Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Merasa Dirugikan, Tim Danger FC Tuding Ada Mafia Bola di Bupati Cup I

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Madina Cup I tahun 2023 yang diadakan di Lapangan Kompi Senapan B Mangga Dua dinilai penuh kontroversi. Pasalnya salah satu Tim peserta mengaku dirugikan.

Hal tersebut diungkapkan Official Tim dan Manager Danger Fc Samsul Bahri kepada media saat melakukan konfrensi Pers di Markas Danger Fc di Jalan Istiqomah Kelurahan Panyabungan II. Selasa (22/8/2023).

Dalam pengakuannya, Samsul mengatakan timnya merasa dirugikan dengan adanya dugaan Mafia Bola pada pertandingan antara tim Danger Fc melawan Peta Fc pada tanggal 13 Agustus kemarin.

“Kemarin tim kita melawan Peta Fc, namun dalam pertandingan itu kita merasa dirugikan dengan salah satu pemain Peta yang merupakan warga Kabupaten lain. Padahal dalam peraturan Turnamen tidak diperbolehkan pemain luar (bon) bermain lebih dari 6 pemain,” kata Samsul.

Samsul menambahkan. Pemain yang dimaksud adalah Khoirul Parwis yang diketahui akhir akhir ini bukan lagi warga Mandailing Natal (Madina) melainkan warga Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat.

“Kemarin dia (Parwis) sebelum menikah memang warga Sipolu Polu Madina, namun setelah menikah dia pindah menjadi warga Pasaman, itu bisa kita buktikan dan sudah kita cek kepindahannya beberapa bulan lalu di Dinas Kependudukan Kabupaten Madina,” ucap Samsul.

Selain dinilai tuai kontroversi. Kata Samsul. Turnamen ini juga penuh dengan kecurangan yang diduga dilakukan Sekretaris Panitia pelaksana Turnamen.

Disisi lain, Official Danger Ahmad Idris juga mengatakan melihat langsung kecurangan yang dilakukan Sekretaris panitia Turnamen yang bernama Sulaiman.

Idris mengaku melihat Sulaiman menjumpai Official Peta Fc pada hari sabtu tanggal 19 kemarin di salah satu rumah makan yang ada di Saba Purba sebelum SPBU.

“Diduga panitia tersebut datang menjumpai saudara Pendi selaku Manager sekaligus pemilik club Peta Fc untuk membicarakan permasalahan gugatan kami ke panitia agar jangan ditanggapi,” kata saksi mata Ahmad Idris.

Sementara, Anugrah Imam Samudra mengatakan pihak Danger Fc hari ini (Senin 22/8/) secara resmi sudah melayangkan surat permohonan aksi Demonstrasi ke Polres Madina terkait dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Piala Bupati Cup I tersebut.

“Hari ini kita sudah meminta permohonan ke Polres Madina untuk melakukan aksi unjuk rasa pada hari Kamis besok ke Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Madina,” ungkap Imam dalam Konfrensi Pers.

Imam bercerita, sebelumnya pada tanggal 18 Agustus kemarin pihak panitia Turnamen Piala Bupati Cup I sudah melakukan upaya musyarawah dengan mempertemukan kedua Tim di Cafe Kopinta Pidoli Lombang.

Dari hasil pertemuan tersebut, kata Imam, pihak panitia mengatakan akan mengambil putusan sidang disiplin dengan mempertemukan kembali kedua tim untuk bertanding ulang.

Namun pada tanggal 20 diadakan kembali Rapat Banding dengan menghadirkan Ketua Koni, Kadispora, Perwakilan Askab, Wasit yang memimpin dua tim. Dan keputusan tersebut sudah di serahkan kepada kedua tim.

“Kami sudah dipertemukan oleh panitia untuk membahas gugatan kami, namun setelah disepakati kedua tim untuk tanding ulang, serta dilakukan beberapa kali pertemuan lanjutan, mereka (Peta Fc) malah menolak dan ingkar janji sesuai yang disepakati, seharusnya panitia mengambil langkah dengan menscorsing mereka, jangan malah merugikan tim kami tanpa mengambil tindakan apa apa, seolah olah mereka sudah kong kali kong dengan panitia,” kata Imam.

Untuk itu, kata Imam Samudra, seluruh tim dan Official Danger Fc meminta kepada Bupati Madina agar menindak tegas panitia Turnamen karena dinilai sudah tidak netral lagi dalam menjalankan tugasnya sebagai panitia yang dipercayakan Bupati Madina.

“Kami meminta bapak Bupati untuk meninjau ulang kinerja panitia Turnamen ini, karena kami merasa tidak netral lagi, serta adanya dugaan indikasi mafia bola yang sudah merugikan tim kami,” tutup Imam Anugrah. (fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Madina, Dana Desa Telah Gagal Membangun Ekonomi Desa

    Di Madina, Dana Desa Telah Gagal Membangun Ekonomi Desa

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penggunaan Dana Desa di Mandailing Natal sejauh ini telah gagal membangun perekonomian warga desa. Indikasi kegagalan itu berdasar data pengalokasian yang menunjukkan mayoritas pemerintah desa di Mandailing Natal (Madina) masih fokus menetapkan Dana Desa di sektor pemukiman, baik pembangunan gang pemukiman atau parit gang pemukiman. “Hanya ada satu dua desa […]

  • Bupati Madina: Saya Bangga dengan Pemuda Pancasila

    Bupati Madina: Saya Bangga dengan Pemuda Pancasila

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengaku bangga dengan MPC Pemuda Pancasila Madina. Bupati Sukhairi menyebut kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Pemuda Pancasila di Madina sangat positif. Hal itu diutarakan Bupati Sukhairi pada acara Syukuran Hari Ulang Tahun ke-62 Pemuda Pancasila di halaman Sekretariat MPC Pemuda Pancasila Madina, Jl. Willem […]

  • Trenggiling diburu bahan sabu-sabu

    Trenggiling diburu bahan sabu-sabu

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO)  – Kepala Balai Besar Sumber Daya Alam  (BBKSDA) Provinsi Sumut Istanto menjelaskan bahwa populasi Trenggiling yang paling banyak dapat ditemui di hutan Leuser. Bahkan, jumlahnya pun belum sempat dihitung. Istanto menyebutkan, selain berkahasiat untuk kosmetik dan bahan baku narkoba jenis  sabu-sabu, kenikmatan daging Trenggiling dan nilai jualnya yang tinggi menjadikan Trenggiling kerap diincar […]

  • Surung Tak Ajukan Keberatan

    Surung Tak Ajukan Keberatan

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN,- Kuasa hukum Surung Panjaitan, Junimart Girsang, mengaku tidak akan mengajukan keberatan atas dakwaan yang diajukan jaksa KPK atas kliennya di Pengadilan Tipikor, Senin (19/8/2013). Surung Panjaitan yang ditangkap pada 13 Mei 2013 sekitar pukul 18.00 di Hotel Arya Duta Medan oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena memberi atau menjanjikan uang sejumlah Rp 1 […]

  • Visi dan Misi Paslon 01 Harun- Ichwan Terukur, Mahasiswa Deklarasi Dukungan

    Visi dan Misi Paslon 01 Harun- Ichwan Terukur, Mahasiswa Deklarasi Dukungan

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ( Mandailing Online): Sejumlah mahasiswa yang berkuliah di Medan asal Mandaing Natal ( Madina) berkumpul dan melakukan deklarasi mendukung paslon 01 Harun-Ichwan Aliansi Mahasiswa asal Madina yang yang tergabung dari beberapa kampus di medan yakni UINSU, USU DAN UNIMED itu beralasan, dukungan terhadap paslon Harun- Ichwan bukan tidak punya dasar. Mereka menganggap Pemerintahan sebelum […]

  • Mobil Dinas Rusak, Camat Ranto Baek Nekat Sewa Mobil

    Mobil Dinas Rusak, Camat Ranto Baek Nekat Sewa Mobil

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) ternyata ada Camat di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang nekat menyewa mobil untuk menunjang aktifitas kerjanya sebagai kepala wilayah, pasalnya mobil dinasnya mengalami kerusakan parah dibagian mesin sehingga tidak bisa di gunakan. Camat Ranto Baek kabarnya nekat menyewa mobil tersebut selama 3 bulan terakhir, ia menyewa mobil itu dengan […]

expand_less