Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Pemko Padangsidimpuan Jalin MoU dengan BPJS

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
  • print Cetak

P Sidimpuan – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan BPJS perihal jaminan pemeliharaan kesehatan warga masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan yang akan ditanggung oleh APBD Kota Padangsidimpuan. Dalam kerjasama yang diteken Walikota Padangsidmpuan Andar Amin Harahap SSTP MSi dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan dr Sari Qurantulainy AAK di kamar kerja walikota, Jalan Sudirman, Padangsidimpuan, Kamis (5/3), diungkapkan, bahwa Pemko Padangsidimpuan mendaftarkan sebanyak 1.223 jiwa warganya kepada BPJS Kesehatan sebagai peserta Jamkesda tahun 2015 dengan pembiayaan dari APBD Pemko Padangsidimpuan.

Jumlah 1.223 jiwa peserta Jamkesda yang didaftarkan Pemko Padangsidimpuan kepada BPJS Kesehatan ini merupakan usulan dari Dinas Kesehatan berasal dari keluarga kurang mampu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan Sari Qurantulainy, mengatakan penduduk yang belum termasuk sebagai peserta jaminan kesehatan dapat diikutsertakan dalam program jaminan kesehatan pada BPJS Kesehatan Kota Padangsidimpuan oleh pemerintah daeah Provinsi.

"Program jaminan kesehatan daerah yang berintegrasi dengan BPJS Kesehatan telah terlaksana di 21 kabupaten/kota dari 33 kabupaten/kota se-Sumut," katanya.
Dikatakan, pemegang kartu BPJS Kesehatan dapat berobat di seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia termasuk seluruh rumah sakit di Padangsidimpuan yang telah melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

"Adapun rumah sakit di Padangsidimpuan yang telah meneken kerjasama adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemko Padangsidimpuan dan Rumah Sakit Losung Batu," katanya.

Adapun visi yang kami emban, lanjut Qurantulainy, yang merupakan amanat pemerintah adalah paling lambat 1 Januari 2019 seluruh penduduk Indonesia telah memiliki jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. "Khusus di Kota Padangsidimpuan saat ini tercatat jumlah peserta BPJS Kesehatan 99.367 jiwa," jelasnya.

Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap menyambut baik dan siap bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Kota Padangsidimpuan. "Dengan MoU ini, harapan kami program BPJS Kesehatan di kota Padangsidimpuan dapat berjalan dengan baik, semakin sukses dan maju," ujarnya.

Sekedar informasi, BPJS Kesehatan sebelumnya bernama Askes (Asuransi Kesehatan) yang dikelola PT Askes Indonesia (Persero). Namun sesuai UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS, PT Askes Indonesia berubah menjadi BPJS Kesehatan sejak tanggal 1 Januari 2014.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakfar Sukhairi Calbup Pendaftar Pertama di PKB

    Jakfar Sukhairi Calbup Pendaftar Pertama di PKB

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, HM Jakfar Sukhairi Nasution mendaftar di DPC PKB Madina, Rabu (27/11/2019). Beliau balon bupati yang mendaftar di PKB setelah partai ini membuka pandaftaran bagi balon bupati Madina hari ini. Jakfar Sukhairi yang saat ini mejabat wakil bupati Madina. Tercatat juga Jakfar Sukhairi merupakan salah satu […]

  • PT. Kopi Rakyat Indonesia Buka Kantor di Madina

    PT. Kopi Rakyat Indonesia Buka Kantor di Madina

    • calendar_month Jumat, 27 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ini kabar gembira bagi petani Kopi Mandailing di Kabupaten Mandailing Natal. PT. Kopi Rakyat Indonesia telah membuka kantor di Panyabungan. Perusahaan ini akan melakukan kerjasama dengan petani dalam upaya perluasan kebun kopi di daerah ini dalam bentuk kemitraan. Perusahaan ini akan begerak di sektor hulu dan hilir. Sektor hulu, melakukan […]

  • Menghina Bupati Madina, Tuanku Syarif Dicari Polisi

    Menghina Bupati Madina, Tuanku Syarif Dicari Polisi

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kini MSL yang diduga pemilik akun “Tuanku Syarif” di Facebook, sudah berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) alias dicari polisi, karena dia dituduh menghina Dahlan Hasan Nasution, bupati Madina, di facebook. Status DPO itu tertuang dalam surat Polres Madina Nomor B/94/X/2015/Reskrim tanggal 22 Oktober 2015 tentang Perkembangan Hasil Penyidikan yang ditantandangani […]

  • MEMAKNAI  IDUL FITRI

    MEMAKNAI IDUL FITRI

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (PERSFEKTIF SOSIOLOGIS, ANTROPOLOGIS, DAN TEOLOGIS) Oleh : Moechtar Nasution Kepala Pusat Penelitian STAIM Kajian tentang agama dipastikan akan berkembang sesuai dengan transfromasi zaman karena agama memiliki nilai universal.Kendatipun perubahan sosial kerap merubah orientasi dan makna agama namun eksistensi agama tetap penting dalam kehidupan masyarakat sebab membicarakan masyarakat tanpa melihat agama sebagai salah satu komponen akan […]

  • Serahkan Tanah Kepada Pemda Madina

    Serahkan Tanah Kepada Pemda Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keluarga A.Malik menyerahkan surat hibah tanah kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang yang nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan SD baru di Desa Padang Laru Kecamatan Panyabungan Timur.(MOL)

  • Ramadhan, Pedagang Pakkat Bermunculan di Madina

    Ramadhan, Pedagang Pakkat Bermunculan di Madina

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, Bulan puasa selalu mendatangkan pedagang musiman seperti penjual Pakkat. Tradisi berjualan Pakkat di sejumlah pasar tradisonal dan Pusat Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menjadi salah satu objek rezeki bulan sebab makanan tersebut sudah menjadi salah satu menu utama orang berbuka puasa saat berbuka dengan variasi harga Rp4.000 sampai Rp6.000 per batang. “Kita […]

expand_less