Minggu, 7 Jun 2026
light_mode

Peran Penting Media dalam Mencerdaskan Umat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • print Cetak

Oleh: Siti Rima Sarinah

Media adalah sarana atau alat yang menjadi wasilah untuk menyampaikan berbagai informasi  kepada masyarakat. Media juga memiliki peran penting untuk mengedukasi dalam rangka mencerdaskan masyarakat. Sebab, dari media tersebut masyarakat akan mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan penting yang mereka butuhkan dan semakin memperluas cakrawala berpikir tentang segala sesuatu.

Berbagai macam media bisa diakses oleh masyarakat, bukan hanya untuk mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan saja. Karena media juga menyajikan berbagai macam hiburan kepada masyarakat. Film salah satu media hiburan yang banyak diminati oleh masyarakat. Dari film tersebut media bisa mengopinikan dan menitipkan pesan tertentu kepada masyarakat.

Film Sarat Pesan dan Kepentingan

Tidak dipungkiri, film menjadi media paling ampuh untuk digunakan untuk mengopinikan sesuatu kepada masyarakat. Karena, film tak hanya sekadar sebagai hiburan. Lebih banyak membawa pesan, pemikiran, paham tertentu. Sehingga banyak rumah produksi yang berbondong-bondong membuat film yang sarat “opini tertentu” agar bisa diterima oleh masyarakat. Memang tidak ada yang salah menjadikan film sebagai wasilah menyampaikan opini, tetapi apabila opini tersebut bermanfaat dan dapat mencerdaskan masyarakat.

Namun sayangnya, kebanyakan film yang diproduksi tidak sedikit pun ada unsur edukasi atau pun ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Bahkan film kerap kali digunakan menebarkan opini yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, atau mencitraburukkan Islam.

Hal ini wajar terjadi, karena kita hidup di alam  kapitalisme yang menjadikan film  menjadi sarana untuk menyampaikan pesan, pemikiran yang bebas nilai ke tengah masyarakat. Karena sejatinya, nilai-nilai yang rusak ini akan membentuk pemahaman dan perilaku manusia yang rusak.

Dan tragisnya, masyarakat menggandrungi film yang berbau kemaksiatan, mencitraburukkan Islam, dan merusak akidah. Sehingga dari film inilah masyarakat memiliki “pemahaman baru” terkait apa yang diopinikan dalan film tersebut sebagai implementasi kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Dan kita tahu siapa yang paling diuntungkan dari rusaknya pemikiran dan pemahaman masyarakat? Film dijadikan bisnis yang sangat menguntungkan pemilik rumah produksi, tanpa mengindahkan efek dan pengaruhnya kepada pemikiran dan perilaku masyarakat

Mengembalikan Peran Media

Perlunya untuk mengembalikan fungsi media sebagai sarana untuk mencerdaskan umat dengan memberikan berbagai informasi benar dan tidak bertentangan dengan aturan agama.

Sehingga diperlukan sebuah sistem dan aturan yang komprehensif untuk menjaga pemikiran dan perilaku masyarakat sebagai manusia berakal dan berakhlak mulia.

Penjagaan ini hanya bisa dilakukan oleh negara sebagai pihak yang berwenang. Yang akan menutup akses media yang akan merusak pemikiran masyarakat dan memberikan sanksi bagi yang melanggarnya. Agar tidak ada kerusakan yang diakibatkan media (unfaedah). Dan dapat mewujudkan masyarakat yang berakhlak dan berperilaku mulia serta cerdas menilai sesuatu dari cara pandang yang benar.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedikitnya 700 Warga Siabu Nonton Bersama Film G 30 S PKI

    Sedikitnya 700 Warga Siabu Nonton Bersama Film G 30 S PKI

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        SIABU (Mandailing Online) – Sedikitnya 700 warga Kecamatan Siabu, Mandailing Natal nonton bersama film G 30 S PKI di halaman kantor Koramil 12/Siabu, Jum’at malam (22/9/2017). Acara nonton bersama sejak pukul 21.00 WIB itu bukan saja memadati halaman kantor Koramil, tetapi meluber hingga ke pinggiran jalan raya menyebabkan kenderaan yang melintas harus melambat. […]

  • Tangkapan Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Tangkapan Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Turnamen Tennis Meja Milenial SUKA Sukses

    Turnamen Tennis Meja Milenial SUKA Sukses

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Turnamen tennis meja tingkat kabupaten yang disponsori SUKA berakhir sukses, Ahad (06/09/2020) di Pasar Hilir, Panyabungan. Turnamen Milenial SUKA CUP I itu diikuti atlit-atlit milenial dari berbagawai kawasan Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa pekan. Acara penutupan turnamen tennis meja itu dihadiri calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution didampingi pimpinan […]

  • Warga Simangambat Minta Kepala Desa Diberhentikan

    Warga Simangambat Minta Kepala Desa Diberhentikan

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Simangambat, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal meminta agar kepala desa setempat diberhentikan. Hal itu diketahui ketika puluhan warga mendatangi kantor Camat Tambangan, Senin (28/10/2019). Camat Tambangan melakukan pertemuan dengan delegasi warga Simangambat itu aula kantor Camat Tambangan. Namun, pertemuan itu tak menghasilkan apa-apa, sebab warga tetap ngotot pada sikap […]

  • Tertib Ibadah Tanpa Campur Aduk, Arti Toleransi Sesungguhnya

    Tertib Ibadah Tanpa Campur Aduk, Arti Toleransi Sesungguhnya

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Bulan Desember kembali lagi, menandakan tahun baru mendekati. Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Desember memiliki satu hari yang sakral bagi kaum Kristiani, yaitu hari Natal sebagai wujud keimanan mereka. Kemudian akan dilanjutkan dengan perayaan tahun baru yang juga merupakan bagian dari ibadah mereka. Meskipun untuk tahun baru sendiri kini […]

  • Coret Calon Titipan & Bermasalah

    Coret Calon Titipan & Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut. Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada […]

expand_less