Kamis, 30 Apr 2026
light_mode

Banyak korupsi di Pemkab Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Sep 2010
  • print Cetak


Banyak kasus dugaan korupsi ditubuh Kabupaten Madina ditemukan Badan Pemeriksaan Keuangan RI. Kasus ini, seharusnya ditindaklanjuti oleh para anggota DPRD Madina, seperti halnya dugaan korupsi proyek pembangunan.

Seorang aktivis LSM Putra Bangsa Madina, Abdul Waris Ray kepada Waspada Online, tadi sore mengungkapkan, ” Temuan dugaan korupsi di Pemkab Madina oleh BPK RI, pada anggaran 2009 telah ada ditangan para anggota DPRD dan ini harus ditindaklanjuti, termasuk seluruh temuan BPK pada 5 tahun terakhir ini.

Bila memang tidak ada yang selesai dalam penanganan setiap temuan BPK tersebut, DPRD harus merekomendasikan ke aparat hukum agar diproses secara hukum” tegas Waris.

Akan tetapi kata Waris, melihat kinerja dari DPRD Madina sekarang sangat pesimis untuk melakukan pembahasan LKPJ bupati Madina anggran 2009 dan LPJ bupati masa akhir jabatan, sejak dilantik sampai sekarang.

”Kemarin baru kita saksikan DPRD Madina melakukan pembahasan KUA PPAS Madina anggaran 2011, hanya dibahas dalam waktu 2 hari saja padahal anggaran yang dibahas oleh DPRD Madina tersebut Rp500 milyar,”kata Waris.

Sementara itu salah seorang anggota DPRD Madina, Iskandar Hasibuan, anggota Fraksi Perjuangan Reformasi sangat mendukung, agar seluruh elemen masyarakat yang ada di Madina melakukan pengawasan DPRD Madina dalam pembahasan LKPJ bupati Madina anggaran 2009 dan LPJ Bupati Madina priode 2005 – 2010.

”Saya meminta para anggota DPRD Madina dalam pembahasan LKPJ bupati, anggaran 2009 dan masa jabatan jangan lebih mengedepankan kepentingan pribadi sehingga lembaga DPRD ini menjadi korban,” tegas Iskandar.

Dan ia Menegaskan bahwa temuan BPK RI pada tahun anggaran 2009, serta lima tahun yang lalu harus benar – benar dipelajari oleh Badan Anggaran DPRD Madina jangan karena kelengahan dari Badan anggota DPRD Madina sehingga 40 anggota dewan jadi korban.

“Temuan BPK harus ditindaklanjuti terutama kalau memang ada indikasi KKN harus diproses secara hukum dan tindaklanjuti oleh aparat hukum. Jangan hanya para pegawai – pegawai golongan rendah menerima akibat temuan BPK tersebut. Contoh kita lihat seperti yang terjadi pada Dinas Cipta Karya, 2 orang PNS golongan rendah jadi korban sementara kepala Dinasnya berkeliaran,” beber Iskandar.
sumber : Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Panas Bumi di Desa Hutabaringin Jae

    Sosialisasi Panas Bumi di Desa Hutabaringin Jae

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Apabila kegiatan pengeboran proyek panas bumi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, PT. SMGP akan bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku. Dan PT.SMGP juga tetap mematuhi serta berkomitmen tinggi menjalankan semua peraturan yang diterapkan pemerintah. Demikian dikatakan Janes Simanjuntak pada acara sosialisasi proyek eksplorasi panas bumi dan aktifitas perbaikan […]

  • Tujuh Orang Tewas Ratusan Hilang Akibat Gempa

    Tujuh Orang Tewas Ratusan Hilang Akibat Gempa

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang: Tujuh orang meninggal dunia dan seratusan lainnya dikhawatirkan hilang akibat gelombang pasang di Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, yang terjadi setelah gempa 7,2 skala richter mengguncang daerah itu, Senin (25/10) malam. Tujuh yang tewas tersapu gelombang itu adalah warga Desa Muntai yang ketika gelombang datang mereka tengah memancing di pinggir Pantai Pagai […]

  • Kisah Bocah Amerika Masuk Islam

    Kisah Bocah Amerika Masuk Islam

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rasulullah saw bersabda: ”Setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, atau Nasrani, atau Majusi.” (HR. Bukhari) Kisah bocah Amerika ini tidak lain adalah sebuah bukti yang membenarkan hadits tersebut di atas. Alexander Pertz dilahirkan dari kedua orang tua Nasrani pada tahun 1990 M. Sejak awal ibunya telah memutuskan […]

  • Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Tengah Maraknya Tren Tawuran Remaja

    Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Tengah Maraknya Tren Tawuran Remaja

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muttaqin Kholis Ali Guru Informatika SMA Negeri 1 Tambangan, Mandailing Natal PENDAHULUAN “Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan itu Anda dapat mengubah dunia,” demikian ungkapan Nelson Mandela yang masih relevan hingga saat ini. Namun, ironi terjadi ketika senjata ini justru digunakan untuk melukai sesama. Fenomena tawuran pelajar yang kembali marak belakangan […]

  • Viral, Foto Remaja Berpelukan di Puncak Muhasabah?

    Viral, Foto Remaja Berpelukan di Puncak Muhasabah?

    • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu foto menunjukkan sepasang manusia berpelukan viral di facebook. Lokasi dalam foto itu disebut-sebut di puncak Muhasabah. Belum diperoleh kebenaran apakah lokasi di dalam foto ini berada di puncak Bukit Muhasabah atau tidak. Sejauh ini belum ada pihak yang memastikannya. Juga tidak ada penyebutan apakah puncak Muhasabah yang dimaksud itu puncak […]

  • DPRD Madina Temukan Banyak Kejanggalan Tender di Dinas PU

    DPRD Madina Temukan Banyak Kejanggalan Tender di Dinas PU

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) banyak menemukan kejanggalan pada pelaksanaan proses tender LPSE (Layanan Pengadaan Cara Elektronik) di Dinas Pekerjaan Umum Madina. “Tidak masuk logika bila ada satu perusahaan bisa memenangkan paket proyek 18 milyar lebih padahal kelas perusahaan yang ikut dalam proses tender itu sama kualifikasinya ataupun kelasnya dengan yang lain,” […]

expand_less