Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Peran Penting Media dalam Mencerdaskan Umat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • print Cetak

Oleh: Siti Rima Sarinah

Media adalah sarana atau alat yang menjadi wasilah untuk menyampaikan berbagai informasi  kepada masyarakat. Media juga memiliki peran penting untuk mengedukasi dalam rangka mencerdaskan masyarakat. Sebab, dari media tersebut masyarakat akan mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan penting yang mereka butuhkan dan semakin memperluas cakrawala berpikir tentang segala sesuatu.

Berbagai macam media bisa diakses oleh masyarakat, bukan hanya untuk mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan saja. Karena media juga menyajikan berbagai macam hiburan kepada masyarakat. Film salah satu media hiburan yang banyak diminati oleh masyarakat. Dari film tersebut media bisa mengopinikan dan menitipkan pesan tertentu kepada masyarakat.

Film Sarat Pesan dan Kepentingan

Tidak dipungkiri, film menjadi media paling ampuh untuk digunakan untuk mengopinikan sesuatu kepada masyarakat. Karena, film tak hanya sekadar sebagai hiburan. Lebih banyak membawa pesan, pemikiran, paham tertentu. Sehingga banyak rumah produksi yang berbondong-bondong membuat film yang sarat “opini tertentu” agar bisa diterima oleh masyarakat. Memang tidak ada yang salah menjadikan film sebagai wasilah menyampaikan opini, tetapi apabila opini tersebut bermanfaat dan dapat mencerdaskan masyarakat.

Namun sayangnya, kebanyakan film yang diproduksi tidak sedikit pun ada unsur edukasi atau pun ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Bahkan film kerap kali digunakan menebarkan opini yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, atau mencitraburukkan Islam.

Hal ini wajar terjadi, karena kita hidup di alam  kapitalisme yang menjadikan film  menjadi sarana untuk menyampaikan pesan, pemikiran yang bebas nilai ke tengah masyarakat. Karena sejatinya, nilai-nilai yang rusak ini akan membentuk pemahaman dan perilaku manusia yang rusak.

Dan tragisnya, masyarakat menggandrungi film yang berbau kemaksiatan, mencitraburukkan Islam, dan merusak akidah. Sehingga dari film inilah masyarakat memiliki “pemahaman baru” terkait apa yang diopinikan dalan film tersebut sebagai implementasi kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Dan kita tahu siapa yang paling diuntungkan dari rusaknya pemikiran dan pemahaman masyarakat? Film dijadikan bisnis yang sangat menguntungkan pemilik rumah produksi, tanpa mengindahkan efek dan pengaruhnya kepada pemikiran dan perilaku masyarakat

Mengembalikan Peran Media

Perlunya untuk mengembalikan fungsi media sebagai sarana untuk mencerdaskan umat dengan memberikan berbagai informasi benar dan tidak bertentangan dengan aturan agama.

Sehingga diperlukan sebuah sistem dan aturan yang komprehensif untuk menjaga pemikiran dan perilaku masyarakat sebagai manusia berakal dan berakhlak mulia.

Penjagaan ini hanya bisa dilakukan oleh negara sebagai pihak yang berwenang. Yang akan menutup akses media yang akan merusak pemikiran masyarakat dan memberikan sanksi bagi yang melanggarnya. Agar tidak ada kerusakan yang diakibatkan media (unfaedah). Dan dapat mewujudkan masyarakat yang berakhlak dan berperilaku mulia serta cerdas menilai sesuatu dari cara pandang yang benar.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkut 3 Ton Kayu Hutan Lindung

    Angkut 3 Ton Kayu Hutan Lindung

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Warga Amankan Truk Rekanan PT HPP RANTAU, – Puluhan masyarakat Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu mengamankan satu unit truk roda enam yang mengangkut sekitar 3 ton kayu ilegal olahan, Minggu malam sekitar pukul 23.00 WIB, di sekitar lokasi jembatan Sei Rakyat. Pengamanan truk tersebut karena masyarakat mendapat informasi kayu yang diangkut truk tersebut merupakan kayu yang […]

  • Jalinsum Gunung Tua-Psp Rusak

    Jalinsum Gunung Tua-Psp Rusak

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    PALUTA – Musim hujan yang melanda Padang Lawas Utara (Paluta) belakangan ini membuat beberapa jalan di Paluta rusak. Jalan aspal yang tadinya mulus menjadi rusak karena tergenang air hujan. Kondisi ini menyulitkan pengguna jalan. Salah satu lokasi kerusakan terdapat di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Gunung Tua-Psp Km 5, Desa  Sukadame, Kecamatan Padang Bolak. Bahkan sedikit […]

  • Lebaran Ini, Tarif Angkutan Diperkirakan Naik 20 %

    Lebaran Ini, Tarif Angkutan Diperkirakan Naik 20 %

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di lebaran 2014 kali ini tarif angkutan pedesaan dan antar kabupaten diperkirakan akan naik hingga mencapai 20 %, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang mencapai 15 %. Hanya saja besaran rupiahnya belum diketahui. Dinas Perhubungan Mandailing Natal (Madina) masih menunggu keputusan dari pihak Provinsi Sumatera Utara. Hal itu disampaikan Kepala Bagian […]

  • Tak Berkategori

    KPK datangkan tukang kunci ke rumah bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (Mandailing Online) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangkan tukang kunci ke rumah Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara di Jalan Sei Asahan No 76 Medan, yang mereka geledah, Selasa (14/5) petang. Namun, si tukang kunci tidak berhasil membuka kunci lemari di rumah itu. “Saya kemari dipanggil mereka (KPK). Saya disuruh buka pintu lemari […]

  • Saipullah: Peranan Perempuan Sangat Penting

    Saipullah: Peranan Perempuan Sangat Penting

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 H. Saipullah Nasution mengatakan tumpuan keluarga dan masa depan bangsa adalah perempuan. Sebab kaum hawa merupakan guru pertama bagi anak dan memegang porsi terbesar dalam urusan rumah tangga. Saipullah menyampaikan hal tersebut saat menyampaikan sepatah dua patah kata pada acara Sejuta Salawat di […]

  • Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurasiah Lubis, S.Pd Ibu rumah tangga, tinggal di Tapsel Cahaya menerangi kegelapan, penunjuk jalan di kala gelap. Kita sangat membutuhkan cahaya untuk melihat segala sesuatu, begitulah perumpamaan seorang guru bak pelita penerang di dalam gulita. Menurut Imam al~Ghazali Guru merupakan Siraj (pelita) segala zaman, orang yang hidup semasa dengannya akan memperoleh pancaran cahaya keilmuannya. […]

expand_less