Jumat, 12 Jun 2026
light_mode

Merasa Dirugikan, Tim Danger FC Tuding Ada Mafia Bola di Bupati Cup I

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Madina Cup I tahun 2023 yang diadakan di Lapangan Kompi Senapan B Mangga Dua dinilai penuh kontroversi. Pasalnya salah satu Tim peserta mengaku dirugikan.

Hal tersebut diungkapkan Official Tim dan Manager Danger Fc Samsul Bahri kepada media saat melakukan konfrensi Pers di Markas Danger Fc di Jalan Istiqomah Kelurahan Panyabungan II. Selasa (22/8/2023).

Dalam pengakuannya, Samsul mengatakan timnya merasa dirugikan dengan adanya dugaan Mafia Bola pada pertandingan antara tim Danger Fc melawan Peta Fc pada tanggal 13 Agustus kemarin.

“Kemarin tim kita melawan Peta Fc, namun dalam pertandingan itu kita merasa dirugikan dengan salah satu pemain Peta yang merupakan warga Kabupaten lain. Padahal dalam peraturan Turnamen tidak diperbolehkan pemain luar (bon) bermain lebih dari 6 pemain,” kata Samsul.

Samsul menambahkan. Pemain yang dimaksud adalah Khoirul Parwis yang diketahui akhir akhir ini bukan lagi warga Mandailing Natal (Madina) melainkan warga Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat.

“Kemarin dia (Parwis) sebelum menikah memang warga Sipolu Polu Madina, namun setelah menikah dia pindah menjadi warga Pasaman, itu bisa kita buktikan dan sudah kita cek kepindahannya beberapa bulan lalu di Dinas Kependudukan Kabupaten Madina,” ucap Samsul.

Selain dinilai tuai kontroversi. Kata Samsul. Turnamen ini juga penuh dengan kecurangan yang diduga dilakukan Sekretaris Panitia pelaksana Turnamen.

Disisi lain, Official Danger Ahmad Idris juga mengatakan melihat langsung kecurangan yang dilakukan Sekretaris panitia Turnamen yang bernama Sulaiman.

Idris mengaku melihat Sulaiman menjumpai Official Peta Fc pada hari sabtu tanggal 19 kemarin di salah satu rumah makan yang ada di Saba Purba sebelum SPBU.

“Diduga panitia tersebut datang menjumpai saudara Pendi selaku Manager sekaligus pemilik club Peta Fc untuk membicarakan permasalahan gugatan kami ke panitia agar jangan ditanggapi,” kata saksi mata Ahmad Idris.

Sementara, Anugrah Imam Samudra mengatakan pihak Danger Fc hari ini (Senin 22/8/) secara resmi sudah melayangkan surat permohonan aksi Demonstrasi ke Polres Madina terkait dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Piala Bupati Cup I tersebut.

“Hari ini kita sudah meminta permohonan ke Polres Madina untuk melakukan aksi unjuk rasa pada hari Kamis besok ke Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Madina,” ungkap Imam dalam Konfrensi Pers.

Imam bercerita, sebelumnya pada tanggal 18 Agustus kemarin pihak panitia Turnamen Piala Bupati Cup I sudah melakukan upaya musyarawah dengan mempertemukan kedua Tim di Cafe Kopinta Pidoli Lombang.

Dari hasil pertemuan tersebut, kata Imam, pihak panitia mengatakan akan mengambil putusan sidang disiplin dengan mempertemukan kembali kedua tim untuk bertanding ulang.

Namun pada tanggal 20 diadakan kembali Rapat Banding dengan menghadirkan Ketua Koni, Kadispora, Perwakilan Askab, Wasit yang memimpin dua tim. Dan keputusan tersebut sudah di serahkan kepada kedua tim.

“Kami sudah dipertemukan oleh panitia untuk membahas gugatan kami, namun setelah disepakati kedua tim untuk tanding ulang, serta dilakukan beberapa kali pertemuan lanjutan, mereka (Peta Fc) malah menolak dan ingkar janji sesuai yang disepakati, seharusnya panitia mengambil langkah dengan menscorsing mereka, jangan malah merugikan tim kami tanpa mengambil tindakan apa apa, seolah olah mereka sudah kong kali kong dengan panitia,” kata Imam.

Untuk itu, kata Imam Samudra, seluruh tim dan Official Danger Fc meminta kepada Bupati Madina agar menindak tegas panitia Turnamen karena dinilai sudah tidak netral lagi dalam menjalankan tugasnya sebagai panitia yang dipercayakan Bupati Madina.

“Kami meminta bapak Bupati untuk meninjau ulang kinerja panitia Turnamen ini, karena kami merasa tidak netral lagi, serta adanya dugaan indikasi mafia bola yang sudah merugikan tim kami,” tutup Imam Anugrah. (fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditangkap Tanpa Surat Perintah

    Ditangkap Tanpa Surat Perintah

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Bindu Hutagalung, wartawan/Wakil Ketua PWI Perwakilan Bona Pasogit, melaporkan Kapolres Humbang Hasundutan (Humbahas) AKBP Surya Sofyan dan Kasat Reskrim Polres Humbahas AKP Victor Sibarani ke Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara. Salinan laporan Bindu tertanggal 24 November 2010, diterima beritasumut.com di Medan, Jumat (26/11/2010). Dalam laporannya, Bindu menjelaskan saat ini ia menjalani proses persidangan di […]

  • Aceh Terkorup Kedua, Gubernur: Pejabat Korupsi Seharusnya Malu

    Aceh Terkorup Kedua, Gubernur: Pejabat Korupsi Seharusnya Malu

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANDA ACEH, (MO) – Aceh yang dinobatkan sebagai provinsi terkorup nomor dua di Indonesia membuat Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah merasa sangat terpukul. Karena itu ia bertekad untuk membersihkan pejabat Aceh dari korupsi agar Aceh bisa lebih baik ke depan. “Pejabat yang korupsi di Aceh seharusnya malu kepada rakyat dan Allah. Apalagi Aceh Serambi Mekkah […]

  • Bekas Galian Kabel Optik Resahkan Pengguna Jalan

    Bekas Galian Kabel Optik Resahkan Pengguna Jalan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Para pengendara roda 4 ke atas dihimbau berhati-hati jika melewati jalur Panyabungan-Natal dari titik Jembatan Merah hingga Muara Soma Kecamatan Batang Natal, sebab, di jalur ini sedang ada proyek penggalian kabel optic jaringan telefon. Demikian dikatan R. Lubis, salah seorang supir kepada Mandailing Online, Kamis (2/7) di Panyabungan. Dikatakan […]

  • UMK Palas Rp1.605.000

    UMK Palas Rp1.605.000

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALAS – Sesuai kesepakatan bersama Dewan Pengupahan yang diwakili berbagai Serikat Pekerja, Pengusaha bersama Dinas Sosial Rabu (20/11) yang lalu, telah menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten Padang Lawas (Palas) sebesar Rp1.605.000. Kabid Naker Dinsos Palas Haris Partaonan Siregar mengatakan, terkait hal penetapan UMK tersebut dimana dikatakannya sudah ditetapkan. “Besaran upah yang kita tetapkan adalah kesepakatan […]

  • Paripurna DPRD Madina Setujui Bahas 14 Ranperda

    Paripurna DPRD Madina Setujui Bahas 14 Ranperda

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA : Seluruh fraksi di DPRD Mandailing Natal (Madina) menyetujui 14 rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang diajukan Pemkab untuk dibahas. Persetujuan itu diputuskan dalam siding paripurna pandangan fraksi-fraksi atas pengajuan ranperda tersbeut, di geudng dewan, Panyabungan,sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD As Imran Khatamy Daulay SH, dihadiri Pejabat Bupati Ir.Aspan Sopian Batubara. Fraksi PKS lewat juru […]

  • DCS dapil 2 PDIP Madina

    DCS dapil 2 PDIP Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PDIP Madina

expand_less