Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Inilah anggota DPR yang "jalan-jalan" ke Eropa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 6 Sep 2012
  • print Cetak

JAKARTA (MO)- Angoota DPR RI tampaknya tidak mengindahkan reaksi masyarakat yang menyoroti seringnya melakukan kunjungan ke luar negeri. Kali ini 22 anggota DPR RI yang berada di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, tengah berada di Denmark dan Turki untuk membahas lambang Palang Merah (Red Cross) dan Bulan Sabit Merah yang digunakan di Indonesia.

Ketua Baleg DPR RI Ignatius Mulyono mengatakan bahwa kunjungan langsung ke negara asal organisasi kemanusiaan tersebut cukup penting, karena sebelumnya Indonesia sudah menandatangani perjanjian internasional soal Palang Merah.
join_facebookjoin_twitter

Sampai saat ini, tambah Igantius, Indonesia tidak punya prosedur untuk operasionalisasi lambang Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. “Mungkin kalau yang tidak tahu, ini tidak penting. Tapi sebetulnya perlu memahami bahwa Indonesia sudah menandatangani perjanjian soal Palang Merah, dan sekarang di Indonesia ada Bulan Sabit Merah,” papar Ignatius, hari ini.

Ignatius menjelaskan, setelah kejadian Tsunami Aceh pada 2004 lalu dibentuk Bulan Sabit Merah, dan kemudian berkembang sampai saat ini. Bulan Sabit Merah kemudian meminta lambangnya dimasukkan juga, tidak hanya lambang PMI saja.

“Nah itu jadi masalah, sekarang kita perlu penerapannya seperti apa. Indonesia sudah menandatangni Palang Merah Internasional, dan sekarang ada Bulan Sabit Merah, kita proyeksikan ke lapangan (Denmark dan Turki), apa boleh Bulan Sabit Merah pakai lambang Palang Merah,” jelasnya.

Badan Legislasi (Baleg) DPR melakukan studi banding ke Denmark dan Turki. Mereka berniat mengganti lambang Palang Merah Indonesia. Berdasarkan data yang diperoleh dari Sekretariat Badan Legislatif DPR ada 22 orang yang melakukan studi banding tersebut. Studi banding dilakukan mulai 3-7 September 2012.

Berikut daftar anggota Baleg tersebut:

Denmark
1. Dimyati (PPP)
2. Ignatius Mulyono (Demokrat)
3. Zulmiar Yanri (Demokrat)
4. Ade Surapriatna (Golkar)
5. Irvansyah (PDIP)
6. Hoing Sanny (PDIP)
7. Bochori Yusuf (PKS)
8. Mardani Ali Sera (PKS)
9. Jamaluddin Jafar (PAN)
10. M Unais Ali Hisam (PKB)
11. Djamal Aziz (Hanura)

Turki
1. Sunardi Ayub (Hanura)
2. Anna Mu’awanah (PKB)
3. Hari Wicaksono (Demokrat)
4. Khotibul (Demokrat)
5. Didi Irawadi (Demokrat)
6. Nurliah Marlia Mukhtar (Golkar)
7. Tety Kadi Bawono (Golkar)
8. Eddy Mihati (PDIP)
9. Aus Hidayat Nur (PKS)
10. Rusli Ridwan (PAN)
11. Zainut Tauhid (PPP)
((was/mediaindonesia/republika)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerai Lewat SMS, Sahkah?

    Cerai Lewat SMS, Sahkah?

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sendi-sendi rumah tangga mulai rapuh. Kata cerai begitu mudah keluar dari pasangan suami-isteri. Pemicunya bisa mulai dari hal yang sepele hingga serius. Eskalasi perceraian akhir-akhir ini meningkat. Tak sedikit proses perceraian itu dilakukan secara instan. Apalagi dengan kehadiran teknologi telekomunikasi, seperti email, SMS lewat ponsel, ataupun pesan melalui Blackberry, dan lainnya. Fenomena ini tak hanya […]

  • Polisi Belum Temukan Penculik Anak di Jakarta

    Polisi Belum Temukan Penculik Anak di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Anggota Polres Jakarta Timur belum berhasil menemukan Firsansah Erza Gibari. Balita berusia 1 tahun 6 bulan ini diduga diculik dari rumahnya di Kelurahan Baru, RT 4 / RW 1, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. “Kami masih terus melakukan pencarian dan menyebarkan foto serta ciri-ciri korban di terminal, stasiun, dan kantor polisi,” kata Kepala […]

  • Kaum Emak Emak Pengajian Bantah Asumsi Perempuan Harus Pilih Perempuan dalam Pilkada Madina

    Kaum Emak Emak Pengajian Bantah Asumsi Perempuan Harus Pilih Perempuan dalam Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): menurut Diah Nasution, asumsi dan keyakinan perempuan harus pilih perempuan dengan dalih Emansipasi wanita dalam Pilkada Madina yang selama ini digaungkan akan segera terbantahkan. Hal ini dikatakannya usai pelaksanaan pengajian Majelis Ta’lim Miftahul Jannah Desa Aek Nangali Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Jum’at 1/10/2024 yang dihadiri calon Bupati […]

  • Doa Untuk Muslim Thailand Selatan (2-selesai)

    Doa Untuk Muslim Thailand Selatan (2-selesai)

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEJUANG PATTANI YANG TERLUPAKAN (Catatan: Lesus, wartawan Alhikmah, tim Jurnalis Islam Bersatu (JITU) dalam Road4Peace. Senin, 18 November 2013, Bumi Patani) Kemuning senja menemani perjalanan kami, tim Jurnalis Islam Bersatu (JITU) kembali ke Malaysia. Mentari berjalan perlahan ke balik bukit-bukit hijau sepanjang jalan yang mengular entah dimana ujungnya. Pattani, Narathiwa, Yala di Negeri Patani (kini […]

  • UN di Madina Lulus 100 Persen

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh pelajar SMA, SMK dan MA yang mengikuti Ujian Nasional (UN) di Mandailing Natal (Madina) dinyatakan lulus seratus persen. Jumlah pelajar yang mengikuti UN adalah, SM 2.116 pelajar, SMK 2015 pelajar, MAN sebanyak 2428 pelajar. Seluruhnya tidak ada yang gagal. Hanya saja, terdapat juga pelajar yang tidak turut mengikuti UN, yakni […]

  • Tugu Perjuangan Beralih Fungsi

    Tugu Perjuangan Beralih Fungsi

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Beberapa bulan menjelang Pemilihan Umum 2014, berbagai upaya akan dilakukan untuk mensosialisasikan Partai Politik terhadap masyarakat. Seperti Tugu Perjuangan yang beralih fungsi menjadi tempat pemasangan tiang bendera Parpol, padahal salah satu ikon kota yang dapat menambah keindahan Kota Psp ialah Tugu Perjuangan. “Heran, kata pertama yang cocok dikatakan ketika melihat Tugu Perjuangan yang […]

expand_less