Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kepala Desa Harus Transparan Kelola Dana Desa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Agt 2016
  • print Cetak
Iskandar Hasibuna

Iskandar Hasibuna

PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Para kepala desa di Mandailing Natal harus transparan mengelola Dana Desa agar tidak terjebak dalam masalah hukum.

“Karena jika penggunaanya disalahgunakan akan menimbulkan proses hukum yang bisa menjerumuskan kades ke penjara,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan kepada Mandailing Online di Panyabungan, Rabu (24/8/2016).

Dia juga mengingatkan para kepala desa jangan mau ditakut-takuti oleh oknum-oknum yang ingin menggerogoti Dana Desa.

“Selalulah membuat papan pengumuman setiap anggaran yang dipergunakan,” katanya.

Dikatakannya, berdasar laporan beberapa kepala desa ke PDI Perjuangan Madina, bahwa sejak keluarnya Dana Desa Tahun 2016 di beberapa desa, telah banyak oknum-oknum tertentu dengan berbagai macam dalih untuk mempertanyakan penggunaan Dana Desa, tentu langkah oknum-oknum itu mengakibatkan kepala desa kewalahan.

“Bagaimana kades dan aparatnya memberikan penjelasan tentang penggunaan Dana Desa, kerjanya saja baru dimulai, tentu ada proses pekerjaannya, jika memang ada yang menjadi pengawas kita ucapkan terima kasih, tapi jangan kades yang dicari, tetapi awasi detik demi detik pekerja yang melaksanakan proyek yang diusulkan sesuai RAB (Rancangan Anggaran Biaya) yang diusulkan,” ujar Iskandar.

Dia juga meminta DPRD Madina ikut turun langsung melakukan pengawasan. Bukan mengawasi dari kantor DPRD, tapi langsung ke lapangan setiap waktunya jika DPRD ingin penggunaan Dan Desa bagus.

Kepala desa atau siapa saja yang mengelola Dana Desa harus transparan dengan cara memampangkan pengumuman, atau bila perlu diumumkan di mesjid pada setiap Jum’at agar seluruh masyarakat ikut mengawasi.

Pola transparan ini akan meminimalisir oknum-oknum mengaku pengawas yang gentayangan dari desa ke desa mencari-cari kesalahan kepala desa dengan tujuan meraup uang.

“Memberikan uang kepada oknum-okunum mengaku pengawas akan merugikan kepala desa. Apakah kades mau uangnya dinikmati orang lain, tetapi pertanggungjawabannya kades? Kalau kades mau seperti itu, maka siap siapalah masuk penjara. Agar tak masuk penjara siapkan administrasi dengan baik dan buat papan informasi dan lengkap dengan proyek yang disulkan sesuai hasil musyawarah desa,” ujar Iskandar.

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Tetapkan Perolehan Suara Pilkada Madina Tahun 2015

    KPU Tetapkan Perolehan Suara Pilkada Madina Tahun 2015

    • calendar_month Jumat, 18 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi menetapkan perolehan suara pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Penetapan ini berdasarkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madina Tahun 2015 Tingkat Kabupaten Mandailing Natal di Aula KPU Mandailing Natal, Kamis (17/12). […]

  • Asisten I Akui Pemkab Madina Salah Terbitkan Izin

    Asisten I Akui Pemkab Madina Salah Terbitkan Izin

    • calendar_month Jumat, 28 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan,(MO)- Sidang lanjutan kasus pemalsuan dokumen yang mengakibatkan kerugian terhadap PT Madina Agro Lestari (MAL), Pemkab Mandailing Natal dan notaris secara umum dengan terdakwa Ignasius Sago kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (27/09/2012). Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Erwin Mangatas Malau, menghadirkan saksi Asisten I Pemerintah Kabupaten Madina M Sahnan Pasaribu serta […]

  • Wakil Bupati Tinjau Vaksinasi di 2 Puskesmas

    Wakil Bupati Tinjau Vaksinasi di 2 Puskesmas

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus melakukan upaya-upaya untuk mencapai target vaksinasi 50 persen. Tak hanya meluncurkan beberapa program, baik Bupati Madina H. M. Ja’far Sukhairi Nasution maupun Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution turut serta ke lapangan untuk meninjau vaksinasi. Seperti pada Sabtu (6/11) Wakil Bupati Atika didampingi Asisten 1 […]

  • Bersaing dengan 22 Negara, MAN 1 Madina Raih Perak dan Perunggu di IID 2021

    Bersaing dengan 22 Negara, MAN 1 Madina Raih Perak dan Perunggu di IID 2021

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DENPASAR (Mandailing Online) – Madrasah Aliah Negeri 1 Madina mampu bersaing dengan 22 negara dalam Indonesia Inventors Day (IID) 2021. IID 2021 berlangsung di Denpasar, Bali, tanggal 26-29 November 2021, diikuti  23 negara. Tim Riset MAN 1 Mandailing Natal (Madina) berhasil meraih Perak dan Perunggu. IID adalah ajang tingkat internasional bagi para penemu lokal dan […]

  • Pabrik Aspal Terbakar, Satu Tewas, Satu Rawat Inap

    Pabrik Aspal Terbakar, Satu Tewas, Satu Rawat Inap

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu orang tewas dan satu luka bakar dalam peristiwa kebakaran pabrik aspal berlokasi di pingiran Aek Pohon, Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Senin malam (8/7/2013) sekira pukul 20.00 Wib. Diduga kebakaran terjadi sewaktu pekerja sedang melakukan pengisian bahan bakar pada salah satu mesin diesel. Korban tewas bernama Amin (27), sementara […]

  • Seputar 2 Ditikam 1 Tertembak saat Kibotan

    Seputar 2 Ditikam 1 Tertembak saat Kibotan

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sepakat Damai Aksi solidaritas warga Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, patut ditiru. Betapa tidak, sekitar 350 keluarga di sana rela merogoh kocek untuk membayar biaya rumah sakit korban penikaman dan penembakan saat kibotan, beberapa malam lalu. Di sisi lain, warga di dua desa tersebut belum mencapai kata sepakat untuk perdamaian. Menurut Tokoh Pemuda Desa […]

expand_less