Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Harga Bahan Pokok Melonjak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
  • print Cetak


Panyabungan, Pasca Natal dan menjelang Tahun Baru 2011, sebagian harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Mandailing Natal, melonjak. Antara lain cabai yang saat sekarang ini harganya mencapai Rp 40-50 ribu perkilogramnya.

Pantauan wartawan di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (28/12/2010), salah seorang pedagang bernama Ucok Nasution (35) menjual cabai merah Rp 50 ribu per kilogram.

“Kita juga sebenarnya merasa tidak enak hati menjual cabai kepada pelanggan kita dengan harga yang bisa dibilang sedikit memberatkan, karena sebelum Natal harga cabai per kilonya hanya berkisar Rp 25-35 ribu perkilogramnya,” ujar Ucok.

Bukan harga cabai saja yang naik, pasca Natal dan menjelang tahun baru. Harga tomat dan bawang juga sedikit naik dari biasanya. Namun yang harganya naik cukup signifikan hanyalah cabai.

Masih kata Ucok, sebenarnya pedagang juga tidak begitu senang apabila semua harga bahan pokok naik sebab dikhawatirkan pelanggan kita yang telah lama menjadi langganan akan kabur akibat naiknya beberapa bahan pokok seperti saat sekarang ini.

Sementara itu, salah seorang pembeli yang berhasil dikonfirmasi wartawan di sela berbelanja sayur mayur dan bahan pokok lainnya mengatakan ia harus membawa uang belanja lebih dari yang biasanya, karena khawatir belanjaan yang akan dibeli tidak akan terbeli semua akibat naiknya beberapa bahan pokok pasca Natal dan menjelang tahun baru ini.

Ibu rumah tangga bernama Eva tersebut juga mengatakan, kalau harga bahan pokok naik terus, ia takut nantinya tidak bisa membeli bahan bahan pokok yang sudah menjadi makanan yang wajib dalam rumah tangga.

Apalagi harga minyak tanah juga tidak kepalang tanggung naiknya akibat langkanya minyak tanah sekarang ini. Sehingga sebagai ibu rumah tangga Eva harus benar-benar pintar membagi uang belanja yang disiapkan suaminya.

“Saya berharap pemerintah bisa secepatnya menstabilkan kembali seluruh harga bahan pokok yang saat ini semakin tidak terkendali, agar masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Madina pada khususnya bisa menikmati arti kemerdekaan di segala bidang,” ungkapnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMA 2 Plus Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

    SMA 2 Plus Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- SMA Negeri 2 Plus Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) gelar Sosialisasi pencegahan dan penyuluhan bahaya narkoba untuk generasi muda. Selasa (10/10/2023). Acara yang di gelar di Aula SMK Negeri 2 Plus itu dihadiri Perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Polres Madina, Drs Oloan Nasution (Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI) […]

  • Ari Rayo 1980

    Ari Rayo 1980

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil: Askolani Nasution Rabu, 13 Agustus 1980 Subuh terdengar nyaring takbir di mesjid. Bertalu-talu dengan suara bedug. Anak-anak berebut memukulinya dengan dua stik rotan yang sudah disiapkan. “Allohu Akbar Walillahilhamdi….” Tanpa dibangunkan, aku langsung duduk. Tentu saja, sejak semalaman tak nyenyak tidur karena menunggu hari raya. Tikar pandan sudah digelar. Karung-karung berisi beras juga […]

  • Ini Resep dari Putra Habibie untuk Memajukan Negeri

    Ini Resep dari Putra Habibie untuk Memajukan Negeri

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JOGJA – Kemiskinan menjadi faktor yang harus dituntaskan oleh pemerintah demi menciptakan negara maju yang se-jahtera. Pernyataan ini dilontarkan Ilham Akbar Habibie, putera Presiden RI keempat BJ Habibie, dalam Seminar Nasional Teknoin 2014 di Fakutas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (UII),  Sabtu (22/11). Selain meminimalisasi kemiskinan, ada tiga hal penting lain yang harus jadi perhatian […]

  • Kabid PTK: Saya Hanya Boneka di Jabatan Ini

    Kabid PTK: Saya Hanya Boneka di Jabatan Ini

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan mengejutkan keluar dari Kabid PTK Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Disdik Madina) Zulhamsyah saat mengikuti RDP dengan Komisi I. Zulham mengaku hanya boneka di jabatan yang ia duduki. Hal itu ia ungkapkan ketika menjawab pertanyaan dari Asmaruddin Nasution terkait isu adanya mahar sampai Rp 200 juta rupiah yang mengiringi pergantian kepala […]

  • Madina Kejadian Luar Biasa Diare, Sumut Turunkan Tim

    Madina Kejadian Luar Biasa Diare, Sumut Turunkan Tim

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Dinas Kesehatan Sumatera Utara mengirimkan tim ke Kabupaten Mandailing Natal terkait Kejadian Luar Biasa Diare yang terjadi di daerah itu dalam beberapa hari belakangan ini. Kepala Seksi Wabah dan Bencana Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Suhadi, Senin, 28 Maret 2011, mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan tim ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina), guna meneliti penyebab […]

  • Diduga Sakit Jantung, Napi LP Sipaga-paga Meninggal

    Diduga Sakit Jantung, Napi LP Sipaga-paga Meninggal

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Diduga terkena serangan jantung, salah seorang Narapidana Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Sipaga-paga Panyabungan, ditemukan meninggal dunia di selnya, Selasa (29/03/2011). Korban meninggal bernama Adreas alias Deras, ditahan di LP Panyabungan terkait kasus pembunuhan dengan hukuman 18 tahun penjara Adreas meninggal di usia 41 tahun. Dia sudah beberapa tahun menjalani hukuman di LP Sipaga-paga. […]

expand_less