Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

106 Kades se-Madina Dilantik 30 Desember

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak

MADINA- Sebanyak 106 kepala desa (Kades) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bakal dilantik pada 30 Desember mendatang. Sekitar 95 orang di antaranya merupakan hasil pilkades yang dilaksanakan beberapa bulan lalu, sedangkan 11 kades lainnya karateker atas desa yang baru dimekarkan.
Demikian disampaikan Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofian Batubara MM melalui Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Ridwan Efendi Daulay SStp, saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Rabu (22/12).
“Kades yang dilantik sesuai hasil Pilkades berjumlah 95 orang sedangkan 11 orang lainnya menjadi karateker untuk desa yang baru dimekarkan,” kata Ridwan
Ridwan menambahkan, seharusnya pilkades tahun ini dihelat di lebih dari 100an desa. Namun, masih ada beberapa desa yang menyatakan belum siap untuk melakukan Pilkades. “Untuk desa yang belum bisa melakukan pilkades tahun ini, padahal masa kades sebelumnya telah habis maka akan kita bentuk kades karateker untuk desa tersebut. Dan karateker diberikan waktu maksimal selama 1 tahun untuk mengantarkan pilkades,” lanjutnya.
Dari pilkades di 95 desa itu, sambung Ridwan, ada beberapa desa yang masih bermasalah. Mulai dari hasil ataupun lembaga-lembaga di perangkat desa, seperti BPD, LMD dan lain sebagainya. Lalu, bagi desa yang masih bermasalah maka bagian pemdes akan turun ke lapangan untuk memastikan apakah kades terpilih bisa mengikuti pelantikan atau tidak.
“Kita masih melakukan peninjauan di lapangan atas hasil pilkades di beberapa desa. Sebab, masih ada beberapa desa yang belum final, karena masih bermasalah dalam pelaksanaan pilkades. Bila terbukti bermasalah maka pelantikan bagi desa yang masih bermasalah itu akan dibatalkan. Dan ini akan kita pastikan untuk beberapa hari ke depan mengingat pelantikan hanya tinggal sepekan,” ujar Ridwan.
Menanggapi persoalan pilkades di Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan, yang membagikan uang sebesar Rp10 ribu kepada seluruh pemilih untuk memberikan hak suaranya, Ridwan mengaku, itu merupakan peraturan yang telah disetujui oleh seluruh panitia pilkades. Dan dari laporan yang diterima tak ada satupun kandidat kades yang menyatakan keberatan karena uang yang diberikan tersebut hanya sebagai motivasi bagi masyarakat agar memberikan hak suaranya.
“Itu merupakan persetujuan dari panitia bersama kandidat kades dan tak ada satupun kandidat yang keberatan. Uang itu diberikan kepada pemilih sebagai alat perangsang kepada pemilih agar tercipta pilkades yang demokratis,” pungkas Ridwan. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Supir ALS Tersangka

    Dua Supir ALS Tersangka

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepolisian menetapkan tersangka terhadap supir I dan II Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) tujuan Medan-Bengkulu yang masuk jurang di Kawasan Aek Latong, kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menewaskan 19 orang penumpangnya pada Sabtu (25/6) lalu. “Saat ini supir I bernama Unggul dan supir II, Rahmat masih diburu pihak kepolisian di wilayah Sumut […]

  • Pembersihan APK Caleg Oleh Bawaslu Madina Seolah Tebang Pilih

    Pembersihan APK Caleg Oleh Bawaslu Madina Seolah Tebang Pilih

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Pembersihan alat peraga kampanye ( APK ) Calon Legislatif di Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) seolah tebang pilih, pasalnya sejak pembersihan alat peraga kampanye dilakukan Bawaslu pada Jum’at lewat, masih ada alat peraga kampanye yang tidak disentuh bawaslu yang terpasang di papan iklan Bilboard. Kondisi Alat peraga […]

  • RKPD dan RENJA Tahun 2013 Mulai Disusun

    RKPD dan RENJA Tahun 2013 Mulai Disusun

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Panyabungan (MO)- Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Madina mulai menyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) dan Rancangan Rencana Kerja (RENJA) Tahun 2013 dengan tetap mengacu pada RMJMD Tahun 2011-2016. Kabag Humasy Pemkab Madina, Haposan Nasution kepada Mandailing Online diruang kerjanya, Kamis (2/1) mengatakan, penyusunan tersebut mengacu kepada agenda skala prioritas pembangunan Mandailing Natal […]

  • MUSUH ABADI KAPITALISME

    MUSUH ABADI KAPITALISME

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Aswiroh Nasution*   Mereka tahu kami benar Mereka tahu kami bisa Tapi, mereka takut kami besar Mereka takut kami ada Berjuta sikap kau suguhkan Berjuta fitnah kau berikan Bahkan bermilyar kata kau lemparkan Tapi kami takkan bisa dibungkam Kalian suguhkan berita dusta Demi hancurnya ideologi mulia Ditengah kebingungan manusia Demokrasi seolah olah pelita […]

  • Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURAT PALSU, Surat persetujuan perpindahan Pejabat Madina yang diduga palsu (kiri) dan yang betul-betul dikeluarkan oleh Bupati Labura (kanan). Surat yang diduga kuat palsu milik Drs Muhammad Idris Batubara ( abang Sekda Madina ). (nmedanbisnis / zamharir rangkuti)

  • 3 Pekerja Asal Cina di PT SMGP Influenza dan Demam

    3 Pekerja Asal Cina di PT SMGP Influenza dan Demam

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga pekerja asal Cina di PT Sorikmarapi Geothermal Power di Mandailing Natal, Sumut menderita influenza dan demam. Ketiganya diketahui menderita influenza dan demam ketika tim medis dari Dinas Kesehatan Mandailing Natal melakukan tes kesehatan kepada 24 pekerja asal Tiongkok di PT SMGP, Selasa (28/1/2020) mengantisipasi sebaran virus corona. Kepala […]

expand_less