Jumat, 30 Okt 2026
light_mode

Pengelolaan Panas Bumi Menjadi Kewenangan Pemerintah Pusat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Direktur Panas Bumi Dirjen Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Tisnaldi menyatakan bahwa pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan izin usaha pertambangan panas bumi yang sebelumnya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini beralih menjadi kewenangan pemerintah pusat sesuai Pasal 84 huruf b (Ketentuan Peralihan) Undang – Undang Nomor 21 Tahun 2014.

Itu dikatakannya menjawab wartawan, kemarin. Sedangkan Keputusan Bupati Madina Nomor 540/525/K/2010 tentang lzin Usaha Pertambangan Panas Bumi di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Panas Bumi Sorik Marapi-Roburan-Sampuraga Kepada PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) pada tanggal 2 September 2010 dengan jangka waktu izin selama 35 tahun, hingga saat ini masih berlaku.

Dia juga menyatakan telah menerima Surat Bupati Madina Nomor 540/3256/DISTAMBEN/2014 tanggal 23 Desember 2014 perihal Penyerahan Berkas dokumen IUP WKP Sorik Marapi-Roburan-Sampuraga dalam rangka melaksanakan ketentuan pasal  79 ayat(2) Undang-Undang No 21 Tahun 2014.

Sedangkan penyesuaian IUP PT. SMGP menjadi IPB saai ini sedang dalam proses di Kementerian ESDM.

Berdasarkan itu dan dalam rangka percepatan pengembangan panas bumi di WKP Sorik Marapi-Roburan-Sampuraga Kabupaten Madina sesuai target COD tahun 2019, Kementerian ESDM telah mencabut surat Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Mandailing Natal No. 540/1996/DISTAMBEN/2014 tanggal 11 November 2014 tentang penghentian sementara dan sekaligus mengaktifkan kembali kegiatan PT SMGP.

Terkait itu, Kementerian ESDM telah memerintahkan PT SMGP untuk melakukan 5 poin kegiatan, yakni melaksanakan kegiatan sosialisasi serta menyusun dan melaksanakan community development kepada masyarakat sekitar proyek PLTP Sorik Marapi, sehingga masyarakat dapat lebih banyak menerima manfaat dari proyek pengembangan PLTP tersebut.

Melakukan pengamanan dan pemeliharaan terhadap aset PT. SMGP yang ada di lapangan. Melakukan mobilisasi aset dari atau ke lapangan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan menjaga situasi yang kondusif.

Kemudian dalam melakukan kegiatan pengamanan, pemeliharaan dan mobilisasi asset, PT SMGP agar berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara, Polres Mandailing Natal, Pemkab Madina dan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Madina.

Kegiatan konstruksi dan pemboran sumur dapat dilakukan setelah IUP selesai disesuaikan menjadi lPB.

Terkait dengan itu semua, Kementerian ESDM mengharapkan PT. SMGP untuk secara rutin tiap bulan atau se waktu-waktu jika diperlukan melaporkan aktivitasnya di lapangan guna memudahkan Kementerian ESDM dalam melakukan monitoring dan evaluasi.

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gratifikasi seks lebih berbahaya

    Gratifikasi seks lebih berbahaya

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan banyak orang yang lebih tahan terhadap gratifikasi uang, dibandingkan gratifikasi seksual. “Itu fakta, gratifikasi seksual itu kadangkala lebih dahsyat daripada gratifikasi uang, itu ada banyak,” kata Mahfud di Menara Bidakara, Jakarta, hari ini. Ia melanjutkan, banyak orang yang kebal dengan uang tapi tidak kebal dengan […]

  • Mahasiswa Madina Tuntut Pemerintah Stabilkan Harga, Tolak Presiden 3 Priode

    Mahasiswa Madina Tuntut Pemerintah Stabilkan Harga, Tolak Presiden 3 Priode

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mahasiswa yang tergabung dalam Dema STAIN Madina dan Cipayung Plus menuntut pemerintah menstabilkan harga kebutuhan pokok dan menolak 3 priode jabatan presiden RI. Tuntutan itu merupakan 2 dari 7 poin disuarakan dalam aksi unjuk rasa sekira 100 mahasiswa di gedung DPRD Madina, Selasa (12/4/2022). 7 Poin tuntutan itu: 1). Menolak Harga […]

  • Arief Tampubolon Minta Kajari Madina Mundur Jika Dugaan Korupsi Smart Village Takterungkap

    Arief Tampubolon Minta Kajari Madina Mundur Jika Dugaan Korupsi Smart Village Takterungkap

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Aktivis anti korupsi Sumatera Utara (Sumut), Arief Tampubolon menilai ada salah persepsi dari tim penyidik di Kejaksaan Negeri Kabupaten Mandailing Natal (Kejari Madina). Hal ini dikarenakan pelimpahan kasus dugaan korupsi dana desa Smart Village 2023 kembali dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Demikian ditegaskan Arief Tampubolon dalam siaran […]

  • Apa Kabar Dana Desa, Sudahkah Tumbuh Ekonomi Desa?

    Apa Kabar Dana Desa, Sudahkah Tumbuh Ekonomi Desa?

    • calendar_month Senin, 10 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketika pemerintah Indonesia mengucurkan Dana Desa, salah satu poin penting yang dikampanyekan pemerintah adalah : Dana Desa harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Dengan kata lain, pertumbuhan ekonomi desa adalah bergeraknya roda perekonomian warga desa. Pergerakan perekonomian warga ini akan mendorong kian kencangnya perputaran uang di desa itu akibat usaha-usaha yang dikelola warga semakin tumbuh. […]

  • Reses Binsar Nasution, Dorong Kebangkitan BUMDes  Hingga Jalan Sentra Produksi

    Reses Binsar Nasution, Dorong Kebangkitan BUMDes Hingga Jalan Sentra Produksi

    • calendar_month Selasa, 27 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak dapat disangkal bahwa infrastruktur menuju sentra produksi pedesaan merupakan faktor vital dalam meningkatkan laju perekonomian rakyat di pedesaan. Karena infrastruktur, baik jalan, jembatan maupun jaringan listrik merupakan bagian pendukung utama lancarnya kegiatan usaha masyarakat. Lebih jauh dari itu, kehadiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga menjadi soko guru bagi perekonomian pedesaan, sebab, selain mampu […]

  • Penjualan Pupuk Bersubsidi Harus Sesuai HET

    Penjualan Pupuk Bersubsidi Harus Sesuai HET

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penjualan pupuk bersubsidi oleh pengecer kepada petani  di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) harus sesuai dengan HET (Harga Ecerean Tertinggi).  Sedangkan HET yang ditetapkan adalah sebesar 90.000 per sak untuk jenis urea. Itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga kepada Mandailing Online, Rabu (8/4) usai menghadiri Rapat Koordinasi Penyaluran […]

expand_less