Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pembunuh Guru SD Ditangkap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Tersangka pembunuh Eliza (45), Guru SD di Desa Bandar Panjang, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akhirnya ditangkap polisi. Pelaku ternyata mantan murid korban berinisial HA (21) yang juga warga Bandar Panjang.

Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan yang dikonfirmasi wartawan di kantornya di Panyabungan, Kamis (16/12/2010), mengatakan awalnya polisi sangat kesulitan mengungkap kasus pembunuhan ini karena korban tinggal sendirian dirumah yang letaknya sangat sepi.

Tapi berkat kerjasama yang bagus dengan masyarakat sekitar dan keuletan anggota, sehingga Satuan Reskirm Polres Madina bekerjasama dengan Polsek Muara Sipongi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan.

“Dari pengakuan warga tersangka HA sering berada di sekitar rumah korban pada hari-hari sebelumnya. Dasar itulah kita melakukan penelusuran dan mengintai tersangka. Ahkirnya kurang dari 2 kali 24 jam, Satuan Reskirm Polres Mandailing Natal bersama Polsek Muara Sipongi berhasil menangkap tersangka HA,” ujar Kapolres.

Saat dilakukan penangkapan tersangka tidak bisa mengelak karena ditemukan sejumlah perhiasan dalam kantong celana tersangka yang diduga milik korban.

Masih Kapolres, berdasarkan pengakuan tersangka awalnya hanya ingin mencuri. Karena kepergok korban, HA akhirnya membunuh dengan menusuk korban. Setelah tidak berdaya tersangka menguras perhiasan korban berupa gelang, kalung, cincin, handphone dan uang sekitar Rp 415 ribu. Dari pengakuan tersangka, polisi memastikan motif pelaku hanya pencurian yang diakhiri dengan pembunuhan.

Tersangka HA yang berhasil dikonfirmasi wartawan di Kantor Polres Madina, mengakui perbuatannya. “Pemunuhan itu saya lakukan pada Jumat (10/12/2010) sore,” aku pelaku.

Masih pengakuan tersangka HA, karena aksinya diketahui ia langsung menusuk korban sebanyak 13 kali di bagian perut dan dada dengan sebilah pisau yang diperolehnya di dapur rumah. Karena korban masih bisa berdiri akhirnya pelaku memukul kepala korban dengan batu tempat ulakan cabe tepat di kepala bagian belakang hingga pecah.

Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap tersangka di Kantor Polres Madina. Tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan junto Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT KIJ Langgar Kontrak Kerja

    PT KIJ Langgar Kontrak Kerja

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL  (Mandailing Online) – Proyek lanjutan pembangunan pengamanan pantai Muara Batang Natal di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga melewati batas waktu kontrak kerja. Hingga 1 Desember, PT.Kartika Indah Jaya (KIJ) selaku perusahaan pelaksana kegiatan proyek, masih belum menuntaskan pekerjaan dan tetap beraktivitas. Padahal, berdasar perjanjian kontrak kerja antara Kementrian Pekerjaan Umum  melalui Satker […]

  • Sumut Ambisi Menjadi Tuan Rumah PON Tahun 2020

    Sumut Ambisi Menjadi Tuan Rumah PON Tahun 2020

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Keberadaan Gedung Serba Guna di Jalan Pancing Medan yang saat ini pembangunanya masih dalam tahap perampungan, dapat menjadi modal dasar bagi Sumatera Utara mewujudkan cita-cita menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional 2020. Kasubdis Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara, Sakiruddin di Medan, Rabu, 23 Februari 2011, mengatakan, Gedung Serba […]

  • Pencurian Kator Camat Siabu, Data Server e-KTP Selamat

    Pencurian Kator Camat Siabu, Data Server e-KTP Selamat

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Peristiwa pencurian di kantor Camat Siabu, termasuk komputer yang memproses perekaman e-KTP, tidak mempengaruhi data e KTP. Karena server tempat menyimpan data tidak ikut dicuri. Kadis Kependudukan Catpil Sonnakertrans Muhammad Jamil, S.sos bersama Kabid Catpil Ibrahim Lubis kepada Mandailing Online, diruang kerjanya Senin (13/2) mengungkapkan bahwa data seluruh penduduk yang sudah melakukan […]

  • SDN 100760 Terancam Roboh

    SDN 100760 Terancam Roboh

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tiang Lapuk, Plafon Bolong, Atap Bocor Sektor pendidikan adalah salahsatu prioritas pembangunan nasional. Sayangnya, sarana pendidikan seperti, bangunan SDN 100760 Kecamatan Arse, Tapsel terancam roboh. Pasalnya, selain atap tiga ruangan bocor, plafon banyak yang bolong bahkan tiang penyangga atap lapuk. Jika bangunan sekolah ini tidak segera diperbaiki pemerintah, dikhawatirkan atap dan plafon sekolah itu akan […]

  • Kabid Di Dinas Keuangan Peras Rekanan 7 % Fee Proyek PU Madina

    Kabid Di Dinas Keuangan Peras Rekanan 7 % Fee Proyek PU Madina

    • calendar_month Senin, 3 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Oknum pejabat di Dinas Keuangan Pemkab Mandailing Natal (Madina) diduga melakukan penekanan dan mencapuri urusan intren Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina. Oknum ini ditengarai akan mengganjal seluruh pencairan dana proyek PU jika para kontraktor tidak menyetor uang sebanyak 7 persen dari nilai masing-masing proyek. Penekanan oknum tersebut menjadikan persoalan di tubuh Dinas […]

  • Puskesmas Patiluban Adakan Pengobatan Gratis

    Puskesmas Patiluban Adakan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Puskesmas Patiluban Mudik mengadakan pengobatan gratis di Desa Pasir Pasar II Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (14/10/2010). Pengobatan gratis ini untuk membantu masyarakat misikin supaya lebih sehat dan untuk memberantas penyakit di tengah-tengah masyarakat. Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Puskesmas Sri Windumi mengatakan, pihaknya melakukan pengobatan gratis setiap bulannya, tetapi berpindah-pindah desa. […]

expand_less