Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Pasca ditemukannya penyakit Ende ganas awal Mei lalu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Madina menemukan penyakit flu burung. Kasus flu burung ini ditemukan di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu pada Sabtu (20/05/2011) lalu.

Data yang diperoleh wartawan, awalnya banyak ayam masyarakat mati mendadak sehingga masyarakat melapor kepada Kepala Desa. Kepala Desa kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Madina.

Kepala Desa Huraba II Kasmir Dalimunthe yang dimintai keterangannya, Rabu (25/05/2011) mengatakan, Sabtu lalu dia mendapatkan laporan dari warganya yang mengatakan bahwa ayam mereka mati mendadak tanpa diketahui penyebabnya.

“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ayam mereka mati mendadak. Kejadian ini sangat aneh, karena sesuai pengakuan masyarakat ayam mati secara tiba-tiba tanpa ada penyakitnya. Setelah itu kita langsung melaporkan kejadian ini kepada petugas peternakan di Kecamatan Siabu,” katanya.

Dinas Pertanian dan Peternakan Madina yang melakukan penyelidikan di Desa Huraba II menemukan beberapa ayam yang mati tersebut telah terjangkit flu burung atau virus avian infuenza jenis H5N1, ujarnya.

Kadis Pertanian dan Peternakan Madina melalui Kasi Kesehatan Hewan drh Frengky yang dikonfirmasi, Kamis (26/05/2011) sore melalui telepon membenarkan bahwa di Desa Huraba II ditemukan flu burung.

“Memang benar di Desa Huraba II Kecamatan Siabu tersebut kita temukan ada virus flu burung. Ini kita ketahui berdasarkan hasil penelitian di lapangan menindaklanjuti laporan Kepala Desa yang menyebutkan ayam mati mendadak ditemukan di desa tersebut,” jelasnya.

Pada Sabtu lalu, Dinas Pertanian dan Peternakan melakukan penelitian. Saat itu hanya 2 ekor ayam yang ditemukan terinfeksi. Namun akan terus dilakukan pengawasan di desa tersebut untuk mengantisipasi berjangkitnya virus flu burung.

“Sejak hari Sabtu semalam sampai hari Selasa, kita sudah menemukan sebanyak 7 ekor ayam terinfeksi flu burung dan kita akan terus mengawasi guna mencegah penularan penyakit tersebut kepada manusia maupun kepada ternak unggas masyarakat yang belum terjangkit,” sebutnya.

Dinas Pertanian dan Peternakan juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Madina untuk mengantisipasi agar penyakit ini tidak berjangkit kepada manusia, karena seperti diketahui penyakit ini sangat mudah terjangkit kepada manusia.

“Sejak ditemukannya penyakit flu burung tersebut, kita dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal terus mengadakan posko di daerah terinfeksi flu burung sehingga apabila ada yang terjangkit baik itu hewan ternak maupun manusia dapat lebih cepat kita tangani,” jelasnya.

Dinas Pertanian dan Peternakan juga sudah mengirimkan sample darah ayam yang terinfeksi ke Badan Penelitian Penyakit Veteriner (BPPV) Regional I Medan untuk memastikan apakah ayam yang mati tersebut positif flu burung. Namun dari penelitian cepat Dinas Pertanian dan Peternakan Madina ditemukan virus avian infuenza jenis H5N1 yang juga disebut flu burung pada ayam mati tersebut.

“Kita juga melaksanakan penyemprotan terhadap desa tetangga yang terinfeksi flu burung untuk mengantisipasi penyakit virus avian infuenza jenis H5N1 tidak meluas ke desa lain,” tegas Frengky.

Sampai saat ini belum didapat laporan dari Dinas Kesehatan maupun puskesmas setempat mengenai adanya manusia yang terjangkit flu burung. Namun demikian akan terus dipantau perkembangan di desa yang terinfeksi dan desa sekitarnya.

“Kita akan memantau terus penyakit avian infuenza jenis H5N1 tersebut sampai dipastikan desa tersebut tidak lagi terinfeksi. Desa sekitar juga kita semprot untuk mengantisipasi meluasnya virus tersebut,” tegas Frengky. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Batahan I, Bayi Kucing Lahir Berkepala Dua

    Di Batahan I, Bayi Kucing Lahir Berkepala Dua

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Seekor bayi kucing lahir dengan kepala dua. Ini terjadi di Desa Batahan I, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, pekan lalu. Induk kucing milik Pak Jo (55) warga Batahan I. Bayi kucing itu lahir Jum’at malam (29/7/2016) lalu. Mengetahui kejadian langka itu, warga berduyun-duyun untuk melihatnya. Kelahiran kucing dengan kepala dua tersebut […]

  • Teken MoU dengan Kejaksaan, Bupati: Untuk Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif dan Efisien

    Teken MoU dengan Kejaksaan, Bupati: Untuk Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif dan Efisien

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) membuat memorandum of understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari). Nota kesepahaman itu diteken oleh Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dan Kajari Taufiq Djalal, Rabu (5/1) di kantor Bupati, Desa Parbangunan, Panyabungan. Isi MoU tersebut mencakup pertimbangan hukum, bantuan hukum, dan tindakan hukum. Bupati Sukhairi […]

  • Eli Mahrani Monitoring PBM PAUD

    Eli Mahrani Monitoring PBM PAUD

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bunda Paud Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Eli Mahrani Jafar Sukhairi Nasution melakukan Monitoring Pelaksanaan Belajar Mengajar (PBM) di enam Sekolah di Kabupaten Madina. Enam sekolah yang di monitoring yaitu, TK Model Negeri, TK Aba Gunungtua, TK Satu Atap SDN 062 Negeri Mompang, TK Masitoh Assalam, Kelompok bermain Bunda, dan TK Negeri […]

  • Penerima Raskin Madina Berkurang 1.854 RTS

    Penerima Raskin Madina Berkurang 1.854 RTS

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penerima beras miskin (raskin) untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2013 ini berkurang sebanyak 1.854 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Pengurangan ini akibat berkurangnya jumlah keluarga miskin di Madina. Demikian data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang dilansir Bagian Perekonomian Pemkab Madina. Kepala Bagian Prekonomian Madina, Suandi Usman Nasution melalui Kasubbag […]

  • Gaji Anggota KPPS di Desa Gunung Barani yang Disunat Akhirnya Dikembalikan

    Gaji Anggota KPPS di Desa Gunung Barani yang Disunat Akhirnya Dikembalikan

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji anggota KPPS di Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terlanjur disunat dsngan alasan pajak akhirnya dikembalikan ketua PPS dan Sekretariat PPS. Pengembalian gaji KPPS itu dilakukan setelah mendapat penolakan dari sejumlah angoota KPPS yang merasa dirugikan. Dijelaskan Arfah Ketua PPS Desa Gunung Barani. […]

  • Walikota Putuskan Kontrak 31 Proyek

    Walikota Putuskan Kontrak 31 Proyek

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan. Walikota Padangsidimpuan Zulkarnaen Nasution memutuskan kontrak 31 proyek yang tidak selesai hingga 30 Desember 2012 kemarin. Pemutusan ini dilakukan berdasarkan ketentuan yang terkandung dalam Perpres No. 54 tahun 2010. Sebelumnya walikota Padangsidimpuan telah memonitoring pelaksanaan proyek di lapangan. Monitoring tersebut juga disertai Inspektorat dan dinas terkait. Saat itu ditemukan berbagai masalah, seperti kurangnya kualitas […]

expand_less