Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Lima Pengedar Ganja Antar Provinsi Digulung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


MADINA, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil menggulung 5 pengedar ganja antar provinsi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Madina, Selasa (21/12). Kelimanya yang kini mendekam di tahanan Polres Madina merupakan warga Sumatera Barat (Sumbar).
Adapun kelima tersangka tersebut, yakni Aria Ananda Chaniago (32) warga Kampung Jawa Nomor 688, Kecamatan Tanjung, Solok. Lalu, Nover Guswanto Piliang (20), Deni Zahara Piliang (23), Bayu Saputra (20), dan Hengki Mardanus Piliang (20). Keempatnya warga Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Singkarak, Solok.
Kapolres Madina, AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk, didampingi Kasat Narkoba, AKP Hendra, dan Humas Polres Madina, Iptu E Banjarnahor, kepada METRO di Mapolres Madina Desa Mompang Kecamatan Panyabungan Utara, Kamis (23/12) siang menjelaskan, kelima tersangka berhasil ditangkap satuan narkoba Polres Madina Selasa dinihari sekira pukul 04.00 WIB.
Kapolres menceritakan, awalnya kelima tersangka yang mengendarai mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi B B 8157 NO sempat melarikan diri dari kejaran polisi. Saat itu polisi hendak menghentikan mobil tersangka di Desa Laru Lombang Kecamatan Tambangan, Madina. Namun, mobil yang dimaksud tak berhenti dan ketika itu juga personel menghubungi Kapolsek Muara Sipongi dan kelima tersangka berhasil ditangkap.
“Awalnya mereka (tersangka, red) mau melarikan diri setelah dihentikan di Laru Lombang. Selanjutnya, kita langsung menghubungi Kapolsek Muara Sipongi dan melakukan sweeping akhirnya tersangka berhasil dibekuk,” terangnya.
Di perjalanan, sambungnya, untuk menghilangkan barang bukti karena mengetahui sedang dikejar polisi, salah satu tersangka, Nofer Guswanto membuang tas berwarna hitam, di Desa Muara Mais, Kecamatan Kotanopan.
“Setelah terjaring sweeping di Mapolsek Muara Sipongi, kemudian tersangka menunjukkan lokasi pembuangan tas yang belakangan diketahui berisi 10 kg ganja,” terangnya.
Sesuai pemeriksaan yang dilakukan, pemilik daun ganja tersebut adalah tersangka Aria Ananda. Keempat tersangka lainnya hanya kurir yang datang untuk menjemput Aria Ananda. Dan atas jasa menjemput ini, keempat tersangka akan diberi upah Rp200 ribu per orang ditambah memeroleh daun ganja sebanyak 1 kg dari 10 kg milik Ananda.
“Ganja itu milik Aria Ananda. Rencananya, ia akan mengedarkan di Solok dan sekitarnya, sementara keempat tersangka lainnya hanya sebagai kurir,” lanjutnya.
Menurut pengakuan Aria Ananda, ia berangkat dari Danau Singkarak Sabtu (18/12) sekira pukul 02.00 WIB dengan menaiki Bus menuju Panyabungan dan tiba pada Minggu (19/12) pagi sekira pukul 10.00 WIB.
“Saat itu, Aria Ananda membeli ganja 10 kilogram itu dari Kosim yang saat ini masih DPO. Keempat tersangka mengaku baru pertama kali melakukan pekerjaan ini,” katanya.
Sedangkan, tersangka utama Aria Ananda saat dikonfirmasi METRO mengaku telah dua kali melakoni pekerjaan ini. “Sudah 2 kali bang, yang pertama saya lolos dan saat itu ganja yang saya beli saya jual di Bukit Tinggi,” ujar Aria Ananda. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Ranperda Inisiatif DPRD Dibahas

    5 Ranperda Inisiatif DPRD Dibahas

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) sedang dibahas DPRD Madina. Kelima Ranperda ini merupakan inisiatif DPRD. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Madina, Dodi mengungkapkan bahwa dari kelima Ranperda ini terdapat beberapa Ranperda yang memiliki kekhasan tersendiri yang disesuaikan dengan kekhasan dan kebutuhan daerah secara aktual. “Seperti Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan […]

  • Perda Tambang Rakyat, Solusi Polemik Tambang di Madina

    Perda Tambang Rakyat, Solusi Polemik Tambang di Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : H.RIDWAN RANGKUTI, SH.MH Advokat/Ketua DPC Peradi Tabagsel Dosen Hukum Pertambangan Fak.Hukum UMTS Padang Sidempuan.   Polemik yang berkepanjangan seputar keberadaan tambang emas yang dikelola oleh masyarakat di Mandailing Natal belum menemukan titik reda. Oleh karena itu, saya melihat harus ada upaya pemerintah daerah untuk menerbitkan Peraturan Daerah tentang Pertambangan Rakyat sebagai solusinya. […]

  • Kemeriahan HUTRI di Madina: Bupati dan Kapolres Ikut Tarik Tambang

    Kemeriahan HUTRI di Madina: Bupati dan Kapolres Ikut Tarik Tambang

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PARBANGUNAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution dan Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul Akbar Sidik turut berpartisipasi menjadi anggota tim tarik tambang dalam meriahkan rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Rabu (17/8). Berbagai […]

  • Liat Rumahnya Terbakar, Seri Dewi Pingsan

    Liat Rumahnya Terbakar, Seri Dewi Pingsan

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU( Mandailing Online )- Istri Asmar Yasir bernama Seri Dewi Pemilik rumah yang ludes terbakar sempat pingsan saat melihat seisi rumahnya dibalut api, tak ada yang bisa di selamatkan, harta bendanya ludes di lalap si jago merah siang tadi 1/9/2023 di Kelurahan Simangambat, Lorong III, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal ( Madina ). Kejadian naas itu […]

  • Hujan Es Memang Ada, Tapi Langsung Cair

    Hujan Es Memang Ada, Tapi Langsung Cair

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rumor hujan es yang terjadi di desa Tarutung Panjang, Kecamatan Naga Juang pada Jumat (26/7/2013) lalu tak seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. “Ada memang butiran yang beku, tapi hanya sedikit diatara butiran hujan. Setelah jatuh ke tanah lalu cair beberapa detik kemudian,” ungkap Nainggolan seorang warga menjawab wartawan, Sabtu (27/7/2013). “Memang […]

  • Isu Kudeta Cuma Akal-akalan Rezim SBY

    Isu Kudeta Cuma Akal-akalan Rezim SBY

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Islam Garis Keras dan Moderat Makin tak Suka SBY JAKARTA- Pemberitaan eksklusif Al Jazeera pada 22 Maret lalu yang mengungkap adanya rencana aksi kudeta oleh Dewan Revolusi Islam (DRI) terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diduga hanya akal-akalan orang-orang di lingkaran penguasa. Kabar tersebut bagian dari skenario jahat untuk memecah belah kelompok kritis yang […]

expand_less