 (tujuh) arah kebijakan. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2021 Beserta Nota Keuangannya di depan Rapat Paripurna DPR […]

  • Donasi Pembelian Lahan Kebun Kelapa untuk Anak Yatim

    Donasi Pembelian Lahan Kebun Kelapa untuk Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Jambur Padangmatinggi, Kecamatan Panyabungan Utara yang tergabung dalam Peduli Anak Yatim Jambur Padangmatinggi menggelar penggalangan dana untuk pembelian lahan kebun kelapa bagi anak yatim. Rencananya lahan kebun kelapa ini nantinya akan dikelola untuk kepentingan anak yatim di desa tersebut. Mahdian Tamin Rangkuti selaku Humasy Peduli Anak Yatim Jambur Padangmatinggi […]

  • Pejabat Bupati Madina Serahkan SK CPNS Formasi Tahun 2010

    Pejabat Bupati Madina Serahkan SK CPNS Formasi Tahun 2010

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Pejabat Bupati Aspab Sopian Batubara menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan dan penugasan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2010 sebanyak 278 orang sementara 2 orang lagi gagal dikarenakan tidak mendaftar ulang di Lapangan Parkir Komplek Perkantoran Bupati Madina, Kamis (17/2). Aspan menyampaikan agar para CPNS tahun 2010 ini harus […]

expand_less