Rabu, 29 Jul 2026
light_mode

Hidup Sulit Akibat Harga Karet Murah, Anak-Anak Ikut Mendulang Emas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Okt 2015
  • print Cetak

 

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kesulitan hidup ditengah rendahnya harga karet, menyebabkan akan-anak harus ikut mengais rezeki menutupi kebutuhan sehari-hari keluarga.

Ini di Desa Tombang Bustak, Kotanopan, Mandailing Natal Madina). Kalangan anak-anak, remaja, wanita dan para kepala keluarga, berbaur di antara bongkahan batu dan pasir untuk mencari biji emas di Sungai Batang Gadis.

Selama ini penduduk setempat dan mayoritas warga Madina menggantungkan pendapatan keluarga dari komoditi karet, tetapi akibat harga karet yang jatuh dalam beberapa tahun terkahir menyebabkan mayoritas warga Madina kalang kabut akibat pendapatan dari penjualan karet alam tak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

Warga Tombang Bustak memperoleh peluang mendapatkan bijih emas dengan cara mendulang pasir di badan Sungai Batang Gadis yang dikeruk alat berat milik PT. Tamiang Karya guna keperluan material bangunan.

Pantuan Mandailing Online, Kamis (21/10), sejak pagi hari saat alat berat mulai beraksi untuk memuat material batu dan pasir ke dalam dump truk, puluhan warga sudah menunggu di sekitar lokasi. Masing-masing di antara mereka  membawa ember, goni plastik tempat manampung pasir. Usai alat berat memuat bahan material ke atas dump truk, sang operator pun mengumpulkan pasir untuk warga.

Tidak berselang lama, wargapun  berebut  mengambil pasir. Pasir itu didulang  untuk memilah biji emas dari biji pasir.

Pendapatan warga bervariasi. Mulai dari 10.000 hingga 300.000 rupiah per hari. Tergantung nasib baik.

Semakin siang, warga yang ikutpun semakin banyak, sebab usai pulang sekolah anak-anak di wilayah ini pun akan ikut mendulang biji emas.

Rusli, salah seorang warga yang ikut mendulang, mengatakan, dirinya sudah hampir dua bulan ikut serta mencari emas di sungai itu.

“Hasil yang didapatkan pun bervariasi, terkadang hanya 50 ribu, bisa 100. Ribu, bahkan pernah 300 ribu, tapi kadang tidak ada sama sekali,” ungkapnya.

Diakuinya, dirinya ikut mencari emas  karena rendahnya harga karet. “Harga karet lagi murah, tidak mencukupi kebutuhan, kita terpaksa mencari pekerjaan alternatif. Keberadaan alat berat ini sangat membantu bagi warga di daerah ini, usai memuat material pasir dan batu ke atas dump truk, si operator mengumpulkan  material pasir dan batu untuk warga,” ucapnya.

Sementara itu, Habibi (12) seorang anak yang ikut mendulang mengatakan ikut mencari emas untuk menambah uang saku dan uang sekolah.

“Untuk menambah uang saku dan uang sekolah, lumayan sehari bisa mencapai  20.000 sampai 50.000.  Setiap pulang sekolah kami datang kemari. Kalau hasilnya banyak, terkadang ditabungkan. Sedangkan orangtua tidak melarang sama sekali,” ujarnya.

Dia harus ikut dengan teman sebayanya mendulang emas, karena orang tua sudah tak mampu memberi uang untuk transportasi dan keperluan sekolah akibat rendahnya pendapatan orang tuanya dari pekerjaan menderes pohon karet.

Peliput    : Lokot Husda Lubis
Editor     : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulang Manuk dan Bulang Pusako Bulang Tonun: Identitas Mandailing yang Hampir Terlupakan di Era Digital

    Bulang Manuk dan Bulang Pusako Bulang Tonun: Identitas Mandailing yang Hampir Terlupakan di Era Digital

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bulang Manuk, Bulang Pusako Mandailing, Bulan Tonun Oleh: Dina Syarifah Nasution, M.Pd …. Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial, sebuah budaya akan semakin dikenal apabila semakin sering diperlihatkan kepada publik. Hari ini, media sosial bukan hanya menjadi tempat berbagi foto dan video, tetapi juga telah menjadi salah satu tolok ukur bagaimana sebuah […]

  • PNS, TNI dan Polri dilarang terima hadiah

    PNS, TNI dan Polri dilarang terima hadiah

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA –  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar mengeluarkan surat edaran terkait Hari Raya Idul Fitri 1435H/2014M, yang ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI dan anggota Polri. Dalam surat Nomor 02 Tahun 2014 tertanggal 17 Juli 2014 itu, Menteri PAN-RB mengingatkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal […]

  • Petani Batal Nginap di Simpang Jalan Napa

    Petani Batal Nginap di Simpang Jalan Napa

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tunggu Pertemuan Dimediasi Polres TAPSEL- Ratusan warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Andalan Napa (KTAN), Angkola Selatan yang menggelar aksi demo dengan bertahan di pinggir jalan Simpang Jalan Napa, akhirnya membatalkan niatnya. Ini setelah adanya janji Polres Tapsel yang akan memediasi warga dengan pihak perusahaan dan pemerintah. Bendahara KTAN Baginda Harahap menuturkan mereka bersedia tidak […]

  • Wow!!! 800 Ribu Remaja Aborsi

    Wow!!! 800 Ribu Remaja Aborsi

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diperkirakan setiap tahun jumlah aborsi di Indonesia mencapai 2,4 juta jiwa. Parahnya, 800 ribu di antaranya terjadi di kalangan remaja. Demikian data yang dikeluarkan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 2010 ini. Ini mengiringi data lain yang tak kalah mencengangkan. Disebutkan, sekitar 51 persen remaja di Jabodetabek telah melakukan hubungan seks pranikah. “Artinya dari 100 […]

  • Jual Beli Paket Proyek Penyebab Bangunan Pemerintah Amburadul

    Jual Beli Paket Proyek Penyebab Bangunan Pemerintah Amburadul

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu penyebab bobroknya kualitas proyek di Mandailing Natal (Madina) ditengarai akibat terjadinya jual beli proyek antara pejabat di daerah dengan kontraktor. Penentuan pemenang tender proyek pemerintah bukan berdasar mekanisme proses tender, melainkan siapa kontraktor yang membeli paket kepada oknum pejabat dengan nilai rupiah tinggi. Uang pembelian ini masuk ke kantong […]

  • Santuni Yatim, Atika Ajak Rajin Solawat

    Santuni Yatim, Atika Ajak Rajin Solawat

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi menyantuni ratusan anak yatim di Kecamatan Siabu, Rabu (9/10/2024). Kunjungan pertama, Atika Azmi didampingi tim mengunjungi rumah Sahgumul Hasibuan di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu. Atika disambut puluhan anak yatim dan piatu beserta pengasuh mereka. Atika Azmi Utammi menyampaikan […]

expand_less