Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Kapoldasu: Penyidik tangani korupsi harus seperti KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2010
  • print Cetak


MEDAN – Penanganan kasus-kasus korupsi idealnya seperti dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimulai dengan penelitian, penyelidikan, penyidikan, kemudian penuntutan.

Kapolda Sumut Irjen Oegroseno mengatakan itu tadi malam, terkait penanganan kasus-kasus korupsi oleh penyidik Satuan III/Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumut selama 2010 yang terkesan jalan di tempat.

Karena itu, Kapolda meminta penyidik Tipikor dalam menanggani kasus korupsi meniru konsep KPK. “Kalau saya maunya seperti dilakukan KPK,” ujar Oegroseno.

Dia menjelaskan, sebelum melakukan penyidikan harus dilakukan penyelidikan dan penelitian. Kemudian, diperdalam oleh penyidik. “Jiika penyidikan sudah cukup kuat, jangan mundur lagi,” tandasnya.

Kapolda mengakui penanganan kasus korupsi selama 2010 menurun dibanding tahun sebelumnya. Tetapi, lanjutnya, itu disebabkan penyidik kepolisian tidak bisa mengambilalih kasus yang sudah ditangani kejaksaan.

Soal banyaknya berkas acara pemeriksaan tersangka korupsi yang “bolak-balik” kejaksaan-polisi, Kapolda mengatakan hanya masalah koordinasi. “Saya rasa persoalan itu karena kurang koordinasi saja,” ujarnya.

Mengenai kepastian hukum terhadap tersangka yang telah memakan waktu hingga bertahun-tahun, Kapolda mengakui adanya keraguan penyidik. “Saya tekankan, kalau tidak cukup bukti, tidak usah takut, tidak usah ragu-ragu hentikan saja. Tapi kalau terbukti teruskan,” tegasnya.

Terjadinya keraguan itu karena penyidik menilai penanganan kasus korupsi harus dimajukan hingga pengadilan. Namun hal itu tidak didukung dengan bukti cukup.
(dat03/wol/waspada)
Sumber : waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Resfon Positif Pembahasan Pemekaran Pantai Barat Mandailing

    DPRD Madina Resfon Positif Pembahasan Pemekaran Pantai Barat Mandailing

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Terkait mulai bergulirnya pembahasan pendirian Kabupaten Pantai Barat Mandailing, pihak DPRD Mandailing Natal (Madina) menyatakan akan menguatkannya. Ketua DPRD Madina, AS Imran Khaitami Daulay SH di Pantai Barat, Rabu (16/10/2013) mengatakan, pada prinsifnya DPRD Madina menguatkan pemekaran daerah otonom baru yaitu pemekaran kabupaten Pantai Barat Mandailing. Kedatangan Imran di Pantai Barat […]

  • Barisan Raja Menguat Wujudkan Konsep Patujoloon Mandailing

    Barisan Raja Menguat Wujudkan Konsep Patujoloon Mandailing

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Raja-raja di Mandailing semakin menguatkan barisan dalam mewujudkan gagasan Patujoloon Mandailing, suatu konsep “standar baru kemajuan daerah”. Patujoloon Mandailing ini dipandang sebagai kerangka universal untuk menjawab kondisi Mandailing Natal (Madina) yang saat ini sedang juga-jage, jumarampar, jumarorap, suatu keadaan yang terus-terusan menghadapi permasalahan besar dan sangat kompleks. Hal itu terungkap pada […]

  • Free Sex Mulai Dilarang, Barat Kian Meradang 

    Free Sex Mulai Dilarang, Barat Kian Meradang 

    • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam     Sah! RKUHP telah disahkan menjadi Undang-undang. Kendati demikian, RKHUP tersebut mendapatkan banyak penentangan dari berbagai kalangan. Pasalnya, RKUHP yang disahkan mengandung banyak masalah dan tidak sesuai dengan realitas cara pandang yang dimiliki oleh masyarakat di negeri ini. Tidak terkecuali tentang pasal-pasal yang berkaitan dengan […]

  • RSU Panyabungan Kembali Disoroti

    RSU Panyabungan Kembali Disoroti

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Tujuh Fraksi DPRD Kabupaten Mandailing Natal menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang RAPBD Madina Tahun Anggaran 2011 di Gedung DPRD Perkantoran Payaloting, Senin (20/12/2010). Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD As Imran Khaitami Daulay. Pandangan Fraksi Perjuangan Reformasi yang dibacakan Binsar Nasution menyampaikan beberapa usulan pembangunan yang perlu perhatian Pemkab Madina antara […]

  • Ini Dia Kronologis LKPJ Bupati Madina Yang Gagal Dibahas

    Ini Dia Kronologis LKPJ Bupati Madina Yang Gagal Dibahas

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LKPJ Bupati Mandailing Natal TA 2015 dan LKPJ akhir masa jabatan bupati akhirnya sudah gagal dibahas. Mengapa dua Laporan Keterangan Pertanggungjawaban bupati bernasib begitu? Ini kronologisnya. Berdasar surat Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Lely Artati kepada gubernur Sumatera Utara nomor 170/185/DPRD/2016  tertanggal 12 Juli 2016 yang melaporakan kegagalan LKPJ tahun anggaran […]

  • RUU HKPD Jembatan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Lebih Baik

    RUU HKPD Jembatan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Lebih Baik

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Rancangan Undang-Undang tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (RUU HKPD) diharapkan bisa menjadi jembatan pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution di sela-sela kunjungan kerja Komisi XI DPR RI ke Sumatera Utara di Medan, Senin (15/11). “RUU ini kita […]

expand_less