Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Manduda Bulung Gadung di Kerangai, Malaysia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Nov 2017
  • print Cetak

Sejumlah kaum ibu menumbuk daun ubi di Kampung Kerangai, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia, Sabtu (4/11/2017). Foto : Sheila Abdul Hisam

Sejumlah kaum ibu manduda bulung gadung (menumbuk pucuk daun ubi) di Kampung Kerangai, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia, Sabtu (4/11/2017).

Gulai bulung gadung naiduda (pucuk daun ubi tumbuk) merupakan masakan khas etnis Mandailing di Sumatera Utara. Gulai tradisi ini masih tetap lestari di kalangan kaum Mandailing di Malaysia sejak bermigrasi ke Tanah Semenanjung pada tahun 1800-an.

Kegiatan manduda bulung gadung ini merupakan rangkaian acara marmangan-mangan pada Kunjungan Silaturahim IMAMI perwakilan Kuala Lumpur dan Selangor serta IMAMI Negeri Sembilan ke perkampungan Kerangai dan Kampung Baru Tambahtin, Jelebu, Negeri Sembilan.

Kampung Kerangai dan Kampung Baru Tambahtin adalah dua perkampungan yang hingga kini masih berbahasa Mandailing dalam keseharian.

Sampai saat ini, Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) terus menggalakkan silaturrahim kaum Mandailing di Malaysia dengan menumbuhkan perwakilan-perwakilan organisasi itu di seluruh negeri yang memiliki penduduk kaum Mandailing.

Organisasi ini juga melakukan program Mulak Tu Huta (pulang ke kampung) saban tahun ke tanah leluhur Mandailing di Sumatera Utara. Program itu digalakkan dalam rangka memenuhi kerinduan banyak kaum Mandailing untuk menjejakkan kaki di tanah leluhurnya.

Selain itu, IMAMI juga menyelenggarakan penyaluran hewan qurban di Idul Adha dari kaum Mandailing Malaysia yang berkeinginan penyaluran ibadah qurban di tanah leluhur.

Tak kalah penting adalah program mencari kampung asal di tanah leluhur yang sudah bertahun-tahun dilakukan IMAMI Malaysia bekerjasama dengan IMAMI Indonesia, dan sejauh ini telah berhasil mempertemukan banyak keluarga yang terpisah sejak ratusan tahun.

Foto-foto : Sheila Abdul Hisam

Naskah : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. Sofwat Nasution, Sang Jenderal yang Religius

    M. Sofwat Nasution, Sang Jenderal yang Religius

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUHAMMAD Sofwat Nasution. Nama ini belakangan begitu akrab bagi masyarakat Mandailing Natal (Madina), Sumut. Ia merupakan salah satu balon (bakal calon) bupati yang hendak ikut bertarung pada pilkada di kabupaten ini yang rencananya digelar pada akhir tahun 2020. Dukungan untuk Sofwat datang silih berganti dari berbagai elemen masyarakat. Popularitasnya pun begitu cepat menjulang, unggul […]

  • Laskar Jembatan Merah

    Laskar Jembatan Merah

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu adegan drama “Laskar Jembatan Merah”. Drama yang disutradarai Askolani Nasution ini bersetting tahun 1945-1949 di kawasan Mandailing, satu epik para pejuang yang membentuk laskar-laskar sendiri dalam menumpas penjajahan. Laskar itu juga ada yang berbasis di titik Jembatan Merah, persimpangan jalan Kotanopan-Natal. Dipentaskan oleh Jeges Art kerjasama dengan TP PKK Mandailing Natal di Taman […]

  • Terbaru, 3 Pejabat Pemkab Madina Hari ini Serahkan Jabatannya

    Terbaru, 3 Pejabat Pemkab Madina Hari ini Serahkan Jabatannya

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Tiga pejabat eselon II dilingkungan Pemkab Madina yang menandatangani pengunduran diri telah secara resmi menyerahkan jabatannya sebagai Kepala Dinas, yaitu Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah Yas Adus Sakirin, Kepala Dinas Perhubungan Adi Wardhana, dan Kepala Dinas Perikanan Safaruddin. Dalam proses serah terima jabatan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah, Yas Adus […]

  • Mabes Polri Kembangkan Kasus Irwasda Polda Lampung

    Mabes Polri Kembangkan Kasus Irwasda Polda Lampung

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Markas Besar Kepolisian RI masih mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus penggunaan narkoba jenis sabu-sabu oleh Inspektur Pengawas Daerah Kepolisian Daerah Lampung Komisaris Besar Suyono. Penyidikan ini juga dikembangkan kepada pemasok sabu kepada perwira (pamen) menengah itu yang diduga melibatkan oknum-oknum Polri lainnya. Kepala Bagian Produksi dan Dokumentasi Divisi Hubungan Masyarakat Polri […]

  • Survei: Pancasila Masih Dibutuhkan "Masih ada diskriminasi terhadap Pancasila, belum diakui, pemerintah masih setengah hati."

    Survei: Pancasila Masih Dibutuhkan "Masih ada diskriminasi terhadap Pancasila, belum diakui, pemerintah masih setengah hati."

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik menemukan dalam surveinya, publik masih membutuhkan Pancasila. Dari 12.000 responden yang ditanya, 79,26 persen menyatakan Pancasila penting dipertahankan. “Sementara 89 persen masyarakat berpendapat permasalahan bangsa, disebabkan kurangnya pemahaman nilai-nilai Pancasila,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melansir hasil survei itu dalam pidato kebangsaan di Gedung MPR, Rabu 1 Juni 2011. Berdasarkan survei itu, […]

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 1 dari 4 Tulisan) Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Semua orang punya ayah. Semua mungkin dapat pesan spesial. H. Ivan Iskandar Batubara dapat pesan untuk ikut mengurus Madina. Tak boleh ditawar. Inilah spirit besar yang tak terbendung. Saat ini, nama salah satu Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini makin santer disebut-sebut. […]

expand_less