Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Sosialisasi Panas Bumi di Desa Hutabaringin Jae

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2015
  • print Cetak

 

PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Apabila kegiatan pengeboran proyek panas bumi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, PT. SMGP akan bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku. Dan PT.SMGP juga tetap mematuhi serta berkomitmen tinggi menjalankan semua peraturan yang diterapkan pemerintah.

Demikian dikatakan Janes Simanjuntak pada acara sosialisasi proyek eksplorasi panas bumi dan aktifitas perbaikan jalan serta persiapan kegiatan pengeboran, di Desa Hutabaringin Jae, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina), Rabu (10/6).

Janes menyatakan itu menjawab pertanyaan dua warga peserta sosialisasi, Risdayani dan Habibah yang mempertanyakan dampak proyek panas bumi bagi pembangkit listrik.

Dikatakan Janes, terkait isu semburan dan sebaran H2S, kebisingan suara, sudah menjadi perhatian khusus dampak lingkungan yang tertuang dalam kajian UKL/UPL yang dilakukan oleh PT. SMGP (PT. Sorik Marapi Geothermal Power).

Untuk kegiatan pengeboran, PT. SMGP akan melakukan konservasi penggunaan air dalam rangka menjaga lingkungan dan hanya menggunakan air sesuai dengan izin SIPAP yang telah diperoleh dan membayar retribusi air sebanyak air yang digunakan.

Terkait keraguan masyarakat akibat issu lumpur Lapindo, janes menyatakan bahwa pengeboran panas bumi berbeda dengan pengeboran gas dan minyak. Sebab pengeboran panas bumi di kawasan gunung berapi memiliki formasi bebatuan yang sangat keras, berbeda dengan pengeboran gas dan minyak yang umumnya berada di dataran rendah dengan formasi batuan yang relatif lunak. Sehingga anggapan bahwa pengeboran panas bumi akan menimbulkan luapan lumpur merupakan kekhawatiran yang kurang berdasar.

Dan untuk mencegah adanya kecelakaan di lokasi pengeboran, PT. SMGP membuat pembatas atau selubung yang berperan memisahkan area kegiatan pengeboran dengan area milik warga.

Dikatakan, di beberapa kawasan yang sudah ada proyek geothermal-nya menunjukkan bahwa proyek geothermal dapat berdampingan dengan areal pertanian dan perkebunan. Berdasarkan kenyataan itu proyek geothermal tidak menggunduli dan merusak hutan sebagaimana yang dikhawatirkan sebahagaian masyarakat.

Terkait isu yang beredar bahwa pihak OTP akan memindahkan penduduk dari sekitar kawasan lokasi pengeboran, Janes menyatakan bahwa issu itu tidak benar dan hanya issu yang menyesatkan. Justru pihak perushaan akan menghijaukan kembali lokasi pengeboran tersebut.

Peliput : Holik Nasution

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD Madina Diatas 1 Triliun, Jalanan Masih Banyak Amburadul

    APBD Madina Diatas 1 Triliun, Jalanan Masih Banyak Amburadul

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Di tengah dana APBD Mandailing Natal yang sudah di atas angka 1 triliun rupiah, justru ruas-ruas jalan antar kecamatan masih banyak yang amburadul. Besaran dana APBD itu terkesan tak berbanding lurus dengan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Mandailing Natal. Padahal, jalan merupakan urat nadi aktifitas perekonomian rakyat serta sarana mobilitas […]

  • Penjualan Lebai Dan Buku Islami Meningkat

    Penjualan Lebai Dan Buku Islami Meningkat

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Beberapa hari memasuki Ramadhan, pedagang keliling lebai dan buku-buku Islam diserbu konsumen di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Rahmat Rahim dan Arif, keduanya pedagang keliling ketika berjualan di mesjid agung Nur Ala Nur, kemarin mengatakan usahanya selalu meningkat di bulan Ramadhan. “Jika di bulan puasa seperti sekarang ini, pada umumnya omset penjualan […]

  • Merasa Dirugikan, Tim Danger FC Tuding Ada Mafia Bola di Bupati Cup I

    Merasa Dirugikan, Tim Danger FC Tuding Ada Mafia Bola di Bupati Cup I

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Madina Cup I tahun 2023 yang diadakan di Lapangan Kompi Senapan B Mangga Dua dinilai penuh kontroversi. Pasalnya salah satu Tim peserta mengaku dirugikan. Hal tersebut diungkapkan Official Tim dan Manager Danger Fc Samsul Bahri kepada media saat melakukan konfrensi Pers di Markas Danger Fc di […]

  • SD Negeri 240 Bagai Kandang Ayam

    SD Negeri 240 Bagai Kandang Ayam

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Kondisi bangunan SD Negeri 240 Desa Bandar Panjang Tuo bagai kandang kambing. Warga meminta Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Jamila Harahap,SH jangan menutup mata. Jangan membiarkan murid belajar di gendung yang bagai kandang kambing. Dalam laporan yang disampaikan warga kepada Mandailing Online, Senin (27/5) hampir semua sisi gedung sekolah itu tak […]

  • Peran Penting Media dalam Mencerdaskan Umat

    Peran Penting Media dalam Mencerdaskan Umat

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Rima Sarinah Media adalah sarana atau alat yang menjadi wasilah untuk menyampaikan berbagai informasi  kepada masyarakat. Media juga memiliki peran penting untuk mengedukasi dalam rangka mencerdaskan masyarakat. Sebab, dari media tersebut masyarakat akan mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan penting yang mereka butuhkan dan semakin memperluas cakrawala berpikir tentang segala sesuatu. Berbagai macam media bisa […]

  • Azwar: Itu Honorer Betulan atau Siluman

    Azwar: Itu Honorer Betulan atau Siluman

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ratusan ribu tenaga honorer kategori dua (K2) yang sudah menjalani tes CPNS tahun lalu, siap-siap gigit jari. Pasalnya dari jumlah honorer K2 yang hampir mencapai 605.179 orang, pemerintah hanya akan meluluskan sekitar 30 persennya saja. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menjadwalkan, pengumuman kelulusan honorer K2 menjadi CPNS digelar besok […]

expand_less