Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Penanganan Sektor Pariwisata Madina Dipertanyakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Jul 2018
  • print Cetak

Ali Musa Manto Lubis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penanganan sektor pariwisata di Mandailing Natal (Madina) dinilai masih rendah sehingga masih stagnan.

Demikian  diungkap Pengamat Pembangunan Madina, Ali Musa Manto Lubis kepada Mandailing Online di Panyabungan, Kamis (12/7/2018).

Banyak titik wisata yang sangat potensial di Madina yang memiliki nilai jual tinggi untuk wisatawan lokal maupun turis luar negeri, namun penggarapan minim oleh pemerintah daerah.

Potensi wisata itu antara lain wisata sejarah maupun  wisata alam, baik yang berlokasi di Mandailing Godang, Mandailing Julu maupun Pantai Barat Mandailing.

Menurutnya, pemerintah daerah dinilai masih setengah hati menggarap sektor wisata. Sehingga Madina masih berada di posisi rendah untuk kunjungan wisatawan.

Dia mencontohkan, baru-baru ini turis luar negeri datang ke Desa Pastap Julu hanya untuk menikmati alam desa yang asri. Tetapi, akibat tidak adanya penanganan di bidang infrastruktur, pembinaan masyarakat setempat serta penanganan titik-titik lokasi wisata serta lemahnya promosi menyebabkan wisata di sana tidak dapat berkembang.

Madina memiliki daya tarik meliputi wisata alam perkebunan Mandheling Cooffee, panorama alam seperti Sibanggor hingga Bagas Godang sebagai wisata sejarah. Tetapi akibat minimnya penanganan dan promosi mengakibatkan potensi itu minim kunjungan.

Oleh karena itu, Manto mempertanyakan keseriusan Dinas Pariwisata Madina dalam menangani sekor wisata di daerah ini.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARSIDAO-DAO (episode 43)

    MARSIDAO-DAO (episode 43)

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Marayak pukul 5.20 potang ni ari tolap ma motor i i huta Bilah i. Ipaso parmotor i ma motor i. Idokonsa tu Si Isrot na madung tolap alai tu huta i.  Mambege na madung tolap tu huta Bilah i, naniligi si Pikek dot Si Poso ma tu ruar, manaili […]

  • Jualan “Silua” di Panyabungan Sepi

    Jualan “Silua” di Panyabungan Sepi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pedagang penjual Silua (oleh-oleh) ciri khas Mandailing di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tergolong sepi selama rentang arus balik lebaran tahun ini. Kondisi ini berbeda dengan saat arus balik lebaran tahun lalu. “:Ada penurunan penjualan sekitar 50 persen dibanding lebaran tahun lalu,” ungkap Darwis, seorang pedagang kepada wartawan, Rabu, (14/8). Katanya, […]

  • Sedikitnya 6 Rumah Rusak Akibat Banjir dan Angin Beliung di Mompang

    Sedikitnya 6 Rumah Rusak Akibat Banjir dan Angin Beliung di Mompang

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Banjir dan angin puting beliung yang melanda Desa Mompang Julu, Mompang Jae hingga Desa Sukaramai (dahulu Sibaung-baung), Selasa (7/2) menyebabkan banyak rumah penduduk rusak. Data sementara yang dihimpun Mandailing Online di Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Madina, Rabu (8/2) menyebutkan selain rumah, sawah dan kilang padi juga menjadi korban, yakni. Desa Mompang Julu: Rumah milik […]

  • 4 Desa di Muara Batang Gadis Dihantam Arus Bandang

    4 Desa di Muara Batang Gadis Dihantam Arus Bandang

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sebanyak 4 desa di Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina dihantam banjir bandang Sungai Parlampungan, Minggu (8/10) sekira pukul  20.00 Wib, akibat curah yang tinggi. Keempat desa itu adalah Desa Hutaimbaru, Lubuk Kapundung I, Lubuk Kapundung II dan Desa Ranto Panjang. Pihak berwenang Madina melaporakan, di  Desa Rantau Panjang 50 […]

  • Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kebudayaan bisa dimaknai sebagai basis pariwisata. Pariwisata bukanlah ‘predator’ pemangsa kebudayaan, namun menempatkan pariwisata  menjadi fasilitator dan agen kebudayaan. Agen yang dimaksud adalah mengangkat eksistensi budaya ke tingkat yang tinggi dengan cara mengeksplorasi nilai-nilai budaya, bukan mengeksploitasi (memperalat atau memeras) budaya. Dengan demikian, industri pariwisata tidak lagi meletakkan budaya sebagai sub-ordinasi, melainkan sebagai orientasi nilai […]

  • Pemda Harus Libatkan Pelaku Usaha di Penyusunan Kebijakan Daerah

    Pemda Harus Libatkan Pelaku Usaha di Penyusunan Kebijakan Daerah

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah daerah harus melibatkan kalangan pelaku usaha dalam setiap perumusan kebijakan pembangunan daerah, terutama sektor ekonomi. Kebijakan dan program pembangunan daerah yang hanya berdasar asumsi birokrat semata akan berakibat tidak singkronnya kebijakan dengan kondisi rill yang dihadapi masyarakat. Sebaliknya, jika setiap perumusan kebijakan ekonomi berdasar dari masukan para pelaku usaha maka […]

expand_less