Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Keberhasilan Dunia Pendidikan Madina Dimata Pengamat” Rapor Merah “

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
  • print Cetak

Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) Kabupaten Mandailing Natal tahun 2022-2023 ( ist )

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas ) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei menjadi salah satu hari yang bertujuan tidak hanya mengenang jasa Ki Hajar Dewantara dalam mencerdaskan bangsa, namun dijadikan sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme bagi seluruh insan pendidikan.

Momen hari pendidikan juga kerap dijadikan untuk mengkaji seberapa besar keberhasilan dunia pendidikan di era kepemimpimam Kepala Negara ataupun Kepala Daerah.

Di Mandailing Natal ( Madina ) Sumatera Utara. Rangkaian peringatakan Harkitnas di laksanakan sederhana saja. Ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera yang dihadiri sejumlah perwakilan siswa dan ASN.

Peringatan Hardiknas  yang dilaksanakan di lapangan Masjid Nur Alannur Aek Godang Panyabungan ini dipimpin oleh Sekda Madina Al Hamulhak Daulay dan dihadiri sejumlah pejabat setingkat eselon II serta unsur Forkopimda.

Menanggapi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Madina. Pengamat pendidikan Irwan Hamdani Daulay mengatakan. Salah satu indikator menilai kinerja Pendidikan Daerah adalah dari data Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM Kabupaten Mandailing Natal tahun 2023 mencapai 72,65, meningkat 0,48 poin (0,67 persen) dibandingkan tahun 2022 (72,17).

IPM sendiri kata Mantan Dosen Universitas Negeri Medan (  Unimed ) ini dibentuk dari dimensi Pendidikan (pengetahuan), Usia Harapan Hidup dan Pengeluaran per kapita.

Dimasa Kepemimpinan SUKA ( Sukhairi -Atika ) selaku Bupati dan Wakil Bupati, harus diakui ada perbaikan dan prestasi namun sebenarnya belum memenuhi ekspektasi yang di harapkan.

Dari data BPS sendiri kata Irwan,  permasalahan pendidikan di Madina hari ini rendahnya rata-rata lama sekolah yaitu hanya 8.84 tahun artinya program nasional wajib belajar 12 tahun masih jauh dari target yg diharapkan.

Demikian juga harapan lama sekolah. Ia menilai juga masih belum menunjukkan kenaikan signifikan dalam rangka melahirkan insan-insan Madina yang cerdas dan berdaya saing.

Irwan Daulay melihat, ada beberapa paktor penyebab, antara lain program-program yang disajikan instansi yang menangani pendidikan belum sejalan dengan permasalahan utama pendidikan di Madina, baik yang berkaitan dengan aktifitas pembelajaran maupun motivasi peserta didik dalam menempuh seluruh jenjang pendidikan yang diharapkan (SD, SLTP, SLTA dan PT).

” Jika didalami lagi hal ini berkaitan dengan kemampuan orang tua menyekolahkan anak ke jenjang yang lebih tinggi, apalagi saat ini angka kemiskinan Madina bertambah meskipun persentasenya dibandingkan jumlah penduduk berkurang dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” jelas Irwan Daulay.

Faktor lain jelas nya,  motivasi internal si anak yang kurang berminat bersekolah ke jenjang yg lebih tinggi, ini juga bisa dipengaruhi lingkungan atau pandangan si anak terhadap arti penting menuntut ilmu dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian.

Faktor kompetensi guru kata Irwan Daulay juga sangat berperan penting dalam menggenjot dimensi pendidikan pembentuk IPM ini, guru harus terus ditingkatkan kemampuan personalitinya demikian juga kesejahteraannya, untuk hal ini Pemkab Madina saya berikan Rapor Merah.

Apalagi baru-baru ini jelasnya, Madina sangat tercemar oleh kasus SKTT -PPPK yang sungguh sangat membuat malu dan Amoral.

“Pendidikan adalah benteng terakhir akhlak anak-anak kita, rusaknya pendidikan tidak ada lagi yang kita harapkan dari mereka generasi penerus kita,” jelas Irwan.

Bayangkan katanya apa yang terjadi jika lembaga pendidikan kehilangan fungsinya membentuk manusia-manusia berpikir, mereka tidak lebih dari sekelompok hewan.

Ia menilai Pendidikan mestinya mengajak kita semua untuk Berpikir, karena berpikir membedakan manusia dari hewan (Ibnu Khaldun).

Reporter : Hanapi

 

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • November-Desember Wilayah Banjir Didominasi Pantai Barat

    November-Desember Wilayah Banjir Didominasi Pantai Barat

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bencana banjir pada msim penghujan medio November-Desember masih didomnasi kawasan Pantai Barat Mandailing Natal (Madina). Salah satunya kecamatan Ranto Bek. Luapan Sungai Batang Bangko, Sungai Torusan dan Sungai Talap telah menyebabkan sedikitnya 2 kali peristiwa banjir di kecamatan itu. Peristiwa terkahir menyebabkan sedikitnya 8 desa di Kecamatan Ranto Baek terendam banjir […]

  • Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 1)

    Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M Ludfan Nasution Sejarah. Banyak yang lari dari asal kelahirannya. Ada yang menghapusnya. Bahkan, ada juga yang berlagak seperti orang yang lahir dari rumpun bambu dan dengan arogansi itulah dia menantang dunia dan menentang Tuhannya. Pilkada merupakan satu momentum untuk hidup sumringah. Banyak variabel di sana. Namun, yang paling berpengaruh adalah munculnya sejenis sikap […]

  • Askolani Buka Suara Soal Pekan Budaya Madina

    Askolani Buka Suara Soal Pekan Budaya Madina

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Budayawan Mandailing, Askolani Nasution angkat bicara soal kegiatan “Pekan Budaya Mandailing Natal 2019”. Mantan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Madina itu menyatakan prihatin terhadap kegiatan itu. Dikatakannya, Pekan Kebudayaan bukanlah acara seremonial belaka, juga bukan satu hari. Harusnya, kata Askolani, Pekan Kebudayaan berdurasi beberapa hari, dengan berbagai kegiatan yang […]

  • Tunggu Sikap Presiden, Sumut Pecah jadi 4 Provinsi

    Tunggu Sikap Presiden, Sumut Pecah jadi 4 Provinsi

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum melakukan penyisiran terhadap berkas persyaratan usulan pembentukan Provinsi Tapanuli, Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng), dan Provinsi Kepulauan Nias. Kementerian yang dipimpin Gamawan Fauzi itu masih menunggu petunjuk dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait 65 RUU pembentukan daerah baru yang disodorkan DPR, yang tiga diantaranya pembentukan provinsi baru yang […]

  • Bulan Depan, Program KTP Anak Sudah Jalan

    Bulan Depan, Program KTP Anak Sudah Jalan

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – ‎ Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, penerapan program KTP anak atau Kartu Identitas Anak (KIA) sudah harus berjalan mulai bulan depan.‎ Hal ini ditandai dengan mulai dikumpulkanya para Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dari seluruh Indonesia. Agar setiap anak lahir, tidak hanya memperoleh akta kelahiran namun juga KIA. ‎”Ini […]

  • Gaji SBY naik, daerah bangkrut

    Gaji SBY naik, daerah bangkrut

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rencana menaikkan gaji presiden dipandang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap anggaran keuangan daerah. Kenaikan gaji presiden yang akan diikuti dengan kenaikan sekitar 8000 pejabat negara lainnya hingga ke daerah akan menguras anggaran daerah. “Kalau presiden naik gaji, pejabat naik juga, akan bebani APBD karena kepala daerah juga akan ikut naik,” ujar Koordinator Investigasi […]

expand_less