Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

PG dirikan posko banjir Ranto Baek

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


PANYABUNGAN – Jajaran DPD Partai Golkar (PG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) prihatin terhadap banjir yang melanda enam desa di Kecamatan Ranto Baek.

Menurut data akhir bencana, dan laporan tertulis Camat Kamal Khan, kejadian itu mengakibatkan 34 rumah penduduk hanyut, 47 rusak berat, 47 unit rusak ringan, dua jembatan gantung dan empat mesjid rusak ringan.

“Atas nama keluarga besar PG Madina, kami prihatin atas musibah bencana yang melanda kawasan Pantai Barat Madina. Untuk meringankan beban penderitaan korban diberikan bantuan beras, air mineral, telur, dan mi instan,” ujar Syariful Lubis, tadi pagi.

Syariful yang akrab disapa Sarling, menyatakan rasa percayanya pada Pemkab Madina dapat mengatasi maupun menangani korban banjir tersebut.

”Kita berharap masyarakat yang tertimpa musibah di Desa Simpang Talap, Muara Bangko, Manisak, Torus, Hutaraja dan Padangsilojongan tabah menghadapi musibah dan setiap saat bisa bangkit kembali dan semakin kuat setelah dilanda bencana,” katanya.

Syariful menjelaskan, selain memberikan bantuan kepada korban banjir, PG Madina bersama pengurus Kecamatan Ranto Baek, Lingga Bayu dan Batang Natal juga membuka tiga unit posko tanggap darurat sebagai wujud keprihatinan.

“Kami juga membuka posko di lokasi banjir untuk lebih mengetahui kebutuhan apa saja yang diinginkan masyarakat, sebab hingga kini DPD Partai Golkar Madina masih melakukan penggalangan dana bantuan untuk diserahkan kepada korban banjir,” ungkapnya.

Hal ini lanjutnya, merupakan instruksi langsung dari Ketua DPD II PG Madina, As Imran Khaitami Daulay, agar tetap tanggap atas bencana di seluruh wilayah Madina dan turut berbagi dengan masyarakat.

“Ini merupakan tindakan nyata program PG, yakni selalu berbagi dengan masyarakat dan tanggap dengan derita rakyat, karena suara Golkar itu merupakan suara rakyat,” tambahnya.

Pengamatan, kondisi kesehatan dan pangan masyarakat korban sampai saat ini masih stabil. Hanya saja mereka mulai kesulitan air bersih karena semua sumur yang ada airnya masih keruh, sehingga tidak bisa dimanfaatkan.

Untuk sementara, air bersih khusus keperluan makan dan minum didatangkan dari luar desa yang ditampung menggunakan drum dan bak air.

Sementara, untuk perbaikan pemukiman penduduk masih dalam tahap pembahasan unsur Muspida Madina, karena membutuhkan bahan kayu maupun papan yang tidak sedikit.

Plt Kadis PU dan Pertamben Madina, Nasrin Lubis, mengatakan saat ini sedang melakukan penghitungan dan pengukuran di lokasi banjir. Sehingga kerugian dan program penanggulangan bencana nantinya bisa dirumuskan serta disepakati dalam rapat dilaksanakan muspida bersama aparat terkait.
Sumber : Waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saksi Mangkir, Sidang Ramli Ditunda

    Saksi Mangkir, Sidang Ramli Ditunda

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi ruislag Kebun Binatang Medan (KBM) dengan terdakwa mantan Sekda Kota Medan Ramli Lubis, mantan Kepala Kantor PBB Tarmidzi dan Direktur PT Gemilang Kreasi Utama (GKU) Haryono, Senin (24/01/2011), terpaksa ditunda karena saksi tidak hadir. Seharusnya sidang digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi pemilik tanah antara lain Zatak, staf Bapedda […]

  • Jambore Majelis Taklim Kecamatan Siabu

    Jambore Majelis Taklim Kecamatan Siabu

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Kecamatan Siabu menggelar Jambore Majelis Taklim untuk mempererat silaturahmi antar majelis taklim sekaligus audisi nasyid tingkat kecamatan. Peliput: Jakfar N

  • 14 Desa di Panyabungan Timur Ikuti Karnaval Budaya

    14 Desa di Panyabungan Timur Ikuti Karnaval Budaya

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Tidak hanya tingkat Kabupaten, Karnaval Budaya memeriahkan HUT ke 78 RI di Mandailing Natal ( Madina ) ternyata juga diadakan di setiap Kecamatan yang ada. Di Kecamatan Panyabungan Timur usai melaksanakan Upacara Detik Detik Proklamasi hari ini Kamis 17/8/2023, Pemerintah Kecamatan mengadakan Karnaval Budaya. Karnaval itu berlangsung meriah yang diikuti […]

  • Riadoh Gantikan Suami di DPRD

    Riadoh Gantikan Suami di DPRD

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Hj Riadoh Rangkuti dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggantikan suaminya H Abdurrahman Mustafa Nasution yang meninggal dunia 3 Agustus lalu. Pelantikan anggota dewan dari Pergantian Antar Waktu (PAW) itu digelar di gedung DPRD Madina, Kamis (11/11). Abdurrahman Nasution saat duduk di lembaga legislatif menjabat sebagai Wakil Ketua […]

  • Kapolres Madina: Laporkan Penyebar Isu SMS Penculikan

    Kapolres Madina: Laporkan Penyebar Isu SMS Penculikan

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Isu penculikan anak yang marak menyebar via short massage service (sms), tampaknya membuat gerah pihak kepolisian. Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk menghimbau, agar masyarakat melaporkan pelaku penyebar sms isu penculikan tersebut. Demikian diungkapkan Kasat Reskrim, AKP SM Siregar SH kepada METRO, Kamis (2/12). Siregar menilai, bahwa isu adanya penculik anak merupakan ulah […]

  • Barisan Raja Menguat Wujudkan Konsep Patujoloon Mandailing

    Barisan Raja Menguat Wujudkan Konsep Patujoloon Mandailing

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Raja-raja di Mandailing semakin menguatkan barisan dalam mewujudkan gagasan Patujoloon Mandailing, suatu konsep “standar baru kemajuan daerah”. Patujoloon Mandailing ini dipandang sebagai kerangka universal untuk menjawab kondisi Mandailing Natal (Madina) yang saat ini sedang juga-jage, jumarampar, jumarorap, suatu keadaan yang terus-terusan menghadapi permasalahan besar dan sangat kompleks. Hal itu terungkap pada […]

expand_less