Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Survey Terkini, Potensi PLTA Batang Gadis 150 MW

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
  • print Cetak

Sungai Batang Gadis

SIABU (Mandailing Online) – Survey terhadap arus Sungai Batang Gadis yang dilakukan baru-baru ini memberikan gambaran arus sungai itu berpotensi menghasilkan arus listrik sebesar 150 MW dengan pola PLTA.

Survey yang diprakarsai Kementerian ESDM sekitar 2 pekan lalu di Sungai Batang Gadis Kecamatan Siabu, Mandailing Natal memberikan gambaran potensi arus listrik 94 hingga 150 Mega Watt dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Air.

Itun merupakan survey awal di titik 13 Kilometer ke arah hilir dari titik Muara Batang Angkola atau Lumpatan Babiat.

Volume air sungai di hilir Lumpatan Babiat ini sangat tinggi karena adanya sumbangan debit air dari Sungai Batang Angkola ke badan Sungai Batang Gadis di titik Muara Batang Angkola.

Sumber resmi di kementerian ESDM yang diperoleh Mandailing Online via telefon seluler, Kamis (18/10/2018) menyebutkan titik yang disurvey untuk PLTA itu berada 13 Kilometer di hilir Lumpatan Babiat agar tidak mengganggu bagi areal pertanian dan hunian di desa-desa kawasan Tano Tiris.

Study Awal merupakan study pertama atau study sesaat untuk memperoleh gambaran awal, nantinya akan dilanjutkan ke tahap Pra Study Kelayakan yang kemudian masuk tahap Study Kelayakan.

Jika titik 13 Kilometer di hilir Lumpatan Babiat itu dilakukan pola waduk akan berpotensi menghasilakn 150 MW. Sementara PLTA tanpa waduk diperkirakan sebesar sekitar 94 MW. Berdasar perkiraan pihak Kementerian ESDM,waduk itu bisa seluas sekitar 300 Hektar.

Waduk itu tidak akan berdampak menggenangi kawasan Muara Batang Angkola dan Tano Tiris sekitar, karena ada sekitar 34 meter elevasi (posisi ketinggian secara vertikal) dari Lumpatan Babiat ke titik hilir 13 KM dari titik Lumpatan Babiat.

Sumber di Kementerian ESDM itu menyebutkan, pola PLTA dengan sistem waduk ini berbeda dengan jenis PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro) yang hanya berpotesni menghasilkan 10 MW dan atau PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) yang hany berpotesni menghasilkan sekitar sebesar 10 hingga 20 MW. Itu dijelaskannya terkait survey sekitar tahun 2012 lalu oleh Pemkab Madina dan sejumlah perusahaan swasta yang masa itu melakukan survey untuk pola PLTMH bukan untuk jenis PLTA sistem waduk.

Mantan Anggota DPRD Madina, Bustami saat diwawancarai Adanan Saleh, Selasa (16/10) di Desa Hutagodang Muda (Tano Tiris).

Sebelumnya, mantan anggota DPRD Mandailing Natal yang berdomsili di Desa Huta Godang Muda (Tano Tiris) menjawab Mandailing Online, Selasa (16/10) menyatakan menyambut baik jika kawasan Batang Gadis dijadikan PLTA dengan syarat harus berada di titik agak jauh ke hilir Lumpatan Babiat agar tidak berdampak pada Pemukiman Desa Muara Batang Angkola dan kebun masyarakat.

Dia juga menyatakan, jika pembangunan PLTA terwujud harus mengutamakan warga setempat terutama putra daerahnya dari sisi kerja yang di butuhkan perusahaan, agar bisa mengurangi tingkat pengangguran.

Peliput : Dahlan Batubara / Adanan Saleh

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ombudsman Harus Kawal LAHP Seleksi KPID Sumut, Pengamat: Jaga Kepercayaan Publik

    Ombudsman Harus Kawal LAHP Seleksi KPID Sumut, Pengamat: Jaga Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Sumatera Utara (USU) Drs Ridwan Rangkuti, MA menyayangkan lemahnya Ombudsman Perwakilan Sumut dalam mengawal Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) terkait kisruh seleksi calon komisioner KPID Sumut 2021-2024. “Inilah momentum Ombudsman menunjukan taringnya ke DPRD dan pemerintah. Jaga eksistensi sebagai pelayan keadilan publik. Ombudsman itu lembaga korektif yang […]

  • REFORMULASI UANG KULIAH TUNGGAL

    REFORMULASI UANG KULIAH TUNGGAL

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Rahmad Daulay*   Tujuan Kemerdekaan Republik Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 salah satunya adalah “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Tidak ada satu elemen elit manapun yang mengingkari ini secara formal. Namun secara praktek, sudahkah anatomi pendidikan kita sudah sejalan dengan tujuan kemerdekaan republik ini? Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional […]

  • Ralat Nama Meranti dan Rohil di Berita Demo CPNS di Kantor Bupati Madina

    Ralat Nama Meranti dan Rohil di Berita Demo CPNS di Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait berita http://www.mandailingonline.com/pemerintah-diam-diam-mengumumkan-dua-nama-cpns-demo-kantor-bupati-madina/ yang dilansir Mandailing Online edisi 2 Juni 2014, terjadi kekeliruan penafsiran. Di dalam berita itu ditulis “Mereka menyatakan berang, sebab tahun telah berganti tetapi pemerintah belum juga mengumumkan pemenang. Anehnya, secara diam-diam pengumuman terhadap dua nama sudah dilakukan. Kedua nama tersebut masing-masing bernama Meranti dan Rohil”. Seharusnya ditulis […]

  • Gerindra Fasilitasi Vaksinasi, Erwin Efendi Lubis: Kita Sediakan Tranportasi dan Akomodasi

    Gerindra Fasilitasi Vaksinasi, Erwin Efendi Lubis: Kita Sediakan Tranportasi dan Akomodasi

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC partai Gerindra Mandailing Natal (Madina) memfasilitasi 800-an warga Kecamatan Panyabungan untuk mengikuti vaksinasi di Mapolres, Kamis (16/12). Fasilitas vaksinasi ini berupa transportasi ke Mapolres dan uang akomodasi (uang makan) bagi peserta sehingga meskipun libur kerja tetap bisa memberikan uang belanja rumah tangga. Hal itu disampaikan Ketua DPC Gerindra Erwin Efendi […]

  • Dipicu Keterlambatan Tender, Proyek Dinas PU Banyak Masalah

    Dipicu Keterlambatan Tender, Proyek Dinas PU Banyak Masalah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina) menilai banyaknya proyek yang bermasalah di Dinas Pekerjaan Umum diakibatkan oleh keterlambatan proses lelang paket proyek. Selain itu, ditemukan juga dugaan keterlambatan pelaksanaan beberapa proyek yang tidak mendapatkan punishment sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Dan, berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat beberapa […]

  • Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Para petani karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini sepertinya dapat tersenyum. Pasalnya, harga karet di Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Jumat (4/2), menembus Rp19 ribu per kilogram (kg). Muhammad Ikhwan Nasution (40), warga Kelurahan Simangambat saat ditemui METRO usai menjual karetnya menuturkan, sejak beberapa pekan terakhir ini, harga karet yang dijualnya di Simangambat terus […]

expand_less