Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Tortor Mandailing Bukan Tortor Batak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2014
  • print Cetak

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tarian Tortor Mandailing tidak sama dengan tarian tortor yang ada di tanah Toba. Etnis Toba tidak berhak mengklaim tortor Mandailing sebagai kesenian Batak. Sebab, kata “Batak” itu dipaksakan Kolonial Belanda sebagai nama etnis di kawasan Tapanuli di abad 19 yang hingga abad 21 ini ditolak oleh banyak etnis, termasuk Karo.

“Tortor Mandailing memiliki tempo gerakan dan aksesori pakaian yang teramat berbeda dengan tortor lain, termasuk prinsif-prinsif yang dikandungnya,” ungkap Ilham Nasution, penggiat seni dari Grup Gordang Sambilan Willem Iskander, Pidoli Lombang, Madina, menjawab Mandailing Online, pekan lalu.

Dijelaskannya, ada kondisi “mollop” di tortor Mandailing. Mollop adalah bahasa Mandailing yang berarti antara tidur dan terjaga, seperti mengantuk. Gerakan tari tortor Mandailing halus, lamban, mengalir pelan.

“Penari tortor mandailing berada dalam situasi antara sadar dan terjaga. Mollop. Tubuhnya bergerak mengikuti perasaan. Gerakan yang halus ini terpengaruh oleh kendali perasaan yang mengalir ke urat-urat syaraf penari oleh pengaruh tabuhan gordang sambilan. Makanya tortor Mandailing halus, bergerak lamban dan sakral, penuh makna dan penghayatan,” beber Ilham.

Gerakan mata, tangan, jari tangan dan kaki digerakkan oleh perasaan. Termasuk posisi kepala yang terus menunduk. Pengaruh otak sangat berkurang terhadap gerakan karena penari sudah berada dalam situasi pengaruh perasaan. Ini menyebabkan gerakan tari tortor Mandailing lamban.

Sementara tortor di tanah Toba, gerakannya tidak lamban, relatif cepat dan kasar, terasa tidak sakral. Cendrung gerakan riang. Tidak sehalus dan se sakral tor-tor Mandailing.

Jika pendekatannya melalui etnomusikologi, gerakan tarian yang halus, lamban dan penuh penghayatan karena pengaruh jiwa terhadap fisik si penari, merupakan ciri tarian tradisional di berbagai kawasan di Nusantara. Gerakan-gerakan itu tercipta pada umumnya berkaitan dengan keyakinan masyarakat setempat dengan dunia gaib.

Jika ada tarian yang sama tetapi gerakanya cendrung kasar, maka dianggap keluar dari esensi tarian induknya, atau bisa diklaim sebagai tarian tiruan atau imitasi. Pendekatan ini juga bisa menjelaskan tor-tor Batak (Toba?) berinduk pada tor-tor Mandailing.

Bahkan, ini juga bisa menjadi kajian lebih lanjut tentang kemungkinan suku Toba berasal dari Mandailing yang turut membawa tarian tor-tor itu ke wilayah baru mereka.

Selain itu, tortor Mandailing, lanjut Ilham, adalah tarian sakral yang beresensi Dalihan Na Tolu, yakni kahanggi, mora dan anak boru. Zaman dahulu, tortor Mandailing dilaksanakan dalam rangka kegiatan adat yang sakral. Di zaman sekarang tortor Mandailing sudah masuk ke wilayah entertain. Namun tetap saja gerakan dan penjiwaannya tidak berbeda.

Peliput: Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Calon Bupati Madina Beber Visi Misi Kepada PKB

    Tiga Calon Bupati Madina Beber Visi Misi Kepada PKB

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga bakal calon bupati menyampaikan visi misi, Kamis (11/6) yang diselenggarakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal (Madina) di aula Hotel Rindang, Panyabungan. Ketiga bakal calon bupati itu adalah Saparuddin Haji Lubis, Dahlan Hasan Nasution dan Ja’far Sukhairi Nasution. Penyampaian visi misi calon bupati ini sebagai satu dari rangkaian tahapan […]

  • TNI Sosialissikan Bios 44 Kepada Petani Palas

    TNI Sosialissikan Bios 44 Kepada Petani Palas

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SOSA (Mandailing Online) – Kodim 0212 / Tapanuli Selatan mensosialisasikan Bios 44 kepada petani Desa Hutaraja Lamo dan Desa Mondang, Kecamatan Sosa, Kabupaten Palas, Kamis (18/7/2019). Bios 44 adalah cairan yang dapat mencegah kebakaran lahan gambut, digunakan untuk mengurai tanah tandus menjadi subur, juga dapat dipergunakan untuk lahan perikanan. Merupakan temuan prajurit TNI yang sudah […]

  • Irwan Daulay : Madina Harus Melakukan Terobosan Terkait Tingginya Angka Kemiskinan dan Rendahnya IPM

    Irwan Daulay : Madina Harus Melakukan Terobosan Terkait Tingginya Angka Kemiskinan dan Rendahnya IPM

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sudah waktunya melakukan terobosan penting dalam upaya menurunkan angka kemiskina dan menaikkan IPM yang  masih rendah. Salah satu upayanya melalui pembentukan Tim Ekonomi yang kuat. Berikan mereka kewenangan penuh untuk bekerja,” ujar tokoh masyarakat Madina, Irwan H. Daulay dalam akun fecebook-nya, Rabu (19/7/2017). Seiring dengan pembentukan […]

  • Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

    Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pasca ditemukannya penyakit Ende ganas awal Mei lalu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Madina menemukan penyakit flu burung. Kasus flu burung ini ditemukan di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu pada Sabtu (20/05/2011) lalu. Data yang diperoleh wartawan, awalnya banyak ayam masyarakat mati mendadak sehingga masyarakat melapor […]

  • Rumah dan Mobil Dinas Kasat Lantas Dibakar

    Rumah dan Mobil Dinas Kasat Lantas Dibakar

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Giliran Polres Aceh Tengah Diteror TAKENGON- Penyelidikan aksi teror di Mapolresta Cirebon belum tuntas diusut, teror sejenis kembali terjadi. Kali ini giliran Polres Aceh Tengah di Takengon yang jadi sasaran. Aksi teror orang tak dikenal (OTK) ini bahkan terjadi dalam dua hari berturut-turut. Sabtu (16/4), kantor Satreskrim yang dibakar OTK. Sehari kemudian, Minggu (17/4), giliran […]

  • Koperasi Mitra Manindo Gelar Rapat Tahunan Serta Pemilihan Ketua Baru

    Koperasi Mitra Manindo Gelar Rapat Tahunan Serta Pemilihan Ketua Baru

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) menggelar rapat anggota tahunan (RAT) ke -15 akhir pekan lalu di gedung Ladang Sari, Gunung Tua, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). KMM melaksanakan RAT setiap tahun sebagai salah satu kewajiban sebagai lembaga koperasi. Rapat tahunan tersebut menyetujui laporan pertanggung jawaban Dewan Pengurus dan menyetujui […]

expand_less