Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Tiang Pancang Pembangunan RSUD Kembali Berlebih, Kadis PUPR: Saya Juga Bingung

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
  • print Cetak

Puluhan Tiang Pancang Tersusun Rapi di Depan Gedung RSUD Panyabungan di Panatapan, Parbangunan/Roy Adam.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiang pancang pembangunan gedung RSUD Panyabungan di Panatapan untuk tahun anggaran 2021 kembali berlebih. Ini merupakan kali kedua setelah pada tahun 2019 lalu juga terjadi hal serupa.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas PU-PR Mandailing Natal (Madina) Rully Andriadi mengaku bingung.

“Mengenai tiang pancang yang berlebih, saya juga bingung kenapa tiap tahun berulang,” katanya menjawab pertanyaan Pansus LKPJ saat tinjauan lapangan di Desa Parbangunan, Kamis (19/5).

Namun, jelas Rully, keberadaan tiang pancang yang berlebih bisa dimanfaatkan dalam pembangunan dinding penahan.

“Untuk dinding penahan nanti kita gunakan tiang pancang yang berlebih ini,” jelasnya.

Sementara itu Inspektur Marwan Bakti Siregar mengatakan, tiang pancang yang berlebih telah membebani keuangan daerah.

“Tiang pancang yang berlebih membebani keuangan daerah karena sudah dibeli, tapi tidak digunakan,” katanya.

Marwan juga mengingatkan agar pemerintah berhati-hati dalam mengalihfungsikan tiang pancang yang tidak terpakai itu.

“Alihfungsi tidak salah kalau bisa dimanfaatkan, tapi malau mengalihfungsikan biasanya tidak akan ada lagi DAK dan harus menggunakan APBD murni,” tegasnya.

Gedung RSUD Panyabungan di Panatapan Rencananya Akan Difungsikan Januari Tahun Depan/Roy Adam.

Keberadaan puluhan tiang pancang yang tak terpakai di sekitar lokasi pembangunan RSUD menjadi perhatian tersendiri bagi Pansus DPRD. Pemerintah tidak bisa memberikan jawaban tegas terkait status tiang pancang yang jumlahnya tidak sedikit itu.

“Tiang pancang yang berlebih dan berulang ini menunjukkan perencanaan yang tidak jeli,” kata Ketua Pansus Suhandi.

Suhandi menjelaskan, di tahun sebelumnya DRRD telah meminta pemerintah agar memasukkan kelebihan tiang pancang itu ke dalam aset sehingga bisa didayagunakan.

Senada dengan itu, Arsidin Batubara meminta pemerintah segera menjelaskan status tiang pancang tersebut sehingga bisa didiskusikan solusinya.

“Status tiang pancang ini harus segera dijelaskan pemerintah. Kalau memang milik rekanan biar kita tahu dan kalau milik Pemkab Madina biar bisa kita cari solusi sehingga bisa digunakan,” katanya.

Tinjauan lapangan ini merupakan bagian dari tahapan pembahasan LKPJ Bupati tahun 2021. Hasil pembahasan akan disampaikan pada rapat paripurna Senin (23/5) mendatang.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Pejabat Pelanggan Artis PSK? Ini Jawaban Kadivhumas Polri

    Ada Pejabat Pelanggan Artis PSK? Ini Jawaban Kadivhumas Polri

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kadivhumas Mabes Polri Irjen Anton Charliyan menyebut prostitusi sebagai fenomena gunung es. Yakni, kelihatannya sedikit namun sebenarnya begitu banyak dan tersebar dimana-mana. Dia menjelaskan, memang ada indikasi banyak sindikat prostitusi. "Semua itu sedang didalami," ujar jenderal bintang dua tersebut, kemarin. Apakah ada pejabat yang menjadi pelanggan PSK artis dan model tersebut, Anton menjelaskan, […]

  • Harumkan Nama Madina, Pesilat Silaturrahmi dengan Bupati

    Harumkan Nama Madina, Pesilat Silaturrahmi dengan Bupati

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution menerima silaturahmi peserta dan pelatih kejuaraan atlet silat di Kantor Bupati Mandailing Natal. Sukhairi menyampaikan apresiasi kepada sepuluh atlet silat, pelatih, dan manajer yang telah mengikuti kompetisi di tingkat Provinsi dan mengharumkan nama baik Kabupaten Madina. “Walaupun dana untuk keberangkatan ke tingkat Provsu […]

  • Calhaj Madina Masuk Kloter 11

    Calhaj Madina Masuk Kloter 11

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Mandailling Natal (Madina) yang berjumlah 491 orang, masuk ke dalam kelompok terbang (Kloter) 11 embarkasi Medan. Hal ini sesuai hasil Qur’ah atau penentuan waktu dan jadwal yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (18/9). Hal ini disampaikan Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh, Kantor Kemenag Kabupaten […]

  • Fraksi Gerindra DPRD Madina Salurkan Bantuan ke Daerah Terparah Banjir Madina

    Fraksi Gerindra DPRD Madina Salurkan Bantuan ke Daerah Terparah Banjir Madina

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batanggadis ( Mandailing Online ): Dengan menaiki perahu kecil jenis robin selama 4 jam, Fraksi Partai Gerakan Indoneaia Raya DPRD Mandailing Natal ( Madina ) menembus desa terparah dan terisolir akibat banjir yang melanda wilayah siulang aling di Kecamatan Muara Batanggadis. Banjir yang melanda wilayah Siulang aling ini terdiri dari 4 (Empat) Desa yaitu […]

  • Sukseskan Pilkada 2024, Dukcapil Madina Optimis Perekaman E-KTP bagi Pemula 

    Sukseskan Pilkada 2024, Dukcapil Madina Optimis Perekaman E-KTP bagi Pemula 

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Madina ngebut jaring pemilih pemula jelang Pilkada 2024. Ridwan Nasution Kadis Dukcapil Madina membeberkan Dukcapil terus jemput bola dengan menyediakan perekaman E KTP di Kecamatan. “kiranya para pemula dan yang belum memiliki KTP sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil […]

  • Madina Turun ke Level 3

    Madina Turun ke Level 3

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Status covid-19 di Mandailing Natal (Madina) telah berada di level 3. Turun dari level 4. Kepastian itu diperoleh dari Rapat Evaluasi PPKM Level 4 Covid-19 oleh Forkopimda Madina di aula Pemkab Madina, Senin (20/9/2021). Penurunan itu berdasar hasil tim evaluasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang akan menjadi referensi bagi Menteri Dalam […]

expand_less