Rabu, 29 Apr 2026
light_mode

Minat Generasi Muda pada Pertanian Menurun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Nov 2016
  • print Cetak

Dua petani sedang memupuk tanaman padi

Dua petani sedang memupuk tanaman padi

JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Pertanian Bogor (IPB) Yonny Koesmaryono mengatakan tren minat generasi muda terhadap pertanian mulai menurun.

"Saya melihat trennya menurun. Sudah lima tahun terakhir menurun," kata Yonny dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/11).

Dia menekankan tren penurunan tersebut bukan dari IPB melainkan dilihat secara nasional selama lima tahun belakangan. "Tren ini secara nasional agak-agak menurun, penurunnya persentasenya agak melandai begitu," kata Yonny.

Dia mengemukakan penurunan minat calon mahasiswa di bidang pertanian dan peternakan harus menjadi perhatian khusus dan harus ditangani serius oleh pemerintah. "Ini harus jadi perhatian kita semua, karena di satu sisi kita harus kedaulatan pangan kecukupan pangan, tapi generasi muda yang menangani itu makin sedikit," kata dia.

Dia berharap pemerintah mulai melakukan kebijakan-kebijakan terkait nilai tukar pertanian dan peternakan serta pemberian intensif-intensif untuk meningkatkan kesejahteraan di bidang tersebut.

Dengan begitu bisa menambah daya tarik calon mahasiswa yang kuliah di bidang pertanian, peternakan, perikanan dan setelah lulus bekerja di bidangnya untuk membangun Indonesia.

Selain itu Yonny juga menyebut pemberian beasiswa pada mahasiswa di bidang pertanian juga bisa menjadi daya tarik untuk kembali meningkatkan minat generasi muda. "Seperti yang dilakukan Charoen Pokphand (perusahaan bidang peternakan) ini di IPB," kata dia.

PT Charoen Pokphand Indonesia melalui Lembaga Karya Pokphand (LKP) memberikan beasiswa kepada 40 mahasiswa IPB di tiap angkatan. Beasiswa senilai Rp 4 juta per mahasiswa setiap semester tersebut akan diberikan hingga menyelesaikan perkuliahan dengan syarat prestasi akademis yang tidak menurun.

Kerja sama antara LKP dan IPB dalam bidang pemberian beasiswa dilakukan dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan oleh Yonny dengan pimpinan LKP Eddy S Zaoputra.

Selain itu, kerja sama antara LKP dan IPB juga akan dilanjutkan di sektor lapangan kerja dan inovasi teknologi mengingat kedua institusi bergerak di bidang yang sama.

Sumber : Antara/Republika Online)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangkit Besar PLN Beroperasi Awal Desember

    Pembangkit Besar PLN Beroperasi Awal Desember

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sibolga – Pada awal Desember 2013, sejumlah pembangkit listrik berkapasitas besar milik PT PLN di Wilayah Sumbagut ditargetkan sudah beroperasi setelah menjalani masa pemeliharaan, hingga mengakibatkan terjadinya defisit listrik kurun waktu terakhir. “Pemeliharaan terhadap mesin pembangkit diperkirakan sudah selesai pada akhir Nopember 2013, ditambah pengoperasian mesin pembangkit listrik hasil sewaan PLN yang ditempatkan di sejumlah […]

  • Durian Mentong Panyabungan Tembus Jakarta, Harganya 250.000/Buah

    Durian Mentong Panyabungan Tembus Jakarta, Harganya 250.000/Buah

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Budidaya durian Mentong ternyata memiliki prospek yang sangat menggiurkan, selain harganya yang sangat mahal juga mampu berbuah tiga kali dalam setahun. Durian Mentong asal Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal saat ini pasarnya sudah merambah Jakarta. Harga jualnya di tingkat konsumen mampu mencapai sekitar 250.000 per buah. Beda dengan durian […]

  • Dua Desa Bakal Gagal Penen, Ratusan Ha Padi Direndam Banjir

    Dua Desa Bakal Gagal Penen, Ratusan Ha Padi Direndam Banjir

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Lahan persawahan di Desa Hutapuli dan Hutaraja Kecamatan Siabu dinyatakan akan gagal panen akibat terrendam banjir. Padahal padi-padi itu sudah diambang panen. Tanaman padi yang mayoritas telah menguning itu pun diprediksi akan gagal panen karena rendaman banjir sudah seminggu berlangsung yang menyebabkan bulir padi bakalan busuk. Sejauh ini belum ada data […]

  • Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

    Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Wakil Ketua DPD KNPI Sumut Anas Suheri Lubis yang juga putra asli Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan mutasi yang dilakukan di jajaran Pemkab Madina baru-baru ini. Namun, mutasi yang dilakukan harus mempertimbangkan berbagai hal khususnya untuk tujuan pembenahan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, jujur dan bersih. Menurut Suheri berbagai hal yang […]

  • PNS,TNI dan Polisi Boleh Calon Kepala Desa

    PNS,TNI dan Polisi Boleh Calon Kepala Desa

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan PNS, TNI dan polisi boleh mencalonkan diri sebagai calon kepala desa dalam Pemilihan Kepala Desa serentak yang tak lama lagi akan berlangsung di Mandailing Natal (Madina). Kepastian itu berdasar Peraturan Bupati Kabupaten Mandailing Natal Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala […]

  • Harga Bahan Pokok Melonjak

    Harga Bahan Pokok Melonjak

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pasca Natal dan menjelang Tahun Baru 2011, sebagian harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Mandailing Natal, melonjak. Antara lain cabai yang saat sekarang ini harganya mencapai Rp 40-50 ribu perkilogramnya. Pantauan wartawan di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (28/12/2010), salah seorang pedagang bernama Ucok Nasution (35) menjual cabai merah Rp 50 ribu per […]

expand_less