Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Hidup Sulit Akibat Harga Karet Murah, Anak-Anak Ikut Mendulang Emas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Okt 2015
  • print Cetak

 

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kesulitan hidup ditengah rendahnya harga karet, menyebabkan akan-anak harus ikut mengais rezeki menutupi kebutuhan sehari-hari keluarga.

Ini di Desa Tombang Bustak, Kotanopan, Mandailing Natal Madina). Kalangan anak-anak, remaja, wanita dan para kepala keluarga, berbaur di antara bongkahan batu dan pasir untuk mencari biji emas di Sungai Batang Gadis.

Selama ini penduduk setempat dan mayoritas warga Madina menggantungkan pendapatan keluarga dari komoditi karet, tetapi akibat harga karet yang jatuh dalam beberapa tahun terkahir menyebabkan mayoritas warga Madina kalang kabut akibat pendapatan dari penjualan karet alam tak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

Warga Tombang Bustak memperoleh peluang mendapatkan bijih emas dengan cara mendulang pasir di badan Sungai Batang Gadis yang dikeruk alat berat milik PT. Tamiang Karya guna keperluan material bangunan.

Pantuan Mandailing Online, Kamis (21/10), sejak pagi hari saat alat berat mulai beraksi untuk memuat material batu dan pasir ke dalam dump truk, puluhan warga sudah menunggu di sekitar lokasi. Masing-masing di antara mereka  membawa ember, goni plastik tempat manampung pasir. Usai alat berat memuat bahan material ke atas dump truk, sang operator pun mengumpulkan pasir untuk warga.

Tidak berselang lama, wargapun  berebut  mengambil pasir. Pasir itu didulang  untuk memilah biji emas dari biji pasir.

Pendapatan warga bervariasi. Mulai dari 10.000 hingga 300.000 rupiah per hari. Tergantung nasib baik.

Semakin siang, warga yang ikutpun semakin banyak, sebab usai pulang sekolah anak-anak di wilayah ini pun akan ikut mendulang biji emas.

Rusli, salah seorang warga yang ikut mendulang, mengatakan, dirinya sudah hampir dua bulan ikut serta mencari emas di sungai itu.

“Hasil yang didapatkan pun bervariasi, terkadang hanya 50 ribu, bisa 100. Ribu, bahkan pernah 300 ribu, tapi kadang tidak ada sama sekali,” ungkapnya.

Diakuinya, dirinya ikut mencari emas  karena rendahnya harga karet. “Harga karet lagi murah, tidak mencukupi kebutuhan, kita terpaksa mencari pekerjaan alternatif. Keberadaan alat berat ini sangat membantu bagi warga di daerah ini, usai memuat material pasir dan batu ke atas dump truk, si operator mengumpulkan  material pasir dan batu untuk warga,” ucapnya.

Sementara itu, Habibi (12) seorang anak yang ikut mendulang mengatakan ikut mencari emas untuk menambah uang saku dan uang sekolah.

“Untuk menambah uang saku dan uang sekolah, lumayan sehari bisa mencapai  20.000 sampai 50.000.  Setiap pulang sekolah kami datang kemari. Kalau hasilnya banyak, terkadang ditabungkan. Sedangkan orangtua tidak melarang sama sekali,” ujarnya.

Dia harus ikut dengan teman sebayanya mendulang emas, karena orang tua sudah tak mampu memberi uang untuk transportasi dan keperluan sekolah akibat rendahnya pendapatan orang tuanya dari pekerjaan menderes pohon karet.

Peliput    : Lokot Husda Lubis
Editor     : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENGGUGAT EKSITENSI GENERASI MUDA

    MENGGUGAT EKSITENSI GENERASI MUDA

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Ennawaty Sari Mahasiswi STAIM   Westernisasi dalam dekade ini sudah merambah urat nadi masyarakat. Bukan hanya menimpa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional namun lebih dari itu sudah mengarah kesoal kepribadian anak bangsa. Dengan mudah ditemukan fenomena penyimpangan sosial yang merambah prilaku remaja. Salah satu contoh yang jamak ditemukan penampilan remaja dewasa ini […]

  • Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

    Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Wakil Ketua DPD KNPI Sumut Anas Suheri Lubis yang juga putra asli Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan mutasi yang dilakukan di jajaran Pemkab Madina baru-baru ini. Namun, mutasi yang dilakukan harus mempertimbangkan berbagai hal khususnya untuk tujuan pembenahan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, jujur dan bersih. Menurut Suheri berbagai hal yang […]

  • BPBD: Belum ada potensi bencana di Sumut

    BPBD: Belum ada potensi bencana di Sumut

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara belum menemukan atau mendeteksi kemungkinan adanya bencana di daerah itu, selain potensi kebakaran di sekitar pemukiman masyarakat. “Potensi bencana belum ada. Hanya kebakaran yang perlu diwaspadai,” kata Kepala BPBD Sumut Ahmad Hidayat di Medan, hari ini. Ia mengatakan, meski telah memasuki musim kemarau, Sumut tidak memiliki […]

  • PSMS Medan kalah lagi

    PSMS Medan kalah lagi

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BONTANG – Bontang FC sukses menuai angka penuh di kandang setelah menundukkan PSMS Medan 2-0 di Stadion Mulawarman dalam lanjutan Liga Prima Indonesia (IPL) 2011/12, Sabtu (18/2). Raihan tiga angka mengangkat posisi Bontang FC ke peringkat tujuh klasemen sementara usai mengumpulkan poin sepuluh dari sembilan laga. Bontang FC menggeser Persiraja Banda Aceh, PSM Makassar dan […]

  • Tarutung Tambangan Go Market (2-selesai)

    Tarutung Tambangan Go Market (2-selesai)

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Para kepala desa dan camat Tambangan sudah menggodok moment Tarutung Tambangan itu. Namanya: Pekan Raya Durian Tambangan. Pekan Raya ini akan berlangsung besok, Sabtu hingga Minggu, tanggal 12-13 Pebruari 2022. Lokasinya: pinggir Jalan Lintas Sumatera titik Laru Baringin, sekitar 1 km setelah pasar Laru jika kita datang dari arah Panyabungan. Momen ini kali […]

  • Direktur Utama  PT ALN Ditahan Mabes Polri

    Direktur Utama PT ALN Ditahan Mabes Polri

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Direktur Utama PT Agro Lintas Nusantara (ALN), Yosua Irawan Lau, resmi ditahan pihak Bareskrim Mabes Polri. Penahanan itu, terkait dugaan tindak pidana pemalsuan Akta Otentik yang digunakan sebagai salah satu upayanya untuk merampas lahan Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KP USU) di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sehingga […]

expand_less