Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Pungli di Jalinsum Sidimpuan-Sipirok Marak

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2014
  • print Cetak
Tapsel –  Pungutan liar (pungli) di Jalinsum Padangsidimpuan-Pargarutan-Sipirok belakangan ini semakin marak.
Pihak terkait diminta segera menertibkan pungli tersebut.
“Pungli ini sangat meresahkan dan harus segera ditertibkan,” kata Iman (37) salah seorang pengendara kepada Medan Bisnis saat melintas di Jalinsum Sipirok-Padangsidimpuan, Rabu (26/11).

Dia menyebutkan, para pengendara roda empat atau lebih, resah akibat maraknya pungli sepanjang Jalinsum kawasan Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur dan kawasan Situmba, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dijelaskannya, beberapa titik yang menjadi lokasi pungli antara lain, jalinsum dan jalan alternatif Pargarutan Jae, Desa Situmba dan sekitar Aek Latong Baru Kecamatan Sipirok.

“Kemacetan akibat proyek pelebaran Jalinsum Sipirok-Pargarutan menjadi ajang warga untuk memungli kendaraan yang melintas,” katanya.

Dia mengaku heran, tidak ada upaya kepolisian maupun Pemkab Tapsel untuk menertibkan sikap tidak terpuji warga sekitar Jalinsum tersebut.
“Hampir setiap jarak 100-200 meter Pungli terlihat di Jalinsum maupun jalan alternatif dikawasan itu, anehnya meski sudah berlangsung lama, tetap saja tidak ada sikap tegas dari aparat terkait,” katanya.

Dikhawatirkannya, jika Pungli terus berlanjut akan dapat menciptakan bentrokan antara pengendara dan warga setempat.

“Sikap warga yang memungli pengendara itu sudah diluar batas kewajaran karena sudah menjurus pemaksaan dan intimidasi, maka jika terus dibiarkan, bisa memicu bentrokan dan merusak nama baik Pemkab Tapsel, ” tuturnya.

Hal senada dikatakan Faisal (42) pengendara angkutan umum jenis taksi, yang mengaku, pernah dikejar warga akibat tidak mau menyetor uang. “Warga mengejar dan memaki-maki saya karena tidak mau bayar,” katanya.

Modusnya pungli beragam di antaranya, pura-pura menimbun badan jalan, mengatur kelancaran lalu lintas hingga mengarahkan ke jalur alternatif. (medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakyat Dua Provinsi Menunggu Keberanian Bupati Pasaman Barat

    Rakyat Dua Provinsi Menunggu Keberanian Bupati Pasaman Barat

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Hari ini hari ke-6 dari target waktu 7×24 jam yang diberikan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. Target waktu penarikan seluruh peralatan aktivitas ilegal logging dan ilegal mining di kawasan hulu Sungai Batang Batahan. Tuntutan penghentian aktivitas ilegal itu disuarakan sekitar 500 massa menuntut bupati Pasaman Barat, menghentikan tambang […]

  • INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

    INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online)– Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW) Budi Tanjung menilai tantangan Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi sebagai Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru tidak hanya menyangkut luas wilayah provinsi ini, tetapi lebih kepada masalah peredaran narkoba, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang makin masif. Budi Tanjung menyampaikan hal itu merespon pengakuan […]

  • Gordang Sambilan Menggema di Istana Merdeka

    Gordang Sambilan Menggema di Istana Merdeka

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta (MO) – Untuk kali pertama, Gordang Sambilan dipertunjukkan di istana merdeka, Jakarta. Alat musik tradisional Mandailing tersebut dipagelarkan dalam acara HUT RI, Jum’at (17/8). Sebanyak 4 orang pemain gordang dari Desa Hutagodang, Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal berangkat pekan lalu ke Jakarta untuk memenuhi pertunjukan Goradang Sambilan. Pemain tambahan diisi oleh orang Mandailing yang […]

  • Menapak Jejak SD 1 Kotanopan

    Menapak Jejak SD 1 Kotanopan

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Banyak tokoh besar pernah belajar di sekolah ini. Mulai dari Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, sastrawan nasional Mohamed Kasim Dalimunthe, Menteri Pendidikan Soetan Goenoeng Moelia hingga anggota Konstituante) Rangkuman ringkas : Askolani Nasution Tiada banyak cerita saya tentang SD 01 Kotanopan, ketika dua minggu yang lalu saya datang ke sekolah ini. Dulunya sebagai sekolah […]

  • PG dirikan posko banjir Ranto Baek

    PG dirikan posko banjir Ranto Baek

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Jajaran DPD Partai Golkar (PG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) prihatin terhadap banjir yang melanda enam desa di Kecamatan Ranto Baek. Menurut data akhir bencana, dan laporan tertulis Camat Kamal Khan, kejadian itu mengakibatkan 34 rumah penduduk hanyut, 47 rusak berat, 47 unit rusak ringan, dua jembatan gantung dan empat mesjid rusak ringan. “Atas […]

  • 30% rakyat Indonesia tanpa listrik

    30% rakyat Indonesia tanpa listrik

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Indonesia masih kekurangan listrik. Sedikitnya 30 persen rakyat Indonesia saat ini belum menikmati listrik. Hal itu ditegaskan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Unsur Pemangku Kepentingan, Tumiran. Meski menolak dikatakan krisis, namun dia mengakui masih banyak daerah di Indonesia yang kekurangan energi. “Banyak daerah yang dipotret betul oleh DEN, masih banyak kekurangan,” katanya. […]

expand_less