Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Penerimaan CPNS Sarat KKN?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 7 Jan 2011
  • print Cetak


Panyabungan, Fraksi Hanura DPRD Kabupaten Mandailing Natal menyoroti penerimaan CPNS Madina Formasi Tahun 2010 sebanyak 280 orang. Proses penerimaan CPNS diduga sarat KKN dan dugaan adanya sogok menyogok puluhan hingga ratusan juta rupiah dalam penetapan pemenang, juga mencuatnya nama-nama pemenang yang didominasi orang luar Madina.

Demikian ditegaskan Fraksi Hanura dalam pandangan akhirnya terhadap RAPBD 2011 pada rapat paripurna, di gedung dewan, Jumat (31/12/2010). Fraksi ini mendesak Pj Bupati Madina Aspan Sofian agar meninjau ulang kembali hasil pengumuman yang diduga sarat dengan permainan korupsi, kolusi, dan nepotisme serta maraknya isu suap dan menunda sekurang-kurangnya 14 hari setelah tanggal pengumuman pemenang.

Ada dugaan bahwa pemkab selaku yang berwenang menetapkan nama-nama pemenang telah mengeyampingkan data ranking yang dikeluarkan Universitas Padjajaran selaku pemeriksa hasil ujian peserta. Ada kesan pemeritah daerah melakukan KKN berjamaah. “Fraksi kami meminta data ranking secara utuh. Tidak hanya ranking yang lulus, tapi semua yang diumumkan,” tegas Fakhrizal.

Sebab menurut Fraksi Hanura, kemungkinan hasil pengumuman pemenang terindikasi dengan mengutak-atik pemeringkatan yang dilakukan PTN. Permainan ini terjadi di saat pengumuman ranking keluar. Di tingkat kabupaten yang diumumkan tidak sesuai perankingan yang dikeluarkan pihak pemeriksa.

Memang, lanjut Fakhrizal, berdasarkan peraturan BKN Nomor 30 Tahun 2007, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten/kota diberi kewenangan penuh untuk melaksanakan tes CPNS, termasuk pilihan perguruan tinggi negeri (PTN) tempat mereka bekerjasama. Dengan peraturan tersebut bukan berarti BKD Kabupaten Mandailing Natal sesuka hati dalam proses pelaksanaan CPNS yang baru saja diselenggarakan.

Terkait pelaksanaan penerimaan CPNS yang tidak transparan dan sarat dengan berbagai persoalan tersebut, DPRD Kabupaten Mandailing Natal telah melayangkan surat kepada Pj Bupati pada tanggal 23 Desember 2010 Nomor: 170/384/DPRD/2010 perihal Permintaan Data Score Pemeriksaan CPNS. “Dan Pj Bupati sampai hari ini belum memberikan jawaban atas surat yang sudah diberikan (dilayangkan),” ungkap Faklhrizal.

Berbagai ketidakpuasan atas proses rekruitmen, pelaksanaan tes dan pengumuman hasil tes masih mewarnai topik pembicaraan yang paling sering diperbincangkan baik media massa begitu juga oleh masyarakat luas di Mandailing Natal.

Seperti kata pepatah tak ada asap bila tak ada api, dan begitulah memang kondisinya. Ada berbagai indikasi “bara api” yang berpotensi berubah menjadi api yang membakar habis kepercayaan masyarakat mandailing natal terhadap birokrasi.

Berbagai temuan kejanggalan pun menyeruak ke hadapan publik. Dengan sejumlah pembayaran yang bervariasi yang dipatok bagi peserta CPNS untuk diluluskan, dan ini sudah tidak rahasia umum lagi bagi kita semua, tandasnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karut Marut Dana Desa (bagian 3)

    Karut Marut Dana Desa (bagian 3)

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Nasution Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI Nomor 2 tahun 2015 Tentang “Pedoman Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musyawarah Desa” menetapkan bahwa Musyawarah Desa merupakan keputusan tertinggi dalam pengambilan keputusan menyangkut pelaksanaan Dana Desa. Tragisnya, Musyawarah Desa acapkali hanya dianggap sebagai pelengkap penderita. Substansinya diabaikan. Bahkan item-item yang […]

  • Sekolah Sepak Bola Hadir di Muara Sipongi

    Sekolah Sepak Bola Hadir di Muara Sipongi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Sekolah Sepak Bola (SSB) sudah hadir di Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal (Madina). SSB ini didirikan 3 bulan lalu oleh Ibrahim Iksan, pria ini juga Kanit Reskrim di Polsek Muara Sipongi. Meski keseharian sebagai polisi, tetapi kecintaannya kepada sepak bola menyebabkan munculnya keinginan mendirikan sekolah sepak bola. Selain sekolah, […]

  • Pemekaran Sumtra dan Pantai Barat Mandailing Solusi Sejahterakan Rakyat

    Pemekaran Sumtra dan Pantai Barat Mandailing Solusi Sejahterakan Rakyat

    • calendar_month Senin, 29 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana pembahasan kembali RUU pemekaran Daerah Otonomi Baru di Sumatera Utara sangat didukung oleh tokoh masyarakat di Tabagsel. Karena salah satu Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masuk pada Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut adalah Kabupaten Pantai Barat Mandailing dan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumtra). Pemekaran DOB ini akan membawa manfaat besar terhadap percepatan […]

  • Roving Seminar KI, Atika Bawa Kopi Takar

    Roving Seminar KI, Atika Bawa Kopi Takar

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka kegiatan roving seminar Kekayaan Intelektual di Medan yang dilaksanakan di Medan (13-14 Maret), Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution membawa paket Kopi Takar untuk diserahkan kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Plt. Dirjen Kekayaan Intelektual, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno […]

  • PKS Madina Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

    PKS Madina Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

    • calendar_month Sabtu, 26 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mandailing Natal, Sumut menyelenggarakan Lomba Baca Kitab Kuning tingkat kabupaten. Lomba edisi-6 ini berlangsung Sabtu hingga Selasa (26-29) di sekretariat DPD PKS Mandailing Natal, Jl. Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan. Final berlangsung pada Senin. Lomba Baca Kitab Kuning ini adalah agenda tahunan untuk Hari Santri yang diprakarsai […]

  • Medan Peringkat Keempat Kekerasan Terhadap Anak

    Medan Peringkat Keempat Kekerasan Terhadap Anak

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kota Medan menduduki urutan keempat terbanyak kasus kekerasan terhadap anak setelah Jakarta, Makassar dan Jawa Barat, terhadap kekerasan seksual yang dialami anak. “Data yang kita peroleh dan di upgrade setiap tahunnya terdapat dari 21 juta anak di Indonesia, Medan menduduki peringkat keempat kasus kekerasan seksual. Dimana sekitar 62 persennya kasus kekerasan seksual itu dilakukan […]

expand_less