Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Tolak Eksekusi Aset UOB, KPKNL Medan Dilaporkan ke KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Penolakan eksekusi dan pelelangan oleh pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan terhadap dua aset milik UOB Singapura di Medan, berbuntut panjang. Pihak PT Abdi Rakyat Bhakti (ARB) segera membuat pengaduan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Pernyataan ini disampaikan Humas PT ARB Edi Sutrisno kepada wartawan, Rabu (16/03/2011) sore, usai melaksanakan aksi unjukrasa di Pengadilan Negeri Medan.

Sebagai lembaga keuangan negara, KPKNL seharusnya melaksanakan penetapan yang dilakukan oleh pihak pengadilan, bukan sebaliknya melakukan penolakan lelang akibat persyaratan lelang dalam perkara No 42/EKs/358/Pdt.G/1996/PN.Mdn terdapat perbedaan data antara berita acara sita dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT).

“Kita menjadi bertanya-tanya dengan adanya penolakan yang dilakukan oleh pihak kantor lelang, sehingga terkesan ada dugaan permainan antara pihak lelang dengan UOB Singapura sehingga proses lelang menjadi tersendat,” ujarnya.

Untuk itulah, PT ARB meminta agar pihak KPK segera melakukan pemeriksaan terhadap pejabat KPKNL Medan sehubungan dengan adanya penundaan eksekusi lahan UOB.

Menurut Edi, sebagaimana diketahui pihak ARB selaku penggugat menang melawan UOB Singapura sehingga pihak OUB harus membayar denda 10 ribu Dollar Singapura per hari atau membuat iklan permohonan maaf di media pada Tahun 1996 lalu.

Karena denda tidak dibayar serta iklan permohonan maaf tidak dimuat, maka sesuai putusan Hakim PN Medan, PT ARB bisa menggunakan haknya memiliki dua aset milik UOB Singapura yang berada di Tomang Elok dan Jalan Palang Merah, Medan.

“Namun kenyataannya sampai saat ini kedua aset tersebut belum dieksekusi, ini tentunya menjadi pertanyaan besar bagi kami,” ucapnya. (BS-021)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gordang Sabilan Ensembel Musik Etnis Terbesar Kedua di Dunia

    Gordang Sabilan Ensembel Musik Etnis Terbesar Kedua di Dunia

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gordang Sambilan merupakan ensembel musik etnis terbesar kedua di dunia setelah musik tradisi lain di belahan Benua Afrika. Itu diungkapkan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution dalam pidato sambutannya pada pembukaan Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor Mandailing di Taman Raja Batu, Panyabungan, Rabu (27/9/2017). “Gordang sambilan merupakan ensembel […]

  • Dana Beasiswa Minim, IMMAN Kecewa

    Dana Beasiswa Minim, IMMAN Kecewa

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Organisasi mahasiswa menyatakan kecewa menyikapi minimnya dana Beasiswa Miskin Berperatasi di RAPBD Madina TA 2020. Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN) Padangsidempuan dalam rilis pers yang dikirim kepada Mandailing Online, Rabu (18/12/2019) mendesak DPRD Madina berjuang menaikkan dana beasiswa itu di pembahasan RAPBD sebelum ditetapkan menjadi APBD. Pada Selasa kemarin, […]

  • Bulan Depan, Program KTP Anak Sudah Jalan

    Bulan Depan, Program KTP Anak Sudah Jalan

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – ‎ Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, penerapan program KTP anak atau Kartu Identitas Anak (KIA) sudah harus berjalan mulai bulan depan.‎ Hal ini ditandai dengan mulai dikumpulkanya para Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dari seluruh Indonesia. Agar setiap anak lahir, tidak hanya memperoleh akta kelahiran namun juga KIA. ‎”Ini […]

  • Partispasi Rendah, Siapa Salah?

    Partispasi Rendah, Siapa Salah?

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Amir, warga Desa Parbangunan, Panyabungan, memilih ke ladang ketimbang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pria berusia sekitar 41 tahun ini, merasa rugi kalau harus menyambangi TPS. Soalnya, memberikan hak pilih justru akan membuat dia rugi secara ekonomi. Dia mengaku, andai bekerja di ladang selama sehari, uang yang akan didapat bakal cukup untuk memenuhi kebutuhan […]

  • Viral, Video Aksi Polisi Tangkap Pembawa Narkoba Jenis Ganja di Panyabungan

    Viral, Video Aksi Polisi Tangkap Pembawa Narkoba Jenis Ganja di Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Sumber Video Group Forum Anak Madina PANYABUNGAN( Mandailing Online ) aktraksi  penangkapan diduga pelaku pembawa narkoba jenis ganja di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal Viral di Media sosial. Dalam video tersebut, seorang pemuda berpakaian preman di duga polisi sedang mengikat tangan seorang lelaki dan dikerumuni warga tepatnya jalan raya di depan masjid raya kota Panyabungan […]

  • Sidak Komisi I ke PT. TBS Langgar Tatib DPRD

    Sidak Komisi I ke PT. TBS Langgar Tatib DPRD

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kedatangan Komisi 1 DPRD ke lokasi PT. Tri Bahtera Srikandi di Sikara-kara, Natal, Sabtu (9/11/2019) dinilai melanggar Tatib DPRD. Itu dikatakan Kuasa Hukum PT. TBS, Ridwan Rangkuti,SH,MH, Sabtu malam melalui akun facebooknya. Dikatakannya, pelaksanaan tugas pokok, fungsi dan wewenang anggota DPRD diatur secara tegas dan jelas di dalam Peraturan Pemerintah […]

expand_less