Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
  • print Cetak

 

Sungai Batang Gadis

 

SIABU (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis di titik Lumpatan Babiat memiliki potensi penghasil listrik puluhan Mega Watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Volume arus air di sungai ini sangat besar karena adanya pertemuan dua suangi besar yang menyatu,yakni Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Angkola.

Berdasar data Mandailing Online, Sungai Batang Gadis di titik Lumpatan Babiat yang berada di kawasan Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, dapat menghasilkan arus listrik 20 hingga 30 mega watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).

Data itu berdasar hasil kajian Pemkab Madina pada tahun 2012 pada masa kepala Dinas Pertambangan dan Energi Madina dijabat Ir.Arpan Harapan Siregar bersama Kabid kelistrikan Budi Rahmat ST. Kajian dilakukan bersama sejumlah perusahaan swasta yang sudah melirik Madina dalam rencana investasi energi listrik.

PLTA salah satu energy yang ramah akan lingkungan dengan memanfaatkan aliran sungai yang mempunyai daya tinggi dan juga sebagai sumber energi alternatif.

Di tahun 2012 itu, selain aliran Sungai Batang Gadis, study juga dilakukan pada Sungai Batang Natal  serta kawasan Mandailing Julu. Sungai Batang Natal juga dipastikan mampu menghasilkan sekitar 20 MW, sementara aliran Sungai Batang Gadis di kawasan Mandailing Julu mampu menghasilkan 15 MW.

Pengamat Madina, Sutan Batang Hari yang juga tokoh penting di kawasan Siabu dan Malintang kepada Mandailing Online, Rabu (17/10/2018) menyatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Madina sudah saatnya melakukan langkah-langkah bagi investasi pembangunan PLTA di Sungai Batang Gadis.

Selain turut membantu memenuhi kebutuhan listrik di Sumut, kehadiran PLTA di Batang Gadis juga akan berdampak bagi pertambahan Pendapatan Asli Daerah.

Selain itu, serapan tenaga lokal juga akan terjadi yang tentunya akan mengurangi jumlah pengangguran usia produktif di Siabu dan Madina secara Umum.

“Kehadiran PLTA di sana juga akan berdampak bagi pertumbuhan infrastruktur di kawasan desa-desa Tano Tiris dan Muara Batang Angkola, ini tentu akan mendorong perbaikan mobilitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Sorikmas Mining Bantu Korban Banjir
    Tak Berkategori

    PT Sorikmas Mining Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PT. Sorikmas Mining yang diwakili oleh Senior comrel officer Hidayat Harahap Selasa (30/4) kemarin memberikan bantuan korban banjir Panyabungan. Bantuan yang berupa 10 sak beras, 10 karton benteng sardines,30 kardus air mineral, dan 30 kardus mie instant ini diserahkan ke Posko Penanganan Bencana Kabupaten Mandailing Natal BPBD Madina Kayu jati Panyabungan yang diterima oleh Paryanti […]

  • MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

    MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Langkat : Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat meminta pihak berwenang dan terkait untuk merumuskan sikap konkrit berupa kebijakan mengatasi berbagai bentuk kemaksiatan yang semakin memprihatinkan di daerah setempat. “Perlu sikap konkrit atas kemaksiatan yang selain telah melanggar norma agama, juga menciderai Langkat sebagai bumi religius,” kata H Saleh Hamid, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat […]

  • Sengketa Lahan Warga Suka Makmur-PT Alam Dahlan: Masyarakat dan Perusahaan Harus Jujur

    Sengketa Lahan Warga Suka Makmur-PT Alam Dahlan: Masyarakat dan Perusahaan Harus Jujur

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menegaskan, untuk menyelesaikan persoalan/sengketa lahan antara masyarakat Desa Suka Makmur, Kecamatan Muara Batang Gadis dengan PT Anugerah Langkat Makmur (Alam), maka kedua belah pihak harus mempunyai itikad yang baik, serta harus jujur. “Saya tidak ingin persoalan ini terus berlarut–larut, sehingga pada waktu kemarin, saat mengantar masyarakat […]

  • PT SMGP Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Sebako Kepada Anak Yatim di Panyabungan Barat

    PT SMGP Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Sebako Kepada Anak Yatim di Panyabungan Barat

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT Sorik Marapi Geothermal Power kembali membagikan paket sembako kepada 128  anak yatim dan anak berkebutuhan khusus. Kali ini di  6 desa di Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal, Senin,(27/6). Sembako yang disalurkan berupa 2 kg beras, minyak goreng 1 kg, mie lidi 1 bungkus, susu 2 kaleng, gula 1 kg, ikan […]

  • KPK Imbau PNS Tak Gunakan Mobil Dinas Saat Mudik

    KPK Imbau PNS Tak Gunakan Mobil Dinas Saat Mudik

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau kepada para pegawai negeri dan pejabat negara agar tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi pada saat mudik lebaran. Sebab, kendaraan fasilitas negara seharusnya digunakan untuk kepentingan kedinasan bukan untuk kepentingan keluarga. “Sedapat mungkin diimbau untuk tidak menggunakan kendaraan dinas. Kecuali kendaraan dinas itu namanya kendaraan dinas dan keluarga. […]

  • Dinas PUPR Madina Mulai Normalisasi Aek Singolot Pasca Banjir

    Dinas PUPR Madina Mulai Normalisasi Aek Singolot Pasca Banjir

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas PUPR Kabupaten Mandailing Natal mulai normalisasi sungai aek singolot di Panyabungan Selatan pasca meluapnya air sungai dua pekan lewat. Batuan dan kayu yang sempat membuat aliran sungai terhalang dibersihkan dengan menggunakan alat berat. Normalisasi sungai aek singolot tepatnya di Tanobato itu diperkirakan kelar selama 3 hari kedepan. Erwin Kepala Bidang […]

expand_less