Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Pemkab Tapteng Siapkan Peralatan Antisipasi Kecelakaan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
  • print Cetak

 

Pandan – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), telah menyiapkan berbagai peralatan guna mengantisipasi bencana atau kecelakaan yang mungkin terjadi di berbagai lokasi objek wisata di Tapteng. Peralatan yang disediakan guna memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para wisatawan. Di beberapa objek wisata yang kita miliki, seperti Pantai Bosur, Pantai Pandan, Pantai Bumi Asih, Pantai Kalangan dan Air Terjun Sihobuk, kita telah menyiapkan berbagai perlengkapan dan petugas guna mengantisipasi bencana atau kecelakaan yang mungkin menimpa wisatawan. Misalnya seperti jaring pembatas di objek wisata Pantai Bosur, Pantai Bumi Asih dan Pantai Kalangan, dek pembatas serta petugas khusus di Air Terjun Sihobuk maupun upaya-upaya lainnya.

"Walau hal itu tidak akan mampu menjamin keselamatan wisatawan seratus persen, karena musibah adalah kuasa Tuhan, namun kita harapkan langkah itu bisa mengurangi resiko," ujar Kadis Parbud Tapteng, H Sapwan Pohan SE saat dikonfirmasi MedanBisnis melalui Kabid Pengembangan Destinasi Wisata, Rahmad Jambak S STP, Selasa (19/5) terkait tragedi ombak besar yang mengakibatkan 9 orang meninggal di lokasi wisata Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Minggu (17/5).

Dikatakan, selain itu, pihaknya juga memberikan aturan tentang kelengkapan peralatan pelampung sesuai daya tampung maksimal kepada kapal-kapal pariwisata yang ada, sekaligus memberikan pelatihan pertolongan pertama bagi para pengemudi kapal.

Disebutkan, seluruh kapal pariwisata yang ada diwajibkan untuk memiliki pelampung sesuai dengan daya tampung maksimal. Misalnya daya tampungnya 12 orang, pelampung harus ada minimal 12 unit. Selain itu, ditegaskan kepada pengemudi dan pemilik kapal pariwisata untuk tidak membawa penumpang yang tidak bisa berenang, apalagi bagi wisatawan yang ingin mencoba menyelam.

"Kita juga memberikan pelatihan tentang upaya pertolongan pertama pada kecelakaan, melarang untuk membawa penumpang jika kondisi tidak bersahabat dan upaya-upaya lainnya. Sementara di lokasi wisata pantai, kita juga telah memberikan bimbingan kepada para pelaku usaha di sekitar itu untuk memberikan anjuran kepada para pengunjung supaya mengawasi anak-anaknya ketika sedang berenang," terangnya.

Terkait resiko munculnya ombak besar yang tiba-tiba menerjang pantai di lokasi objek wisata yang ada di Tapteng, Rahmad menyatakan bahwa kemungkinan hal itu sangat kecil terjadi di Tapteng, khususnya di lokasi wisata Pantai Bosur, Pantai Kalangan, Pantai Bumi Asih dan Pantai Pandan, mengingat lokasi tersebut berada di teluk yang notabene ombaknya kecil dan tenang.

"Kalau di sekitar Pandan, mungkin kondisi seperti di Pantai Cermin sulit terjadi, karena perairan ini adalah teluk yang dilindungi oleh pulau-pulau, sehingga ombaknya tidak terlalu besar. Tapi kalau untuk di Pantai Binasi, Kedai Gedang, Pantai Kahona Barus yang berada di perairan lepas, musibah itu bisa saja terjadi. Makanya kita selalu mewanti-wanti para pelaku usaha di sekitar itu untuk segera mencegah para wisatawan untuk berenang jika kondisi cuaca atau ombak sedang tidak bersahabat. Kita berharap, musibah yang terjadi di Pantai Cermin, tidak akan pernah melanda objek wisata di Tapteng," harapnya.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusia dibalik penembakan MH17?

    Rusia dibalik penembakan MH17?

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BERLIN – Siapa penembak jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah udara Ukraina dan menewaskan 298 penumpangnya  masih misteri. Namun dugaan Rusia terlibat penembakan pesawat komersil tersebut makin menguat. Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk dalam komentarnya yang dipublikasikan Minggu mengatakan, Rusia diduga berada di balik penembakan pesawat Malaysia karena operasi semacam itu membutuhkan tenaga profesional […]

  • Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Hiruk piku Pilpres tak membuat lengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ dalam bekerja. Dalam waktu dekat lembaga anti rasuah ini bakal menetapkan Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, sebagai tersangka. "KPK selalu bekerja profesional. Dalam putusan TBMN, dijelaskan keterlibatan Olly Dondokambey. Jadi sekarang fasenya tinggal penyidik merampungkan, lalu disampaikan ke pimpinan. Kalau sudah diserahkan ke pimpinan, nanti […]

  • Tertibkan Penambangan Emas Liar

    Tertibkan Penambangan Emas Liar

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pemkab Madina diminta untuk tegas menindak penambang emas liar di Kecamatan Hutabargot dan Nagajuang. Pasalnya, kegiatan ini memunculkan kontraversi di tengah-tengah masyarakat bahkan memakan korban jiwa dan luka-luka Desakan ini diajukan Keluarga Besar Mahasiswa (Gabema) Mandailing Natal (Madina) dan Fraksi Madina Bersatu DPRD Madina, kepada METRO, Senin (23/1). Sekretaris Gabema Madina, Musliadi Nasution SPd […]

  • Bupati Madina: Usulan dari Desa Acuan Penting

    Bupati Madina: Usulan dari Desa Acuan Penting

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usulan masyarkat desa harus menjadi acuan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam melanjutkan pembangunan karena merupakan kebutuhan yang datang dari akar rumput. Usulan dari desa itu melalui skema musyawarah pembangunan (musrembang) di tingkat desa atau kecamatan. “Program kegiatan di desa yang diusulkan berdasarkan hasil musrembang kecamatan serta […]

  • Tujuh Kalimat Mustajab

    Tujuh Kalimat Mustajab

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA  – Semua orang mendambakan kebahagiaan. Akan tetapi, memaknai sebuah kebahagiaan bisa berbeda antara satu dan yang lainnya. Bagi kaum materialis, bahagia adalah jika sudah terpenuhinya segala kebutuhan fisik. Hanya, kebutuhan fisik tidak akan pernah ada batasannya. Dalam agama Islam, kebahagiaan (as-sa'adah) adalah selerasnya keinginan hamba dengan taufik Allah SWT. Kebahagiaan ini akan terasa […]

  • Total Uang Akil Mochtar yang Disita KPK Senilai Rp 7,2 M

    Total Uang Akil Mochtar yang Disita KPK Senilai Rp 7,2 M

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – KPK telah menggeledah rumah dinas dan ruang kerja Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Dari dua penggeledahan itu, KPK total menyita uang dengan jumlah Rp 7,2 miliar. Dari data yang dihimpun detikcom, Jumat (4/10/2013), pada saat operasi tangkap tangan terhadap Akil di rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra, Rabu (2/10) sekitar pukul 22.00 WIB, […]

expand_less