Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Inflasi Tahunan Padangsidimpuan Terendah Nasional

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2014
  • print Cetak

Sibolga – Secara spasial, Pulau Sumatera mencatat inflasi 1,87% (mtm) pada bulan November 2014, atau lebih besar dibanding kawasan lainnya di Indonesia. Kondisi tersebut terpicu akibat kenaikan harga BBM bersubsidi, juga akibat kenaikan harga komoditas pangan strategis, khususnya cabai merah. "Pada November 2014, Sumatera Barat mengalami inflasi tertinggi di Indonesia dengan mencatatkan inflasi sebesar 3,27 (mtm). Sedangkan inflasi di Pulau Jawa, selain dipengaruhi kenaikan harga BBM bersubsidi juga terkerek akibat kenaikan biaya administrasi transfer uang dan kartu ATM yang mulai berlaku pada awal November 2014," ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Yiyok T Herlambang, di acara High Level Meeting TPID Kota Padangsidimpuan, yang digelar akhir pekan kemarin, di Aula Kantor Walikota Padangsidimpuan.

Acara itu dihadiri seluruh anggota TPID Kota Padangsidimpuan yang meliputi, pimpinan SKPD, pimpinan BUMN dan instansi terkait lainnya serta sejumlah pejabat BI Sibolga yang turut dalam rombongan mendampingi Kepala Perwakilan BI Sibolga.

Yiyok memaparkan, inflasi terendah justru terjadi di kawasan Indonesia Timur yang mencatat inflasi sebesar 1,28% (mtm), akibat terkoreksi penurunan harga pada ikan segar dan daging. Khusus di Sumatera Utara, pada bulan November 2014, secara tahunan mayoritas daerah mengalami inflasi. Kota Padangsidimpuan tercatat daerah yang mengalami inflasi terendah di Indonesia sebesar 4,63% (yoy).

"Demikian pula secara bulanan, Kota Sibolga merupakan daerah yang mengalami inflasi tertinggi di Sumut, sebesar 2,45% (mtm) disusul Kota Pematangsiantar 1,95% (mtm), Padangsidimpuan 1,98% (mtm), Sumut 1,80% (mtm) dan Nasional 1,50% (mtm). Kemudian, secara tahun kalender (Januari-November 2014-red), Kota Padangsidimpuan inflasi sebesar 4,98% (ytd) atau jauh lebih rendah dibanding inflasi Nasional 5,75% (ytd)," ungkap Yiyok T Herlambang
Secara umum, komoditas cabai merah merupakan pemegang andil terbesar terjadinya inflasi di Sumatera Utara yang kembali mencatatkan sejarah. Ditinjau dari disagregasi inflasi Kota Padangsidimpuan, volatile food mengalami inflasi 3,76% (mtm), yang berasal dari sub kelompok bumbu-bumbuan (18,35%/mtm), di mana cabai merah, cabai hijau, bumbu masak jadi dan cabai rawit memiliki andil inflasi terbesar, disusul kemudian komoditas buah-buahan (12,77%/mtm) dan sayur-sayuran sebesar 2,90% (mtm).

Administered prices juga inflasi sebesar 4,29% (mtm), yang berasal dari sub kelompok transportasi 7,05% (mtm) dan bahan bakar 0,8% (mtm). Sementara inflasi inti, pada kelompok core juga terjadi inflasi sebesar 0,33% (mtm) yang disebabkan oleh sub kelompok minuman tidak beralkohol 17,49% (mtm).

Pada kesempatan itu, Yiyok T Herlambang menganjurkan kepada TPID Kota Sibolga untuk mewaspadai kenaikan harga pada komoditas kebutuhan sehari-hari seperti, cabai merah, bawang merah, dan tomat buah, terutama menjelang perayaan Natal 25 Desember 2014 dan tahun baru 2015. (medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati: RKLA Harus Bergerak di Bidang Ekonomi Kerakyatan

    Bupati: RKLA Harus Bergerak di Bidang Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan agar Dewan Pimpinan Cabang Rumah Komunikasi Lintas Agama (DPC RKLA) tidak hanya duduk-duduk saja melainkan harus bergerak di bidang ekonomi kerakyatan. Hal itu disampaikan Bupati usai acara pelantikan di gedung serbaguna Parbangunan, Rabu (2/2) kemarin. “Kita berharap bagaimana RKLA ini berperan […]

  • Halal bi Halal Antara Budaya dan Ibadah

    Halal bi Halal Antara Budaya dan Ibadah

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Indonesia punya tradisi unik dan khas dalam merayakan idul fitri. Disamping tradisi mudik yang setiap tahun selalu fenomenal, kebiasaan lain yang menjamur pada saat idul fitri dan sepanjang bulan Syawal adalah halal bi halal. Banyak lembaga pemerintah dan kelompok-kelompok masyarakat yang merayakan idul fitri secara kolektif dalam bentuk halal bi halal. Bila ditelusuri dalam literatur-literatur […]

  • Fahrizal Sudah Giring Dana Pembangunan Banyak Masjid dan Pesantren di Madina

    Fahrizal Sudah Giring Dana Pembangunan Banyak Masjid dan Pesantren di Madina

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Dapil Sumut 7, Fahrizal Efendi Nasution, ternyata membawa banyak dana aspirasi ke kampung halamannya, Mandailing Natal (Madina), selama menjabat sebagai anggota DPRD Sumut. Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Madina ini kepada wartawan menyebut, dana aspirasi yang dia perjuangkan itu dominan dibawa ke Madina […]

  • Hati-Hati, Jalur Roburan-Sirambas Berbahaya

    Hati-Hati, Jalur Roburan-Sirambas Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sudah 3 Tahun Lamanya, Pemerintah Tatap Membiarkan     PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) : Jalur Kayu Laut-Roburan-Sirambas  sangat berbahaya dilalui kenderaan akibat satu titik tebing jalan yang longsor. Titik longsor tepat di Desa Aek Ngali, Kecamatan Panyabungan Selatan. Panjang badan jalan yang longsor sekitar 8 meter. Berada di tikungan badan jalan. Kasus longsor ini […]

  • Aksi Damai itu Akhirnya Diterima Ketua DPRD Binjai

    Aksi Damai itu Akhirnya Diterima Ketua DPRD Binjai

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI – Aksi damai presidum masyarakat peduli Binjai akhirnya di terima ketua DPRD Binjai. Ratusan masyarakat presidum peduli Binjai langsung masuk ke ruang rapat paripurna DPRD Binjai dikawal oleh aparat kepolisian, Rabu (29/9/2011) Presidum masyarat peduli binjai terdiri dari PC Ansor Binjai, DPD Gempita binjai, HMI binjai, dan karang taruna binjai menuntut enam tuntutan kepada […]

  • Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Sepanjang Januari sampai Juni 2013, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menyelamatkan uang negara dari kasus korupsi sebanyak Rp 3,1 miliar. Kepala Kejati Sumut Bambang Setyo Wahyudi yang dijumpai di ruangannya usai peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Senin (22/7/2013), uang negara dari kasus korupsi, yang ditangani tindak pidana khusus sebanyak Rp3.110.698.000. Adapun 98 […]

expand_less