Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

PG dirikan posko banjir Ranto Baek

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


PANYABUNGAN – Jajaran DPD Partai Golkar (PG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) prihatin terhadap banjir yang melanda enam desa di Kecamatan Ranto Baek.

Menurut data akhir bencana, dan laporan tertulis Camat Kamal Khan, kejadian itu mengakibatkan 34 rumah penduduk hanyut, 47 rusak berat, 47 unit rusak ringan, dua jembatan gantung dan empat mesjid rusak ringan.

“Atas nama keluarga besar PG Madina, kami prihatin atas musibah bencana yang melanda kawasan Pantai Barat Madina. Untuk meringankan beban penderitaan korban diberikan bantuan beras, air mineral, telur, dan mi instan,” ujar Syariful Lubis, tadi pagi.

Syariful yang akrab disapa Sarling, menyatakan rasa percayanya pada Pemkab Madina dapat mengatasi maupun menangani korban banjir tersebut.

”Kita berharap masyarakat yang tertimpa musibah di Desa Simpang Talap, Muara Bangko, Manisak, Torus, Hutaraja dan Padangsilojongan tabah menghadapi musibah dan setiap saat bisa bangkit kembali dan semakin kuat setelah dilanda bencana,” katanya.

Syariful menjelaskan, selain memberikan bantuan kepada korban banjir, PG Madina bersama pengurus Kecamatan Ranto Baek, Lingga Bayu dan Batang Natal juga membuka tiga unit posko tanggap darurat sebagai wujud keprihatinan.

“Kami juga membuka posko di lokasi banjir untuk lebih mengetahui kebutuhan apa saja yang diinginkan masyarakat, sebab hingga kini DPD Partai Golkar Madina masih melakukan penggalangan dana bantuan untuk diserahkan kepada korban banjir,” ungkapnya.

Hal ini lanjutnya, merupakan instruksi langsung dari Ketua DPD II PG Madina, As Imran Khaitami Daulay, agar tetap tanggap atas bencana di seluruh wilayah Madina dan turut berbagi dengan masyarakat.

“Ini merupakan tindakan nyata program PG, yakni selalu berbagi dengan masyarakat dan tanggap dengan derita rakyat, karena suara Golkar itu merupakan suara rakyat,” tambahnya.

Pengamatan, kondisi kesehatan dan pangan masyarakat korban sampai saat ini masih stabil. Hanya saja mereka mulai kesulitan air bersih karena semua sumur yang ada airnya masih keruh, sehingga tidak bisa dimanfaatkan.

Untuk sementara, air bersih khusus keperluan makan dan minum didatangkan dari luar desa yang ditampung menggunakan drum dan bak air.

Sementara, untuk perbaikan pemukiman penduduk masih dalam tahap pembahasan unsur Muspida Madina, karena membutuhkan bahan kayu maupun papan yang tidak sedikit.

Plt Kadis PU dan Pertamben Madina, Nasrin Lubis, mengatakan saat ini sedang melakukan penghitungan dan pengukuran di lokasi banjir. Sehingga kerugian dan program penanggulangan bencana nantinya bisa dirumuskan serta disepakati dalam rapat dilaksanakan muspida bersama aparat terkait.
Sumber : Waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Online akan tindak Kajati Sumut

    Waspada Online akan tindak Kajati Sumut

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    MEDAN – Penanganan kasus korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa Tapanuli Selatan (TPAPD Tapsel), yang menjadikan Walikota Medan, Rahudman Harahap sebagai tersangka, mengundang keraguan publik. Meski Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menetapkan Rahudman sebagai tersangka, penuntasan kasus ini terkesan sengaja dibiarkan. Ketidakjelasan dan lambannya proses ini karena pihak Kejati Sumut disebut-sebut telah menerima […]

  • Suami Yang Tak Dirindukan

    Suami Yang Tak Dirindukan

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dayanur Ibu rumah tangga, tinggal di Natal Suami merupakan kepala rumah tangga yang memiliki hak dan tanggung jawab besar terhadap istri dan anak-anaknya. Selain itu suami juga pemimpin (qowwam) terhadap istrinya. Suami memiliki kewajiban terhadap keluarganya dalam memberikan nafkah lahir batin. Namun, sayang seribu sayang banyak para suami hari ini melupakan tanggung jawabnya. Bahkan tidak […]

  • Inilah anggota DPR yang "jalan-jalan" ke Eropa

    Inilah anggota DPR yang "jalan-jalan" ke Eropa

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (MO)- Angoota DPR RI tampaknya tidak mengindahkan reaksi masyarakat yang menyoroti seringnya melakukan kunjungan ke luar negeri. Kali ini 22 anggota DPR RI yang berada di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, tengah berada di Denmark dan Turki untuk membahas lambang Palang Merah (Red Cross) dan Bulan Sabit Merah yang digunakan di Indonesia. Ketua Baleg […]

  • Bila Suami Saya Termasuk Korban Mohon Ditemukan Untuk Dilakukan Fardu Kifayah

    Bila Suami Saya Termasuk Korban Mohon Ditemukan Untuk Dilakukan Fardu Kifayah

    • calendar_month Jumat, 8 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Yusnidar (25), warga Banjar Sibaguri, Panyabungan mengakui tidak ada firasat buruk padanya yang akan menimpa suaminya Sulhannan (Adnan) salah seorang penambang yang diduga ikut tertimbun di peristiwa runtuhnya lobang tambang emas Huta Bargot. “Saya tidak ada firasat tentang kejadian ini. Sejak kami menikah, suami saya mengambil batu emas di daerah Huta […]

  • Sejumlah Negara ASEAN Legalkan LGBT, Indonesia Jangan Ikut-ikutan!

    Sejumlah Negara ASEAN Legalkan LGBT, Indonesia Jangan Ikut-ikutan!

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padangsidimpuan Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) merupakan penyakit yang lebih parah daripada hewan. Pasalnya, hewan saja tak ingin mendekati sesama jenis, untuk melampiaskan nafsunya, namun mengapa manusia mau? Sungguh, maksiat yang lebih parah daripada hewan yang tak berakal. Manusia diberikan akal oleh Allah agar dapat membedakan yang batil […]

  • Tarif Kereta Api Medan-Tanjungbalai Naik Rp10 Ribu

    Tarif Kereta Api Medan-Tanjungbalai Naik Rp10 Ribu

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan, – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara memastikan bakal menaikkan tarif kereta api kelas ekonomi terhitung 1 April menyusul terjadinya fluktuasi harga bahan bakar minyak, nilai tukar rupiah dan termasuk biaya operasional. “Rencana kenaikan tarif kereta api itu sudah diumumkan dan disosialisasikan sejak awal Maret. Jadi tidak ada alasan menunda […]

expand_less