Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Tiga Warga Kubur Diri di Natal, Bupati dan DPRD Harus Turun Tangan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2014
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mendesak Bupati dan DPRD Madina untuk secepatnya turun tangan menyelesaikan persoalan tuntutan masyarakat transmigrasi di Dusun Trans Bangdep, Desa Patiluban Mudik, Kecamatan Natal.

Pasalnya, tiga warga yang mewakili 100 kepala keluarga telah melakukan aksi mengubur diri, Senin (13/10/2014) di tanah lokasi lahan Bukit Godang yang merupakan lahan untuk masyarakat peserta transmigrasi yang telah puluhan tahun mereka tunggu.

“Kenapa sampai puluhan tahun tak beres-beres, siapa yang salah dalam masalah ini, apakah Gubsu atau siapa? Padahal Komnas HAM sudah pernah datang melihat secara langsung keluhan masyarakat, lalu bagaimana dengan bupati dan DPRD kenapa membiarkan, apakah harus ada koban jiwa lagi baru kita selesaikan,” ujarnya, Kamis (16/10) di Panyabungan.

Iskandar mengatakan, ketiga warga yang mengubur diri tersebut  masing-masing bernama Agus (33), Santoso (28), Warno (45).

Selama mereka mengubur diri itu mereka minim bicara, hanya mengatakan “kembalikan hak kami, kembalikan lahan kami“.

“Apakah kita tidak malu sebagai warga Mandailing Natal. Langkah itu mereka tempuh kemungkinan sudah tidak ada upaya yang bisa mengembalikan hak mereka, sebab kemungkinan masalah lahan yang mereka tuntut sudah terlalu lama ditunggu,” ujarnya.

Dikatakan Iskandar, begitu mendengar informasi warga kubur diri menuntut lahan yang dikuasasi oleh pihak lain, dia langsung kaget, apakah sudah tidak ada lagi hati nurani para pemipin melihat keadaan itu.

“Tolong dong DPRD yang berasal dari wilayah Natal atau Dapil 4 untuk turun tangan mencari jalan keluarnya,” katanya.

Menurut Iskandar, langkah warga tersebut terbilang nekat dan langka dilakukan warga jika bukan yang sudah putusa asa.

“Eksecutif dan legislatif harus peka dan mendengar jeritan rakyat, bukankah warga dibuat transmigrasi untuk merobah nasibnya, kenapa dibiarkan hak-haknya tidak diperolehnya,” ujarnyanada bertanya.

Iskandar menyatakan, berdasar keterangan Camat Natal Sahrul Matondang kepadanya bahwa  persoalan itu kemungkinan akibat kesalahan pihak Transmigrasi Sumut dan BPN Sumut, karena persoalan lahan berada di lahan II, bukan lahan I.

Sementara pengakuan Kepala Desa Patiluban kepada Camat Natal bahwa lahan tersebut awalnya diserahkan masyarakat Patiluban kepada pemerintah untuk lahan transmigrasi, tetapi karena terkendala administrasi menyebabkan warga Patiluban menyerahkan lahan tersebut kepada investor. Berdasar itu, kesalahan berada di pihak provinsi.

Iskandar berharap jalan terbaik untuk menyelesaikannya tidak lain dengan turunnya bupati bersama DPRD ke lokasi.

“Kalau memang itu hak warga transmigrasi silakan dibuat suratnya, kalau memang itu milik warga Patiluban silakan dibuat juga suratnya, janganlah dibiarkan masalah itu sampai puluhan tahun dan selama ini tak ada kedengaran masalah, kenapa baru muncul ini,” katanya.

“Sebaiknya bupati, DPRD, BPN Sumut, Transmigrasi Sumut segera menyelesaikan masalah warga, janganlah warga dijadikan ajang permainan, berikanlah hak-hak mereka sesuai dengan apa yang mereka peroleh suratnya,” harapnya.

Peliput  : Maradotang Pulungan

Editor   : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HIPMI Madina dan Rendahnya Jumlah Usahawan

    HIPMI Madina dan Rendahnya Jumlah Usahawan

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara   Saya teringat seorang teman etnis Tionghoa di Medan tahun 1993. Dia masih berusia 23 tahun. Bersama pamannya mendirikan pabrik bolu di belakang rumah sang paman, rumah kecil berdinding tepas. Mereka berdua yang mendirikan pabrik itu dan hanya mereka dua saja pekerjanya merangkap pimpinan pabrik. Maklum, pabrik itu masih kecil, hanya […]

  • DCS Dapil 3 Demokrat Madina

    DCS Dapil 3 Demokrat Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 Demokrat Madina

  • Warga Sihepeng Blokade Jalinsum Protes Tangkap Lepas Narkoba. Polisi Temukam Belasan Bungkus Narkoba Jenis Sabu

    Warga Sihepeng Blokade Jalinsum Protes Tangkap Lepas Narkoba. Polisi Temukam Belasan Bungkus Narkoba Jenis Sabu

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Ratusan masyarakat sehepeng di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) menggelar aksi blokade jalan lintas sumatera. Aksi ini dilakukan warga sebagai bentuk protes terhadap dugaan tangkap lepas pelaku pengguna narkoba. Senin 10/2/2024 Aksi yang digelar warga sihepeng raya itu sempat menimbulkan kemacetan jalur lintas sumatera. aksi warga ini […]

  • Rp 252.000.000 APBDes di Kecamatan Natal Habis Untuk Acara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

    Rp 252.000.000 APBDes di Kecamatan Natal Habis Untuk Acara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : entah dari mana dasar pengalokasian anggarannya. lagi lagi kegiatan desa yang dinilai menghambur hamburkan anggaran dana desa kembali dilaksanakan. Kali ini 28 desa di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) laksanakan kegiatan dengan judul pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dari data APDes 2025 Desa Sasaran tercatat Pagu anggaran untuk acara bentuk […]

  • DPRD Madina Harus Ambil Tindakan

    DPRD Madina Harus Ambil Tindakan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *Terkait Pengadaan Sarana Dan Prasarana KB PANYABUNGAN : DPRD Kabupaten Mandailing Natal semestinya harus melakukan pemanggilan terhadap Kakan Pemberdayaan Perempuan terkait pemberitaan tentang pengadaan sarana Dan Prasarana KB yang di tapung pada tahun anggaran 2010.yang berasal dari Anggaran Pemerintah Pusat. Hal tersebut di sampaikan salah seorang tokoh masyarakat, B Nasution kepada Wartawan baru-baru ini di […]

  • Menang di Pilkada Madina, Desa Mandiri jadi Prioritas Harun Mustafa Nasution

    Menang di Pilkada Madina, Desa Mandiri jadi Prioritas Harun Mustafa Nasution

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) : Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) tahun 2024 sudah semakin dekat. Ada dua Pasangan calon yang akan bertarung memperebutkan suara pemilih. pasangan nomor urut 1 adalah Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution dan Pasangan nomor urut 2 Saifullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution. Menyinggung kebijakan […]

expand_less