Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

DPRD Madina Temukan Banyak Kejanggalan Tender di Dinas PU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
  • print Cetak


PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– DPRD Mandailing Natal (Madina) banyak menemukan kejanggalan pada pelaksanaan proses tender LPSE (Layanan Pengadaan Cara Elektronik) di Dinas Pekerjaan Umum Madina.

“Tidak masuk logika bila ada satu perusahaan bisa memenangkan paket proyek 18 milyar lebih padahal kelas perusahaan yang ikut dalam proses tender itu sama kualifikasinya ataupun kelasnya dengan yang lain,” ungkap Wakil Ketua DPRD Madina, Fahrizal Efendi Nasution SH, Rabu (16/10/2013).

Itu dikatakannya usai memimpin Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Dinas PU, Pengelola LPSE Madina, Sekda Madina di gedung DPRD Madina.

Fahrizal mengatakan tata cara kerja yang dilaksanakan oleh ULP (Unit Layanan Pengadaan) sangat dicurigai ada permainan serta tidak profesional.

Tentang Jaminan Pekerjaan ungkap Fahrizal, ULP telah menggugurkan sebanyak 40 perusahaan pada 20 paket program pekerjaan dengan alasan bahwa perusahaan-perusahaan itu tidak menyerahkan hasil pemindaian jaminan pelaksanaan.

Fahrizal juga mendapatkan indikasi kuat bahwa perusahaan-perusahaan pemenang tender banyak yang tidak memiliki PPN sesuai dengan atauran yang berlaku.

“Ada beberapa perusahaan yang dimenangkan sudah dicabut PKP-nya,” tegas Fahrizal.

Pencabutan PKP itu terkait upaya pemerintah bersama Kantor Pelayanan Pajak di Padangsidimpuan saat ini yang giat melakukan penertiban perusahaan-perusahaan yang tidak memiliki PPN.

“Berdasar keterangan pihak LPSE yakni saudara Jufri juga banyak kejanggalan-kejanggalan yang tidak sesuai dengan pelaksanaan proses tender,” imbuhnya.

“Yang mengherankan kita, kenapa rusaknya server hanya pada Dinas PU saja, sedangkan instansi lainnya tidak, padahal saya pikir semuanya sama saja tentang tata cara kerjanya,” kata Fahrizal.

Oleh karenanya, lanjut Fahrizal, bukan tidak mungkin nantinya DPRD Madina akan merekomendasikan agar tender yang dilaksanakan oleh LPSE khusus untuk Dinas PU akan diulang ataupun dibatalkan.

“Saat ini kita akan mengambil kesimpulan menunggu ada jawaban tertulis dari pihak LPSE terkait beberapa pertanyaan anggota DPRD yang tidak bisa dijawab, usai ini nanti kita akan membuat kesimpulan berupa rekomendasi, jadi kita berharap agar wakil bupati untuk segera membatalkan tender pada Dinas PU Madina,” kata Fahrizal.

Bahkan, menurutnya, DPRD juga akan merekomendasi kepada arapat penegak hukum agar segera melakukan penyelidikan.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saipullah Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Terbaik

    Saipullah Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Terbaik

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengajak masyarakat untuk memilih calon bupati dan wakil bupati yang terbaik di antara yang baik. Menurut dia, dibutuhkan putra-putri terbaik yang sudah berpengalaman di pemerintahan untuk memimpin Kabupaten Madina lima tahun kedepan. Dia juga meminta warga menyukseskan Pilkada Madina 2024 dengan memberikan hak suaranya dan […]

  • Meski Kemarau, Pasokan Tirta Madina Masih Aman

    Meski Kemarau, Pasokan Tirta Madina Masih Aman

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Di tengah kemarau berkepanjangan pihak Tirta Madina mengaku masih mampu menyuplai air bersih dengan normal kepada para pelanggan. Itu dikatakan Bagian Umum PDAM Tirta Madina, Sahril Lubis menjawab wartawan, Kamis (20/2/2014). Dia menyebutkan bahwa hingga saat ini tidak ada gangguan tentang debit maupun pasokan. “Biasanya kalau musin kemarau seperti ini yang […]

  • Polres Madina Didesak Bekerja Profesional

    Polres Madina Didesak Bekerja Profesional

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina) didesak bekerja secara profesional manangani kasus Jeffry Barata Lubis, wartawan Harian Andalas yang dianiaya puluhan Orang Tak Dikenal (OTK) di halaman penjara Sipapaga, Panyabungan 25 Maret 2014 lalu. Pasalnya, pihak Kejaksaan Negeri Panyabungan akan mengembalikan Berkas Acara Perkara (BAP) karena dianggap belum lengkap alias P19. “Merasa janggal […]

  • Malaria Serang Tabuyung, Seorang Warga Meninggal

    Malaria Serang Tabuyung, Seorang Warga Meninggal

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terserang penyakit malaria dan telah menewaskan salah seorang warga. Denip (35) salah seorang warga Tabuyung yang terserang Malaria hingga dirawat di RS Permata Madina, Panyabungan, Selasa (26/04/2011) mengungkapkan, sejumlah warga khususnya pekerja di salah satu perusahaan di Tabuyung diduga terjangkit malaria dalam […]

  • Anwar Nasution Dukung Upaya Hak Paten Kopi Mandailing

    Anwar Nasution Dukung Upaya Hak Paten Kopi Mandailing

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Prof DR Anwar Nasution menyatakan mendukung penuh terhadap rencana Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengajukan hak paten Kopi Mandailing. Itu dicetuskan mantan kepala BPK RI ini dihadapan tim Dewan Riset Daerah Madina yang dipimpin Syahrir Nasution saat melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh Mandailing Natal di Jakarta, beberapa hari lalu. “Kita khusus bertemu […]

  • Wabup: Jangan Ada Politik Belah Bambu

    Wabup: Jangan Ada Politik Belah Bambu

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati, Dahlan Hasan Nasution, Senin (19/8) di kantor Dinas PU Madina mengajak semua PNS dan honor di instansi itu agar bekerjasama yang baik dengan Arfan Harapan sebagai Kadis PU yang baru. “Saya minta kepada semua, jangan menganggap Arfan sebagai orang lain, jadikanlah dia sebagai keluarga, kemudian hilangkan faksi-faksi. Mari perbaiki […]

expand_less