Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Pasca ditemukannya penyakit Ende ganas awal Mei lalu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Madina menemukan penyakit flu burung. Kasus flu burung ini ditemukan di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu pada Sabtu (20/05/2011) lalu.

Data yang diperoleh wartawan, awalnya banyak ayam masyarakat mati mendadak sehingga masyarakat melapor kepada Kepala Desa. Kepala Desa kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Madina.

Kepala Desa Huraba II Kasmir Dalimunthe yang dimintai keterangannya, Rabu (25/05/2011) mengatakan, Sabtu lalu dia mendapatkan laporan dari warganya yang mengatakan bahwa ayam mereka mati mendadak tanpa diketahui penyebabnya.

“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ayam mereka mati mendadak. Kejadian ini sangat aneh, karena sesuai pengakuan masyarakat ayam mati secara tiba-tiba tanpa ada penyakitnya. Setelah itu kita langsung melaporkan kejadian ini kepada petugas peternakan di Kecamatan Siabu,” katanya.

Dinas Pertanian dan Peternakan Madina yang melakukan penyelidikan di Desa Huraba II menemukan beberapa ayam yang mati tersebut telah terjangkit flu burung atau virus avian infuenza jenis H5N1, ujarnya.

Kadis Pertanian dan Peternakan Madina melalui Kasi Kesehatan Hewan drh Frengky yang dikonfirmasi, Kamis (26/05/2011) sore melalui telepon membenarkan bahwa di Desa Huraba II ditemukan flu burung.

“Memang benar di Desa Huraba II Kecamatan Siabu tersebut kita temukan ada virus flu burung. Ini kita ketahui berdasarkan hasil penelitian di lapangan menindaklanjuti laporan Kepala Desa yang menyebutkan ayam mati mendadak ditemukan di desa tersebut,” jelasnya.

Pada Sabtu lalu, Dinas Pertanian dan Peternakan melakukan penelitian. Saat itu hanya 2 ekor ayam yang ditemukan terinfeksi. Namun akan terus dilakukan pengawasan di desa tersebut untuk mengantisipasi berjangkitnya virus flu burung.

“Sejak hari Sabtu semalam sampai hari Selasa, kita sudah menemukan sebanyak 7 ekor ayam terinfeksi flu burung dan kita akan terus mengawasi guna mencegah penularan penyakit tersebut kepada manusia maupun kepada ternak unggas masyarakat yang belum terjangkit,” sebutnya.

Dinas Pertanian dan Peternakan juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Madina untuk mengantisipasi agar penyakit ini tidak berjangkit kepada manusia, karena seperti diketahui penyakit ini sangat mudah terjangkit kepada manusia.

“Sejak ditemukannya penyakit flu burung tersebut, kita dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal terus mengadakan posko di daerah terinfeksi flu burung sehingga apabila ada yang terjangkit baik itu hewan ternak maupun manusia dapat lebih cepat kita tangani,” jelasnya.

Dinas Pertanian dan Peternakan juga sudah mengirimkan sample darah ayam yang terinfeksi ke Badan Penelitian Penyakit Veteriner (BPPV) Regional I Medan untuk memastikan apakah ayam yang mati tersebut positif flu burung. Namun dari penelitian cepat Dinas Pertanian dan Peternakan Madina ditemukan virus avian infuenza jenis H5N1 yang juga disebut flu burung pada ayam mati tersebut.

“Kita juga melaksanakan penyemprotan terhadap desa tetangga yang terinfeksi flu burung untuk mengantisipasi penyakit virus avian infuenza jenis H5N1 tidak meluas ke desa lain,” tegas Frengky.

Sampai saat ini belum didapat laporan dari Dinas Kesehatan maupun puskesmas setempat mengenai adanya manusia yang terjangkit flu burung. Namun demikian akan terus dipantau perkembangan di desa yang terinfeksi dan desa sekitarnya.

“Kita akan memantau terus penyakit avian infuenza jenis H5N1 tersebut sampai dipastikan desa tersebut tidak lagi terinfeksi. Desa sekitar juga kita semprot untuk mengantisipasi meluasnya virus tersebut,” tegas Frengky. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

    Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN,-Staf peneliti Balai Bahasa Medan Anharuddin Hutasuhut mengatakan, hingga kini belum ada bahasa ibu atau yang lebih dikenal dengan bahasa daerah di wilayah Sumatera Utara yang punah. “Jangankan punah, yang terancam punah saja belum ada. Ini tidak terlepas dari konsistennya masyarakat di Sumut menjaga nilai-nilai budaya leluhurnya, karena kalau bukan kita siapa lagi yang harus […]

  • Mahasiswa dan Pelajar Galang Dana Untuk Korban Banjir Siabu

    Mahasiswa dan Pelajar Galang Dana Untuk Korban Banjir Siabu

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Sejumlah organisasi kemahasiswaan dan pelajar melakukan gerakan pengumpulan dana, Sabtu (26/10/2019) untuk korban banjir di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Penggalangan dilakukan di pusat kota Padangsidimpuan. Organisasi yang bergiat itu meliputi Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN); Serikat Mahasiswa Tapanuli Selatan (Serma Tapsel); Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Tapsel. Aksi penggalangan dana […]

  • Warga Kota Panyabungan Keluhkan Debu Pengerjaan Jalan

    Warga Kota Panyabungan Keluhkan Debu Pengerjaan Jalan

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga kota Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Sabtu, (28/10/2023) mengeluhkan debu yang timbul dari pelebaran dan pengaspalan Jalan Willem Iskander, Panyabungan. Pelebaran jalan di kota Panyabungan sejauh ini dikerjakan PT. Jaya Konstruksi. Sejumlah pengendara kepada Mandailing Online sejak dimulainya proyek pengerjaan jalan itu warga yang melintas sering terkena semprotan abu dari alat […]

  • Foto Naskah Ujian SD di Facebook Ternyata Rekayasa

    Foto Naskah Ujian SD di Facebook Ternyata Rekayasa

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Misteri foto kertas ujian sekolah dasar di Mandailing Natal yang beredar di Facebook akhirnya terkuak. Foto-foto itu sempat menggegerkan publik karena tidak sinkron poin-poin pertanyaan dengan poin-poin jawaban. Setelah ditelusuri, ternyata lembar pertanyaan di foto itu adalah naskah untuk kelas 3, sedangkan lembar jawabannya naskah untuk kelas 5. Penelusuran yang dilakukan Mandailing Online di sejumlah […]

  • Perolehan Suara Sementara di Panyabungan, Panyabungan Barat, Panyabungan Timur

    Perolehan Suara Sementara di Panyabungan, Panyabungan Barat, Panyabungan Timur

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Data sementara di Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Timur pasangan Dahlan-Sukhairi masih unggul. Panyabungan Barat Yusuf-Imron unggul. Hingga pukul 1.16 WIB Kamis dini hari (10/12), data sementara rekapitulasi di website KPU Madina, pasangan Yusuf-Imron meraih suara 2.943, Dahlan-Sukhairi 5.032, Saparuddin-Miswaruddin 1.421. perolehan sementara itu berasal dari 42 TPS dari total 168 TPS di […]

  • Ada Rp.381.165.000 Dana Untuk Pengadaan Obat Obatan Hewan Ternak di Dinas Pertanian Madina

    Ada Rp.381.165.000 Dana Untuk Pengadaan Obat Obatan Hewan Ternak di Dinas Pertanian Madina

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Dari data yang di dapat Mandailing Online tercatat kurung waktu Januari dan Pebruari 2024, anggaran untuk belanja obat obatan di Dinas Pertanian Pemkab Mandailing Natal ( Pemkab Madina) sudah mencapai Rp. 391.165.000 dengan rincian belanja obat obatan untuk bulan 125.550.000, kemudian bulan yang sama ada juga dialokasikan senilai Rp.137.210.000. Selain itu […]

expand_less