Senin, 26 Okt 2026
light_mode

Manduda Bulung Gadung di Kerangai, Malaysia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Nov 2017
  • print Cetak

Sejumlah kaum ibu menumbuk daun ubi di Kampung Kerangai, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia, Sabtu (4/11/2017). Foto : Sheila Abdul Hisam

Sejumlah kaum ibu manduda bulung gadung (menumbuk pucuk daun ubi) di Kampung Kerangai, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia, Sabtu (4/11/2017).

Gulai bulung gadung naiduda (pucuk daun ubi tumbuk) merupakan masakan khas etnis Mandailing di Sumatera Utara. Gulai tradisi ini masih tetap lestari di kalangan kaum Mandailing di Malaysia sejak bermigrasi ke Tanah Semenanjung pada tahun 1800-an.

Kegiatan manduda bulung gadung ini merupakan rangkaian acara marmangan-mangan pada Kunjungan Silaturahim IMAMI perwakilan Kuala Lumpur dan Selangor serta IMAMI Negeri Sembilan ke perkampungan Kerangai dan Kampung Baru Tambahtin, Jelebu, Negeri Sembilan.

Kampung Kerangai dan Kampung Baru Tambahtin adalah dua perkampungan yang hingga kini masih berbahasa Mandailing dalam keseharian.

Sampai saat ini, Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) terus menggalakkan silaturrahim kaum Mandailing di Malaysia dengan menumbuhkan perwakilan-perwakilan organisasi itu di seluruh negeri yang memiliki penduduk kaum Mandailing.

Organisasi ini juga melakukan program Mulak Tu Huta (pulang ke kampung) saban tahun ke tanah leluhur Mandailing di Sumatera Utara. Program itu digalakkan dalam rangka memenuhi kerinduan banyak kaum Mandailing untuk menjejakkan kaki di tanah leluhurnya.

Selain itu, IMAMI juga menyelenggarakan penyaluran hewan qurban di Idul Adha dari kaum Mandailing Malaysia yang berkeinginan penyaluran ibadah qurban di tanah leluhur.

Tak kalah penting adalah program mencari kampung asal di tanah leluhur yang sudah bertahun-tahun dilakukan IMAMI Malaysia bekerjasama dengan IMAMI Indonesia, dan sejauh ini telah berhasil mempertemukan banyak keluarga yang terpisah sejak ratusan tahun.

Foto-foto : Sheila Abdul Hisam

Naskah : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hampir Setahun Laporan Penganiayaan Mengendap di Polres Madina

    Hampir Setahun Laporan Penganiayaan Mengendap di Polres Madina

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Penganiayaan yang dialami oleh seorang Jurnalis Media Siber bersama istrinya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagaimana telah dilaporkan melalui Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor (Polres) Madina pada Jum’at (14/02/25) Tahun lalu, tidak kunjung diproses dengan tuntas. Sebagaimana dimuat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor : STPL/107/III/2025/SPKT/POLRES MANDAILING […]

  • Pantai Barat Mandailing dan Sumtra Berpeluang Jadi Daerah Persiapan

    Pantai Barat Mandailing dan Sumtra Berpeluang Jadi Daerah Persiapan

    • calendar_month Senin, 29 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (SUMUT POS) – Usulan pemekaran Sumatera Utara (Sumut) mendapat ‘angin segar’. Meski Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) telah mengusulkan moratorium, tapi bagi usulan pemekaran yang sebelumnya telah dibahas DPR pada 2009-2014, tetap terbuka kemungkinan ditetapkan menjadi daerah persiapan. Itu diungkap Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri), Sumarsono. Sebab, lanjutnya, dari […]

  • DPRD Madina Upayakan Bank Untuk Rakyat

    DPRD Madina Upayakan Bank Untuk Rakyat

    • calendar_month Rabu, 25 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Belajar dari Bank Sleman di Yogyakarta, Komisi III DPRD Mandailing Natal (Madina) melihat bahwa sudah saatnya Madina mendirikan bank yang dikelola pemkab untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. Bank Sleman telah terbukti mampu menggenjot laju pertumbuhan produksi di tingkat masyarakat bawah dalam berbagai sektor usaha sehingga kehadiran Bank Sleman telah menjadi […]

  • Ini Penjelasan Terkait Kenaikan Anggaran 226,7 % di BKSDM Madina

    Ini Penjelasan Terkait Kenaikan Anggaran 226,7 % di BKSDM Madina

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online-  Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKSDM) Pemkab Mandailing Natal (Madina) menganggarkan Rp.2.024.018.000 untuk sertifikasi kelembagaan pembangunan kompetensi manajerial dan fungsional tahun 2026, naik drastis 226,7% dari tahun 2025. Mainul Lubis, Kepala BKSDM, melalui Fauzi Ahmad, Plt Kabid Mutasi BKSDM Madina, menjelaskan bahwa kenaikan anggaran ini disebabkan oleh biaya pelatihan dasar CPNS bagi […]

  • Setiap PNS Akan Diajari Menembak

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rencana pembentukan komponen cadangan semakin dimatangkan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Nantinya, setiap pegawai negeri sipil (PNS) diwajibkan memiliki kemampuan dasar militer. Misalnya keahlian menembak dan beladiri.     “Gambaran pelatihannya ya sekitar satu bulan. Nanti dasar-dasar menembak diajarkan, baik pistol maupun laras panjang,” ujar Staf Ahli Bidang Keamanan Menhan Mayjen Hartind Asrin, Selasa (28/5).     […]

  • Curah Hujan Tinggi Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    Curah Hujan Tinggi Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam satu pekan terakhir mengakibatkan produksi dan harga getah karet di pasar-pasar lelang karet menurun. Seperti di Kelurahan Kota Siantar, harga getah karet turun dari semula Rp15.000 menjadi Rp13.500 per kilogramnya. Begitu juga di Desa Gunungtua Kecamatan Panyabungan, harganya hanya Rp13.000 per kg, dan di […]

expand_less