Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
  • print Cetak

Kebudayaan bisa dimaknai sebagai basis pariwisata.

Pariwisata bukanlah ‘predator’ pemangsa kebudayaan, namun

menempatkan pariwisata  menjadi fasilitator dan agen kebudayaan.

Agen yang dimaksud adalah mengangkat eksistensi budaya ke tingkat yang tinggi dengan cara mengeksplorasi nilai-nilai budaya, bukan mengeksploitasi (memperalat atau memeras) budaya.

Dengan demikian, industri pariwisata tidak lagi meletakkan budaya sebagai sub-ordinasi, melainkan sebagai orientasi nilai bagi seluruh dinamika dalam dirinya.

“Semestinya kita memuliakan budaya, yang dalam praktiknya seolah menjadi komersial,” kata ujar Muklis Nasution atau yang lebih akrab disapa Radja Sibanggor yang menjadi panelis acara Diskusi Kebudayaan di Warung Nenek, Panyabungan, Senin (15/11/2021).

Diskusi Kebudayaan yang bertajuk “Pariwisata Berbasis Budaya” itu diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Mandailing.

Tema yang diangkat di diskusi itu sesuai dengan tematik pembangunan Kabupaten Mandailing Natal 2022.

Bertindak sebagai keynote speaker dalam diskusi tersebut Presiden Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali. Moderator Baun Aritonang.

Peserta diskusi dari kalangan generasi muda dan kader Ikatan Pemuda Mandailing

Tan Gozali di kesempatan itu menyebut, pariwisata adalah lokomotif perekonomian di Kabupaten Mandailing Natal.

Pariwisata terbukti memberi manfaat bagi semua aspek.

Menyadari hal itu pengembangan pariwisata harus disesuaikan dengan budaya yang ada di Mandailing Natal, antara lain peninggalan budaya dan kesenian tradisonal yang bisa menjadi daya tarik wisata.

Mewujudkan kabupaten pariwisata yang berbasis budaya perlu diperkuat dukungan keanekaragaman obyek, Gordang Sambilan, atraksi Moncak Mandailing dan daya tarik wisata lainnya.

“Mulai bulan ini setiap Sabtu dan  Minggu Ikatan Pemuda Mandailing akan follow up ke desa dan kelurahan yang kita nilai layak jadi potensi atau objek wisata,” katanya.

“Kita merancang mengadakan panggung kesenian terbuka di beberapa titik strategis di Kabupaten Mandailing Natal dengan menampilkan kelompok-kelompok kesenian yang potensial”.

Dalam diskusi itu terungkap juga bahwa promosi pariwisata tak mungkin terlepas dari media, baik melalui iklan, atau tulisan lepas berupa feature, straight news, artikel dan lainnya.

Karena, salah satu daya tarik wisata, selain menjual obyeknya juga harus memberi informasi yang benar.

Sumber: Rilis Ikatan Pemuda Mandailing
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 2)

    BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 2)

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Berikut ini diterakan ornamen-ornamen yang terdapat pada tutup ari dari Sopo Godang dan Bagas Godang. 1. Bona Bulu (bambu-red) melambangkan sistem pemerintahan Huta Makna: Suatu wilayah pemukiman telah dapat dikategorikan sebagai huta atau bona bulu apabila sarana dan prasarananya telah lengkap antara lain: unsur-unsur Dalian Na Tolu (Mora, Kahanggi dan Anak Boru), […]

  • Peringatan Harkitnas di Tapsel & Psp

    Peringatan Harkitnas di Tapsel & Psp

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tabur Bunga di Makam Pahlawan TAPSEL- Peringatan Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas di Tapsel dan Psp, Jumat (20/5) diisi dengan upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan oleh pejabat-pejabat di kedua daerah itu. Di Tapanuli Selatan (Tapsel), upacara dipimpin Sekdakab H Aswin Efendi Siregar MM. Upacara digelar di halaman Kantor Bupati Tapsel, Jalan Kenanga, […]

  • Merawat Pelangi Nusantara: Falsafah Keberagaman Sebagai Jalan Peradaban Islam

    Merawat Pelangi Nusantara: Falsafah Keberagaman Sebagai Jalan Peradaban Islam

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Erna Dewi
    • 0Komentar

    Oleh: Erna Dewi   Indonesia merupakan negara kesatuan yang memiliki ribuan pulau. Luas wilayah Indonesia yang besar berpengaruh terhadap banyaknya keberagaman yang dimiliki. Bangsa Indonesia terdiri dari 1.340 suku, 718 bahasa, dan terbentang di 17.504 pulau. Sejak Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, hingga Kesultanan, Nusantara sudah terbiasa hidup dalam perbedaan. Pedagang Gujarat, Tionghoa, Arab, dan Eropa datang […]

  • IMA Madina Minta Pemerintah Pusat Tolak Akuisisi PT SMGP

    IMA Madina Minta Pemerintah Pusat Tolak Akuisisi PT SMGP

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ada beberapa alasan DPP IMA Madina meminta Pemerintah Pusat menolak akuisisi PT.SMGP. Alasan itu dituangkan dalam surat Organisasi Mahasiswa itu ke Kementerian BUMN dan ESDM dan berikut isinya. 1. Bahwa sesuai dengan Izin Pemakaian dan Modifikasi Jalan pihak PT SMGP diwajibkan melaksanakan pemeliharaan jalan secara rutin supaya kondisi jalan terpelihara dengan baik. […]

  • Tahun ini Pemerintah Anggarkan 2 M lebih Untuk Jaminan Sosial Kades dan Perangkatnya di Madina

    Tahun ini Pemerintah Anggarkan 2 M lebih Untuk Jaminan Sosial Kades dan Perangkatnya di Madina

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) alokasikan dana Rp.2.029.636.050 Untuk belanja jaminan sosial Kepala Desa dan Perangkatnya sepanjang Tahun 2025. Irsal Pariadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintah Desa Anjur Brutu membenarkan hal tersebut. “Ya benar, namun dari jumlah anggaran […]

  • Pemkab Sergai Terima 350 CPNS

    Pemkab Sergai Terima 350 CPNS

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menerima 350 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang terdiri dari 130 tenaga guru, 95 tenaga kesehatan dan 125 tenaga teknis. Demikian Kepala BKD Pemkab Sergai Drs H Ahmad Zaki MAP melalui Plt.Kabag Humasy Sergai Drs Rachmad Karo-Karo kepada wartawan, Senin (15/11) di ruang kerjanya. Jumlah tenaga guru yang diterima meliputi guru […]

expand_less