Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
  • print Cetak

Kebudayaan bisa dimaknai sebagai basis pariwisata.

Pariwisata bukanlah ‘predator’ pemangsa kebudayaan, namun

menempatkan pariwisata  menjadi fasilitator dan agen kebudayaan.

Agen yang dimaksud adalah mengangkat eksistensi budaya ke tingkat yang tinggi dengan cara mengeksplorasi nilai-nilai budaya, bukan mengeksploitasi (memperalat atau memeras) budaya.

Dengan demikian, industri pariwisata tidak lagi meletakkan budaya sebagai sub-ordinasi, melainkan sebagai orientasi nilai bagi seluruh dinamika dalam dirinya.

“Semestinya kita memuliakan budaya, yang dalam praktiknya seolah menjadi komersial,” kata ujar Muklis Nasution atau yang lebih akrab disapa Radja Sibanggor yang menjadi panelis acara Diskusi Kebudayaan di Warung Nenek, Panyabungan, Senin (15/11/2021).

Diskusi Kebudayaan yang bertajuk “Pariwisata Berbasis Budaya” itu diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Mandailing.

Tema yang diangkat di diskusi itu sesuai dengan tematik pembangunan Kabupaten Mandailing Natal 2022.

Bertindak sebagai keynote speaker dalam diskusi tersebut Presiden Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali. Moderator Baun Aritonang.

Peserta diskusi dari kalangan generasi muda dan kader Ikatan Pemuda Mandailing

Tan Gozali di kesempatan itu menyebut, pariwisata adalah lokomotif perekonomian di Kabupaten Mandailing Natal.

Pariwisata terbukti memberi manfaat bagi semua aspek.

Menyadari hal itu pengembangan pariwisata harus disesuaikan dengan budaya yang ada di Mandailing Natal, antara lain peninggalan budaya dan kesenian tradisonal yang bisa menjadi daya tarik wisata.

Mewujudkan kabupaten pariwisata yang berbasis budaya perlu diperkuat dukungan keanekaragaman obyek, Gordang Sambilan, atraksi Moncak Mandailing dan daya tarik wisata lainnya.

“Mulai bulan ini setiap Sabtu dan  Minggu Ikatan Pemuda Mandailing akan follow up ke desa dan kelurahan yang kita nilai layak jadi potensi atau objek wisata,” katanya.

“Kita merancang mengadakan panggung kesenian terbuka di beberapa titik strategis di Kabupaten Mandailing Natal dengan menampilkan kelompok-kelompok kesenian yang potensial”.

Dalam diskusi itu terungkap juga bahwa promosi pariwisata tak mungkin terlepas dari media, baik melalui iklan, atau tulisan lepas berupa feature, straight news, artikel dan lainnya.

Karena, salah satu daya tarik wisata, selain menjual obyeknya juga harus memberi informasi yang benar.

Sumber: Rilis Ikatan Pemuda Mandailing
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Keluarga di Huta Tua Diyakini Miliki Senjata Rakitan

    9 Keluarga di Huta Tua Diyakini Miliki Senjata Rakitan

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Saat ini yang bisa dipastikan yang memilik senjata rakitan jenis senapan angin di Desa Pardomuan (Huta Tua), Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hanya sebanyak 9 keluarga. Ini diketahui setelah dilakukan musyawarah dengan seluruh masyarakat paska kejadian pembacokan dan penembakan di Desa Gunung baringin sepekan lalu. Hal ini dikatakan Kepala Desa Pardomuan Mahlil […]

  • Tingkatkan Kinerja Honorer, Dinas PU-PR Terapkan “No Work No Pay”

    Tingkatkan Kinerja Honorer, Dinas PU-PR Terapkan “No Work No Pay”

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya peningkatan kehadiran dan kinerja pegawai honorer, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Mandailing Natal (Madina) menerapkan no work no pay. Dalam artian, dinas yang dipimpin Rully Andry ini membayar gaji pegawai sesuai kehadiran sebagaimana tertuang dalam surat bernomor: 600/0362/DPUPR/2022 tanggal 12 Mei 2022. Hal itu disampaikan Kepala Sub […]

  • Bupati Madina Pertahankan Pejabat Korup

    Bupati Madina Pertahankan Pejabat Korup

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Janji-janji Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution memberantas korupsi mulai memperlihatkan sebagai janji kosong. “Buktinya, hingga kini Kadis Kelautan dan Perikanan masih aman menjabat padahal sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Mawardi Borotan, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Selasa (14/7). Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Zamaluddin Nasution sudah hampir setahun ditetapkan sebagai […]

  • Warna Warni Hut Kabupaten Mandailing Natal yang ke 16

    Warna Warni Hut Kabupaten Mandailing Natal yang ke 16

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

     Kegiatan Karnaval Minggu, (8/2) memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) yang ke 16 di Panyabungan. (hol)    

  • Buka Muscab, Atika Harap Pramuka Madina Lebih Sinergis

    Buka Muscab, Atika Harap Pramuka Madina Lebih Sinergis

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwarcab Mandailing Natal (Madina) dilaksanakan di aula Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Rabu (29/9/2021). Muscab dibuka Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution. Dalam pidatonya, Atika mengharapkan Muscab tersebut selain sebagai wadah pergantian kepengurusan, juga harus menjadi kesempatan yang baik untuk melakukan evaluasi program Kwarcab Pramuka Madina. […]

  • Harga Karet Turun, Ini Penyebabnya

    Harga Karet Turun, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet mentah di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Pada perdagangan Kamis (8/9/2022) di Gunungtua Iparbondar, Panyabungan, harga tertinggi Rp8.200 per kilogram. Terrendah Rp6.500 per kilogram. Padahal Kamis pekan lalu, pengakuan para petani, harga masih berada di Rp9.000 per kilogram untuk harga tertinggi, dan Rp7.800 […]

expand_less