Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

30% rakyat Indonesia tanpa listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Indonesia masih kekurangan listrik. Sedikitnya 30 persen rakyat Indonesia saat ini belum menikmati listrik.

Hal itu ditegaskan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Unsur Pemangku Kepentingan, Tumiran. Meski menolak dikatakan krisis, namun dia mengakui masih banyak daerah di Indonesia yang kekurangan energi. “Banyak daerah yang dipotret betul oleh DEN, masih banyak kekurangan,” katanya.

Tumiran menyebutkan, rasio elektifikasi energi di Indonesia baru sekitar 67-70 persen. “Artinya, 30 persen rakyat Indonesia balum punya listrik,” ungkap Tumiran.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM) ini menambahkan, dengan jumlah tersebut, Indonesia jelas kekurangan listrik. Karena itu, DEN sedang mendata kebutuhan energi di daerah untuk memproyeksikan kebutuhan energi secara nasional hingga beberapa tahun ke depan, termasuk darimana sumber energi untuk memenuhinya.

“Kondisi ini tak boleh dibiarkan. Itu kan growth, industri terus tumbuh, itu harus kita siapkan berdasarkan proyeksi. Kalau gak punya proyeksi, kita tidak tahu, untuk apa kita membangun pembangkit,” imbuhnya.

Tumiran menjelaskan, nantinya akan ada kebijakan energi nasional dengan membuat proyeksi kebutuhan energi Indonesia ke depan dengan memperhatikan pertumbuhan ekonomi rata-rata, pertumbuhan penduduk dan lainnya. Sehingga diketahui berapa kebutuhan energi nasional hingga tahun 2050.

Dia mencontohkan Jepang dan Korea yang tidak memiliki gas, namun memiliki rencana umum energi yang baik, sehingga kebutuhan energi negara tersebut bisa diproyeksikan.

Dengan proyeksi ini, lanjut Tumiran, diharapkan tidak ada lagi daerah di Indonesia yang kekurangan sumberdaya energi. “Karena kalau sampai kekurangan sumber daya energi, dia tertinggal,” bebernya.

Di Sumut sendiri, krisis listrik sepertinya tidak pernah henti. Padahal sumber energi dan jumlah pembangkit listrik di daerah ini tidak sedikit dan selalu dibangga-banggakan. Masih melekat diingatan masyarakat Sumatera Utara pada Januari 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan sejumlah proyek raksasa, salah satunya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan I berkapasitas 2×90 MW, dan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi Simangkuk 275/150 KV kapasitas 250 MVA di Balige. Tujuannya adalah agar kebutuhan listrik di daerah ini terpenuhi dan membebaskan Sumatera Utara dari pemadaman listrik karena kekurangan daya.

Potensi lain yang ada di Sumatera Utara adalah PLTU Labuhan Angin, PLTA Asahan III, PLTA Spahoras, PLTA Lau Renun, dan PT Inalum. Begitu juga pembangkit listrik berkapasitas 2×2,5 MW di Humbang Hasundutan, pembangkit listrik di Simalungun berkapasitas 2×4,5 MW, kawasan Danau Toba yang memiliki potensi pembangkit energi power hydro. Jika ditotal, Sumut telah memberikan sumbangan untuk peningkatan pembangkit mencapai 10 ribu MW.

Luar biasa potensi listrik yang ada di Sumut. Jika potensi ini benar-benar berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan, maka Sumut dipastikan bebas pemadaman dan akan terang-benderang. Namun kenyataannya, apa yang dirasakan masyarakat masih jauh dari harapan. Pemadaman(Waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan ‘mainkan’ dana BOS

    Jangan ‘mainkan’ dana BOS

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, (MO) – Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Syaiful Syafri mengharapkan agar para kepala sekolah (kepsek) dapat mempergunakan dana BOS sesuai dengan ketentuan yang berlaku, siswa dan sekolah dapat merasakan manfaatnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. “Total dana BOS yang disalurkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1.577.280.830.- Namun, dananya dibagi dalam empat […]

  • DPKAD Palas Sosialisasi Dana Hibah dan Bansos

    DPKAD Palas Sosialisasi Dana Hibah dan Bansos

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas – Dinas Pendapatan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) Kabupaten Padang Lawas (Palas), menggelar sosialisasi dana hibah dan Bantuan Sosial (Bansos), diikuti 120 peserta dari kalangan Ormas, OKP, LSM dan Unsur SKPD se-Palas, berlangsung di Aula Hotel Barumun Sibuhuan, Senin (15/12). Kepala DPKAD Palas Budi Hutari Siregar MAp menyampaikan, kegiatan ini merujuk Permendagri nomor : […]

  • Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

    Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jabatan Kepala SDN 001 Sihepeng yang seakan tak tersentuh meski masyarakat, Komisi I, dan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis telah bersuara membuat LSM Merah Putih turut angkat bicara. Ketua LSM Merah Putih Tabagsel Khairunnisah menilai saat ini yang bisa dilakukan masyarakat hanya tinggal berdoa dan menunggu saja. “Orang […]

  • Rekomendasi DPRD Madina Cabut Izin Palmaris

    Rekomendasi DPRD Madina Cabut Izin Palmaris

    • calendar_month Sabtu, 5 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah hampir delapan bulan terombang-ambing, akhirnya Pansus DPRD Mandailing Natal (Madina) menyimpulkan opsi pencabutan izin PT. Palmaris Raya, pada rapat paripurna, Kamis (3/1) yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Madina, Fakhrizal Efend Nasition. Enam dari 7 fraksi yang hadir menyatakan setuju pada opsi pencabutan tersebut. Fraksi yang menyatakan setuju adalah Fraksi Hanura, […]

  • Listrik Sering Padam, Pelanggan PLN di Madina Kecewa

    Listrik Sering Padam, Pelanggan PLN di Madina Kecewa

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Akibat aliran listrik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhir-akhir ini sering padam tanpa penjelasan yang jelas dari pihak PT PLN Cabang Panyabungan, masyarakat Madina merasa kesal dan mengecam keras kinerja PLN. Banyak masyarakat yang mempunyai usaha menggunakan jasa arus listrik seperti warnet, radio dan usaha lain lainnya merasa kecewa akibat banyaknya kerugian yang mereka […]

  • BOC Buka Bazar Ramadan

    BOC Buka Bazar Ramadan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ramadan berkah rejeki melimpah. Setiap bulan puasa, miliaran rupiah berpindah tangan dalam waktu 30 hari. Dari dompet warga langsung ke laci kayu pedagang es buah, penjual gorengan dan kolak di pinggir jalan. Dari pelaku usaha mikro uang bergerak ke pedagang kecil, menengah hingga ke pengusaha besar antar propinsi. Semuanya tunai. Ini […]

expand_less