Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Tortor Mandailing di Dalam Mollop

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Feb 2019
  • print Cetak

Tortor Naposobulung

 

Catatan : Dahlan Batubara

 

Saya teringat cerpen “Indonesia” karya Putu Wijaya. Berkisah tentang mahasiswi di Amerika Serikat. Yang belajar tari untuk persiapan festival kesenian asli negara-negara asal para mahasiswa.

Si mahasiswi baru menyadari belajar tari ternyata sangat berat.

Sang guru tari menekankan bahwa esensi tarian tradisional itu ketika : gerakan fisik saat menari berada dalam pengaruh jiwa. Pengaruh perasaan. Bukan lagi perintah otak.

Syaraf-syaraf tubuh bergerak oleh getaran jiwa. Jiwa digetarkan oleh hipnotisasi ritme musik.

Tubuh bergerak mengikuti aliran perasaan.

Gemulai tarian kian halus jika jiwa semakin menguasai gerakan fisik.

Dalam bahasa Mandailing ada kosa kata “Mollop”. Antara tidur dan terjaga. Atau setengah sadar.

Tingkatan Mollop tercapai ketika kesadaran oleh kekuatan otak kian memudar.

“Penari Tortor Mandailing berada dalam situasi antara sadar dan terjaga. Mollop,” ungkap Ilham Nasution, guru Gordang Sambilan di Pidoli Lombang, Panyabungan, Madina, ketika saya berbincang dengannya tahun 2012 lalu.

“Tubuh bergerak mengikuti perasaan. Gerakan yang halus ini terpengaruh oleh kendali perasaan, yang mengalir ke urat-urat syaraf penari oleh pengaruh ritme musik. Makanya Tortor Mandailing halus, bergerak lamban dan sakral, penuh makna dan penghayatan,” beber Ilham.

Gerakan mata, tangan, jari tangan dan kaki digerakkan oleh perasaan. Termasuk posisi kepala yang terus menunduk.

Ini menyebabkan gerakan tari tortor Mandailing  lamban, halus, gemulai.

Telapak kaki juga tak pernah terangkat dari lantai. Hanya bergeser. “Manyerep” dalam bahasa Mandailing.

Apabila gerakan tarian Tortor Mandailing masih belum halus, maka si penari harus giat belajar. Agar esensi gerakan Tortor Mandailing tercapai.

Dari sisi pendekatan etnomusikologi. Gerakan tarian yang halus, lamban dan penuh penghayatan merupakan ciri tarian tradisional di berbagai kawasan di Nusantara. Seperti tarian tortor di Mandailing itu.

Jika ada tarian yang sama tetapi gerakannya cendrung kasar, maka dianggap keluar dari esensi tarian induknya. Pendekatan ini bisa menjelaskan bahwa jika ada tarian serupa di suku lain, maka tortor mereka berinduk pada Tortor Mandailing.

Ini juga bisa menjadi kajian lebih lanjut tentang kemungkinan suku itu berasal dari Mandailing yang turut membawa tarian tortor itu ke wilayah baru mereka. Ketiga bermigrasi masa lalu.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat asap kian pekat, Dinas Pendidikan Madina meliburkan sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Kebijakan meliburkan sekolah ini mulai berlaku sejak hari ini Selasa (28/10) hingga Sabtu (31/10) atau selama 4 hari. Pemberitahuan libur ini tertuang dalam surat bernomor 422.3/2145/P/2015 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), […]

  • Tokoh-tokoh Nasional Asal Madina Bersiap ‘Turun Gunung’ Menangkan SAHATA

    Tokoh-tokoh Nasional Asal Madina Bersiap ‘Turun Gunung’ Menangkan SAHATA

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dukungan untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) kian tak terbendung. Kali ini sejumlah tokoh nasional asal Mandailing Natal (Madina) di Jakarta sepakat ‘turun gunug’ untuk memenangkan SAHATA menjadi bupati dan wakil bupati pada Pilkada Madina 2024. Dukungan putra-putra terbaik Madina yang berkiprah […]

  • Aneh, Pemda Kontrak Mobil 170 Juta Pertahun Untuk Dinas Wakil Bupati Madina

    Aneh, Pemda Kontrak Mobil 170 Juta Pertahun Untuk Dinas Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): Aneh, Pemda Mandailing Natal merental mobil dinas untuk menunjang aktifitas Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami. Rentalnya mencapai Rp.170.000.000 per tahunnya. Hal ini terungkap setelah diketahui mobil dinas yang biasa di pakai oleh Wakil Bupati ber merk Hyundai mengalami kerusakan meski tergolong baru. Kepala Bagian Umum Sekretariat Pemkab Mandailing Natal Irsan […]

  • Harga Cabai di Madina Mulai Pedas

    Harga Cabai di Madina Mulai Pedas

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Harga cabe merah naik Rp. 3.000 dari harga sebelumnya Rp. 12.000 sampai Rp13.000. Naiknya harga cabai akibat kurangnya pasokan cabai yang masuk dari luar daerah ke pasar pasar tradisonal di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina). Selain cabai merah, harga cabe hijau dan cabe rawit juga ikut naik, cabe rawit yang awalnya […]

  • Penyebab Medis Kelainan Bayi Mata Satu Masih Diteliti

    Penyebab Medis Kelainan Bayi Mata Satu Masih Diteliti

    • calendar_month Jumat, 14 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Faktor penyebab kelainan pada bayi mermata satu di Panyabungan, Mandailing Natal belum diketahui. Pihak Dinas Kesehatan Mandailing Natal masih akan membawa sampel ke Medan untuk diteliti di laboratorium. Meski bayi malang itu telah meninggal dunia pada Kamis malam (13/9/2018), namun, penelitian masih akan dilakukan melalui sampel. “Karena kita di Madina […]

  • Lanjutan Jalan Aek Godang – Tambangan Diusulkan Lapen

    Lanjutan Jalan Aek Godang – Tambangan Diusulkan Lapen

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mengatakan, lanjutan pembangunan jalan Aek Godang, Kecamatan Panyabungan menuju Tembangan, Kecamatan Tambangan lebih bagus diperkeras dengan Lapisan Penetrasi (Lapen). Demikian disampaikannya kepada MedanBisnis di Gedung DPRD Madina, Jumat (29/7). Iskandar juga mengatakan, Pemkab Madina melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada tahun anggaran 2010 lalu […]

expand_less