Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Godaan suap masih menghantui hakim

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Des 2010
  • print Cetak


MEDAN – Ternyata masih banyak godaan hakim ketika menjalankan tugasnya, seperti dugaan penyuapan untuk mempengaruhi putusan yang akan dilakukan penegak hukum itu sendiri.

Hal itu diungkapkan analis hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Runtung Sitepu, tadi sore. Menurutnya. Terkadang upaya penyuapan yang dilakukan oknum pejabat, maupun pencari keadilan, serta yang berkepentingan dengan perkara itu, menghadapi kegagalan.

Bahkan, kata dia, juga berujung dilaporkannya kasus itu ke pihak kepolisian atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan dilaporkannya dugaan penyuapan tersebut, ini membuktikan hakim konstitusi tidak dapat dipengaruhi atau diintervensi dalam mengeluarkan putusan perkara yang sedang ditangani mereka.

“Sikap yang dilakukan hakim konstitusi itu, sangat tepat dan terpuji, perlu dicontoh oleh institusi hukum yang ada di tanah air. Ini benar-benar mengejutkan, di saat situasi kondisi saat ini,” katanya, pagi ini.

Menurut guru besar fakultas hukum USU itu, dugaan penyuapan yang dilaporkan ke KPK, diharapkan dapat membuat efek jera atau peringatan bagi masyarakat dan orang yang sedang berperkara.

Selain itu, juga dapat memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi masyarakat dan jangan menempuh cara-cara yang melanggar hukum dan tindakan tidak terpuji. Dengan cara berupaya mempengaruhi atau memberikan sesuatu bagi hakim yang sedang menangani perkara.

“Hakim yang menangani perkara itu harus dihormati dan dihargai, jangan digiring untuk berbuat salah. Berikanlah kebebasan bagi hakim untuk memutuskan perkara,” ujar Runtung.

Sebelumnya, ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD bersama hakim anggota M Akil Mochtar melaporkan dugaan percobaan penyuapan terhadap hakim konstitusi kepada KPK.

Berdasarkan laporan tim investigasi ada tiga orang yang diduga mengetahui percobaan penyuapan tersebut, yakni Bupati Simalungun JR Saragih, Refly Harun, dan Maherswara Prabandono.

Diketahui, adanya upaya penyuapan terhadap hakim konstitusi berasal dari pengacara Bupati Simalungun JR Saragih, yakni Refly Harun.
Sumber : Waspada Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Nyai Jepang dan Praktek Prostistusi di Aceh

    Kisah Nyai Jepang dan Praktek Prostistusi di Aceh

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketika Jepang masuk ke Aceh, mereka juga membawa ratusan perempuan dukungan, pemuas birahi para tentara dalam perang dunia kedua. Orang Aceh menyebut para perempuan itu sebagai Nyai Jepang, sementara orang Jepang sendiri menamainya Jugun Ianfu . Kisahnya hampir sama dengan tempat prostistusi masa kolonial Belanda berkuasa di Aceh yang dibangun pensiunan tentara berkebangsaan Yahudi bernama […]

  • “Balita Diculik di Teras Rumah”

    “Balita Diculik di Teras Rumah”

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aksi penculikan anak di Jakarta kembali merebak. Seorang bayi diculik saat tengah ditinggal menjemur pakaian oleh neneknya di rumahnya kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sementara polisi kesulitan mengidentifikasi penculik karena minimnya data. Siti Rokayah menangis histeris meratapi penculikan yang menimpa cucunya Firzansah Erza Gifari satu setengah tahun. Ia terpukul sebab kejadian penculikan saat Siti Rokayah […]

  • Pendukung Jokowi Mulai Kampanye Tangkap Tiga Jenderal Ini

    Pendukung Jokowi Mulai Kampanye Tangkap Tiga Jenderal Ini

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang Pilpres 2014. Dalam waktu dekat Jokowi yang didukung PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hanura dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) akan membuka “kantor transisi”. Di kantor ini ia akan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pemerintahan yang […]

  • Hari Ini, Perkembangan Kasus Gayus Dilaporkan ke Presiden

    Hari Ini, Perkembangan Kasus Gayus Dilaporkan ke Presiden

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan, perkembangan penuntasan kasus mafia hukum dan mafia pajak yang melibatkan pegawai Ditjen Pajak Gayus Halomoan Tambunan akan dilaporkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (4/2). “Kemungkinan Jumat siang, kami serahkan seluruh perkembangan penuntasan kasus mafia hukum dan mafia pajak, ke presiden,” katanya kepada Antara usai mengikuti rapat terbatas bidang […]

  • Lagi, Mitra Manindo Bedah Rumah Warga

    Lagi, Mitra Manindo Bedah Rumah Warga

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Koperasi Mitra Manindo (KMM) kembali melakukan bedah rumah milik warga. Rumah yang dibedah adalah milik Sahronia, warga Lingkungan V, Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Peletakan batu pertama berlangsung Senin (24/10/2022). Sahronia anggota KMM. Ia menjadi anggota sejak tahun 2014 lalu hingga saat ini. Berdasarkan proses […]

  • Pemkab Madina Buka Lowongan CPNS Tahun 2013

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 19Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) resmi mengumumkan penerimaan CPNS formasi tahun 2013. Pengumuman itu bernomor 800 / 501 / K / 2013 tanggal 20 September 2013 tentang Penerimaan//Penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Mandailing Natal Dari Pelamar Umum formasi ditandatangani Wakil Bupati Madina, Dahlan hasan Nasution. Penerimaan CPNS ini berdasar surat […]

expand_less