Selasa, 3 Nov 2026
light_mode

Lima Pengedar Ganja Antar Provinsi Digulung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


MADINA, Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil menggulung 5 pengedar ganja antar provinsi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Madina, Selasa (21/12). Kelimanya yang kini mendekam di tahanan Polres Madina merupakan warga Sumatera Barat (Sumbar).
Adapun kelima tersangka tersebut, yakni Aria Ananda Chaniago (32) warga Kampung Jawa Nomor 688, Kecamatan Tanjung, Solok. Lalu, Nover Guswanto Piliang (20), Deni Zahara Piliang (23), Bayu Saputra (20), dan Hengki Mardanus Piliang (20). Keempatnya warga Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Singkarak, Solok.
Kapolres Madina, AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk, didampingi Kasat Narkoba, AKP Hendra, dan Humas Polres Madina, Iptu E Banjarnahor, kepada METRO di Mapolres Madina Desa Mompang Kecamatan Panyabungan Utara, Kamis (23/12) siang menjelaskan, kelima tersangka berhasil ditangkap satuan narkoba Polres Madina Selasa dinihari sekira pukul 04.00 WIB.
Kapolres menceritakan, awalnya kelima tersangka yang mengendarai mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi B B 8157 NO sempat melarikan diri dari kejaran polisi. Saat itu polisi hendak menghentikan mobil tersangka di Desa Laru Lombang Kecamatan Tambangan, Madina. Namun, mobil yang dimaksud tak berhenti dan ketika itu juga personel menghubungi Kapolsek Muara Sipongi dan kelima tersangka berhasil ditangkap.
“Awalnya mereka (tersangka, red) mau melarikan diri setelah dihentikan di Laru Lombang. Selanjutnya, kita langsung menghubungi Kapolsek Muara Sipongi dan melakukan sweeping akhirnya tersangka berhasil dibekuk,” terangnya.
Di perjalanan, sambungnya, untuk menghilangkan barang bukti karena mengetahui sedang dikejar polisi, salah satu tersangka, Nofer Guswanto membuang tas berwarna hitam, di Desa Muara Mais, Kecamatan Kotanopan.
“Setelah terjaring sweeping di Mapolsek Muara Sipongi, kemudian tersangka menunjukkan lokasi pembuangan tas yang belakangan diketahui berisi 10 kg ganja,” terangnya.
Sesuai pemeriksaan yang dilakukan, pemilik daun ganja tersebut adalah tersangka Aria Ananda. Keempat tersangka lainnya hanya kurir yang datang untuk menjemput Aria Ananda. Dan atas jasa menjemput ini, keempat tersangka akan diberi upah Rp200 ribu per orang ditambah memeroleh daun ganja sebanyak 1 kg dari 10 kg milik Ananda.
“Ganja itu milik Aria Ananda. Rencananya, ia akan mengedarkan di Solok dan sekitarnya, sementara keempat tersangka lainnya hanya sebagai kurir,” lanjutnya.
Menurut pengakuan Aria Ananda, ia berangkat dari Danau Singkarak Sabtu (18/12) sekira pukul 02.00 WIB dengan menaiki Bus menuju Panyabungan dan tiba pada Minggu (19/12) pagi sekira pukul 10.00 WIB.
“Saat itu, Aria Ananda membeli ganja 10 kilogram itu dari Kosim yang saat ini masih DPO. Keempat tersangka mengaku baru pertama kali melakukan pekerjaan ini,” katanya.
Sedangkan, tersangka utama Aria Ananda saat dikonfirmasi METRO mengaku telah dua kali melakoni pekerjaan ini. “Sudah 2 kali bang, yang pertama saya lolos dan saat itu ganja yang saya beli saya jual di Bukit Tinggi,” ujar Aria Ananda. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Pancasila, Siapa Para Muridnya?

    Sekolah Pancasila, Siapa Para Muridnya?

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Hersubeno Arief   HARI Rabu (8/6/2017) seharusnya adalah hari pertama  “sekolah” Pancasila dimulai. Tapi namanya juga sekolah baru buka.  Ruang-ruang kelasnya, guru-gurunya, petugas kebersihan dan petugas keamanannya juga belum tersedia. Yang ada baru kepala sekolahnya bernama Yudi Latief dan dewan pengarah yang diketuai oleh mantan Presiden Megawati. Muridnya? Potensi pasarnya sangat besar. […]

  • Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

    Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Wakil Ketua DPD KNPI Sumut Anas Suheri Lubis yang juga putra asli Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan mutasi yang dilakukan di jajaran Pemkab Madina baru-baru ini. Namun, mutasi yang dilakukan harus mempertimbangkan berbagai hal khususnya untuk tujuan pembenahan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, jujur dan bersih. Menurut Suheri berbagai hal yang […]

  • Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat di Dinas Kesehatan didesak meminta maaf kepada seluruh rakyat Madina terkait kesalahan input data covid-19 penyebab Madina masuk PKPM Level 4. Desakan itu dicuatkan ustad Sahminan Rangkuti, Rabu (18/9/2021). Jangan gara-gara oknum tertentu di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina), rakyat jadi korban menanggung rugi yang sangat besar. “Mau salah input […]

  • Marpenong-Penong Jolma Nalenong

    Marpenong-Penong Jolma Nalenong

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Zaman sannarion bahatmada jolma nalupa tu ajaran ni ompunta naparjolo sunduti dohot ajaranni ugamonta nasalalu ituturkon guru, harani bahat namarpenong-penong songon namabahattu mangan pining nacapot, hasidunganna eal, margorak-gorak idaia supping ni halak pala mardalan marjereng-jereng angke madung antong lenong tile. Salaludo antong dituturkon ompunta nadung parjolo mulak tu rahmat ni Tuhani ulang ning ibana ipasahat […]

  • Penerima Raskin Madina Berkurang 1.854 RTS

    Penerima Raskin Madina Berkurang 1.854 RTS

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penerima beras miskin (raskin) untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2013 ini berkurang sebanyak 1.854 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Pengurangan ini akibat berkurangnya jumlah keluarga miskin di Madina. Demikian data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang dilansir Bagian Perekonomian Pemkab Madina. Kepala Bagian Prekonomian Madina, Suandi Usman Nasution melalui Kasubbag […]

  • Kata Kabul Vonis Rahudman, Berarti Pasti Dihukum

    Kata Kabul Vonis Rahudman, Berarti Pasti Dihukum

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Hasrul Benny Harahap, selaku kuasa hukum Rahudman dalam perkara TPAPD Tapsel, juga mengaku belum menerima salinan putusan. Benny menjelaskan belum dapat berkomentar lebih jauh saat ditanya apakah pihaknya akan menempuh jalur PK. “Belum ada saya terima salinan putusan. Jadi belum ada mengambil sikap. Belum bisa mengambil sikap, karena isinya (salinan putusan) juga belum […]

expand_less