Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Walikota Putuskan Kontrak 31 Proyek

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
  • print Cetak

Padangsidimpuan. Walikota Padangsidimpuan Zulkarnaen Nasution memutuskan kontrak 31 proyek yang tidak selesai hingga 30 Desember 2012 kemarin. Pemutusan ini dilakukan berdasarkan ketentuan yang terkandung dalam Perpres No. 54 tahun 2010.
Sebelumnya walikota Padangsidimpuan telah memonitoring pelaksanaan proyek di lapangan. Monitoring tersebut juga disertai Inspektorat dan dinas terkait. Saat itu ditemukan berbagai masalah, seperti kurangnya kualitas pekerjaan, terlambatnya pelaksanaan pekerjaan. Bahkan ada yang sama sekali belum melaksanakan pekerjaannya seperti Pengadaan Laboratorium Bahasa SMP.

Diantara proyek yang mendapatkan pemutusan kontrak adalah 28 paket proyek dari Dinas PUD dan tiga paket dari Dinas Pendidikan.

Walikota Padangsidimpuan yang didampingi Kabag Pembangunan Husni Thamrin Nasution kepada Medan Bisnis, seusai monitoring (4/1) mengatakan klasifikasi sangsi keterlambatan ada dua macam.

Untuk keterlambatan yang melampaui batas tahun anggaran, pemerintah kota Padangsidimpuan melakukan pemutusan kerja dengan pihak penyedia jasa. Sedangkan yang terlambat tapi tidak melampaui batas tahun anggaran, hanya dikenakan sangsi sebesar 1/1000 dari nilai kontrak kerja.

“Tidak ada toleransi kepada mereka (pemborong-red), daripada beresiko tinggi lebih baik kita putuskan kontraknya dan mengenakan denda kepada rekanan yang belum menyelesaikan pekerjaannya sebelum tanggal 30 Desember kemarin. Memang kita menyadari keterlambatan itu disebabkan oleh kekosongan hotmix di AMP, namun sesuai Perpres No. 54 tahun 2010, wajib melakukan sangsi karena semua itu juga karena tidak profesionalnya pemborong,” ujar Zulkarnaen.

Proyek yang kualitasnya kurang memuaskan terlihat di samping kantor camat Angkola Julu, pasir yang dihampar tidak sesuai dengan ketentuan kontrak. Selain itu pembangunan jalan menuju pekuburan Aek Tuhul, aspalnya lembek seperti bubur dan mudah anjlok. Demkian pula dengan pembagunan jalan Baginda Soaloon juga memakai pasir bulan yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam kontrak.

”Bagi pekerjaan yang kwalitasnya kurang bagus, kami juga akan menyurati pihak rekanan dengan mengharuskan perbaikan, sebelum masa pemeliharaan habis,” jelas Walikota.

Dari hasil monitoring, juga ditemukan beberapa proyek multi years (tahun jamak) dari Dana Insentif Daerah (DID) dikhawatirkan tidak mampu diselesaikan hingga batas waktu yang ditentukan. Pemisimisme walikota terhadap keterlambatan itu jatuh pada pelaksanaan pekerjaan pembangunan RKB di SMP Negeri 1 dan SMP N 6.

Menurutnya hingga kemarin, dimana tinggal 35 hari masa pekerjaan, pekerjaan kedua proyek ini masih di bawah 60%. Namun walikota terus akan melakukan pemantauan.

Menurut Walikota, setelah melakukan monitoring, beliau akan melakukan evaluasi kerja terhadap beberapa SKPD terkait hasil monitoring di lapangan. Kedepan, setiap pelaksanaan proyek, pemerintah kota akan menyerahkan tugas perencanaan dan pengawasan kepada konsultan. Hal ini belajar dari hasil monitoring dimana petugas pengawas lapangan dari beberapa instansi tidak ada di lokasi saat dilakukannya pekerjaan berat seperti mengecor lantai. “Saya tidak melihat pengawas saat pengecoran itu,” kata walikota. ( ck 03.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Minta Asisten Tuntaskan Kasus Kantor Kepdes Saba Jambu

    Bupati Madina Minta Asisten Tuntaskan Kasus Kantor Kepdes Saba Jambu

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution meminta penuntasan status hukum kantor kepala desa Saba Jambu, Kecamatan Panyabungan. Bupati pada Selasa (17/8/2021) di Saba Jambu usai penyerahan BLT-DD, meminta Asisten I, Alamulhaq Daulay untuk sesegera mungkin melakukan langkah-langkah. Pembangunan gedung itu belum dapat dilanjutkan alias terbengkalai karena tersandung kasus hukum sejak […]

  • JKA Dibatasi, Akses Kesehatan Terbelah

    JKA Dibatasi, Akses Kesehatan Terbelah

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Irfandi, S. Pd   Pemerintah Aceh melakukan penyesuaian terhadap program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang akan mulai berlaku pada 1 Mei 2026. Dalam kebijakan baru ini, warga yang tergolong mampu tidak lagi ditanggung biaya kesehatannya oleh pemerintah daerah. Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami tekanan. Kebijakan tersebut […]

  • SI OLO-OLO

    SI OLO-OLO

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Adong sada carito. Ninna najolo ni najolo, dompak sihim dope panganon ni kudo, adong mada sada bayo ama na lobi malo marcarito. Ning ia, i sada maso kehe mada sada bayo tu sabania get mamuro. Bo, ngadiambang-ambang boto, pasuo mada ia dohot sada bayo alak na ro sian Padang Mandepo. Alakna boto na ringgasan mangomo […]

  • Tertibkan Kafe Penyedia Wanita Penghibur!

    Tertibkan Kafe Penyedia Wanita Penghibur!

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALUTA, – Maraknya sejumlah kafe yang menyediakan wanita penghibur atau plus-plus di daerah Kecamatan Portibi, khususnya di Desa Padang Bulan akhir-akhir ini makin meresahkan. Untuk itu diminta kepada Satpol PP Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) untuk segera melakukan penertiban. Ketua Ikatan Mahasiswa Portibi dan sekitarnya, PR Harahap mengharapkan agar Pemkab Paluta melalui Satpol PP untuk […]

  • Inspektorat Madina Riksus Dinas Perdagangan Terkait Retribusi Pasar

    Inspektorat Madina Riksus Dinas Perdagangan Terkait Retribusi Pasar

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Retribusi pasar di Kabupaten Mandailing Natal tahun 2023 dinilai tidak capaib target. Dari laporan realisai, data yang diperoleh dari 35 pasar yang ada di Kabupaten ini tercatat semua pasar tidak mencapai target. Pasar di Kota Panyabungan sebagai Ibukota Kabupaten contohnya, target capaian pemerintah untuk retribusi pasar senilai Rp. 336.896.000. Yang […]

  • Pendidikan Agama Harus Dimulai Sejak Dini

    Pendidikan Agama Harus Dimulai Sejak Dini

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pendidikan agama harus ditanamkan kepada anak sejak dini, karena anak-anak merupakan generasi penerus estafet kehidupan di masa yang akan datang. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dalam pidato sambutan penamatan Taman Pendidikan Qur’an Izzuddin di Gang Abadi, Kelurahanan Kayu Jati, Panyabungan, Selasa (11/6). Dalam arahannya Dahlan […]

expand_less