Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Polisi Temukan Ladang Ganja 10 Ha di Hutan Kotanopan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika selama ini hutan Desa Huta Tua Kecamatan panyabungan Timur terkenal dengan ladang ganja, kali ini beralih ke hutan Desa Simandolam Kecamatan Kotanopan.

Polres Mandailing Natal (Madina) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Madina berhasil menemukan ladang ganja seluas 10 hektar siap panen dan 1 hektar yang baru disemai di hutan Tor Sihite kawasan Desa Simandolam, Minggu (9/11).

Ladang ganja yang ditemukan tersebar di 6 titik lokasi. Keterangan yang diperoleh dari Mapolres Madina, Senin, untuk mencapai lokasi butuh waktu sekitar 5 jam karena hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki, ditambah kondisi jalan setapak yang terjal.

Tim yang menemukan lokasi ini terdiri dari personel Polres Madina yang berjumlah 38 orang dipimpin langsung Kapolres AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto ditambah personil BNN Madina berjumlah 7 orang dipimpin Edi Mashuri dan dibantu BNNP Sumut berjumlah 4 orang.

Di hutan itu ditemukan 10 pondok petani ganja, namun para tersangka melarikan diri sebelum tim tiba. Tim menemukan 2000 batang ganja  yang dikeringkan.

Kapolres kepada wartawan mengatakan, penemuan pertama sebanyak tiga titik ladang yang berdampingan hanya dipisahkan oleh semak belukar.

Di titik pertama ditemukan seluas 1 Ha tanaman ganja, 3.000 ribu batang pembibitan ganja dan 1 plastik hitam biji ganja.

Di titik kedua ditemukan 1 Ha ladang ganja yg berusia 2-3 bulan bejumlah 1000 batang. Dan dititik ke 3 ditemukan 1,5 hektar ladang ganja yang berusia 4-6 bulan sebanyak 2.000 batang dan ganja kering sebanyak 2500 batang.

“Dari Lokasi tersebut selanjutnya kita berjalan kaki sejauh 200 meter, kemudian ditemukan kembali lokasi ke 4, dengan luas 0,5 hektar dengan tananan ganja dengan umur 1-2 bulan dengan jumlah 5.000 batang,” kata kapolres.

Selanjutnya titik ke 5 tim kembali menemukan ladang ganja seluas 2 hektar dengan usia tanaman 5-6 bulan dan siap panen yang berjumlah 30.000 batang.

Ladang lainnya ditemukan seluas 2 Ha dengan usia 4-6 bulan dengan jumlah 25.000 batang.

“Sehingga dari hasil penemuan ladang ganja tersebut keseluruhannya mencapai 10 hektar dengan jumlah batang keseluruhannya mencapai 68.500 batang ganja,” ujarnya.

 

Peliput: Maradotang Pulungan

Editor: Dahlan Batubara

 

 

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTPN 4 Jangan Kerasukan Roh Kolonialisme

    PTPN 4 Jangan Kerasukan Roh Kolonialisme

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai perusahaan milik negara semestinya PTPN 4 lebih mengedepankan kepentingan rakyat daripada kepentingan bisnis yang terkesan seperti kerasukan roh kolonialisme seperti yang saat ini dipertunjukkan. “Kita minta segeralah sadar, jangan terus–terusan kerasukan roh kolonialis,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara ketika dimintai keterangan terkait sengketa lahan di Kampung Kapas […]

  • Terlibat Pemerkosaan dan Pemerasan, Oknum Satpol PP Madina Terancam Dipecat

    Terlibat Pemerkosaan dan Pemerasan, Oknum Satpol PP Madina Terancam Dipecat

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Oknum anggota Satpol PP Pemkab Madina berinisial I terancam dipecat karena diduga kuat terlibat pemerkosaan dan pemerasan terhadap korban SN ( 20 ) dan pacarnya inisial Y pada hari rabu 6/11 kemaren di kawasan desa parbangunan tepatnya disebuah rumah kosong. Berkat keterangan korban SN kepada Polisi, oknum honor di Satpol PP […]

  • Pusat Ambil Alih Izin Lingkungan dari Pemda

    Pusat Ambil Alih Izin Lingkungan dari Pemda

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah Pusat mengambil alih izin terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dari Pemerintah Daerah dalam Omnibus Law Rancangan Undang-undang Cipta Kerja. Dalam draf yang diperoleh CNNIndonesia.com, Pasal 24 ayat 1 menyebut dokumen Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) merupakan dasar uji kelayakan lingkungan hidup. “Uji kelayakan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 dilakukan oleh Pemerintah Pusat,” tulis Pasal 24 […]

  • Indonesia-Australia Bahas Peningkatan Kerja Sama Pendidikan

    Indonesia-Australia Bahas Peningkatan Kerja Sama Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perth, Pemerintah Indonesia dan Australia sepakat untuk meningkatkan hubungan pendidikan kedua negara yang selama ini telah berjalan baik. “Pendidikan memainkan peranan penting bagi hubungan kedua negara dalam upaya membangun hubungan masyarakat dengan masyarakat serta mengembangkan saling pengertian lebih besar antara dua negara,” kata Menteri Pendidikan Australia Senator Chris Evans, di Perth, Australia, Kamis [10/03]. Hal […]

  • Pemkab Madina Gelar Bimtek Aplikasi Simanja

    Pemkab Madina Gelar Bimtek Aplikasi Simanja

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) Input Data Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) pada Sistem Informasi Data Analisis Jabatan (Simanja) Madina di Aula Bappeda, Komplek Perkantoran Payaloting, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Kamis (8/12). Analis Kebijakan Ahli Muda/Sub Koordinator Kelembagaan dan Analisis Jabatan […]

  • Stadion Sahala Muda Pakpahan Telantar

    Stadion Sahala Muda Pakpahan Telantar

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Stadion Sahala Muda Pakpahan di Dusun Tanjung Medan, Desa Pahae Aek Sagala, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terkesan ditelantarkan. Padahal, stadion ini yang merupakan satu-satunya yang memiliki lapangan berstandart nasional di Kecamatan Sipirok. Beberapa warga sekitar menyebutkan, sejak tahun 2008 lalu, kondisinya terkesan tanpa perawatan. Rumput yang tumbuh di sekeliling stadion menambah kesemrawutan […]

expand_less