Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Soal Beasiswa, Pemkab Madina Diskriminatif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
  • print Cetak

Ramadhan Lubis

YOGYAKARTA (Mandailing Online) – Kebijakan Pemkab Madina dinilai diskriminatif karena hanya memperuntukkan beasiswa kepada mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi negeri.

Kebijakan itu meng-anaktiri-kan para mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi swasta.

“Kebijakan ini tidak masuk akal karena mahasiswa negeri maupun swasta itu sama-sama dilahirkan di bumi Gordang Sambilan,” kata Ketua Ikatan Keluara Pelajar Mahasiswa Mandailing Natal (IKPM) Yogyakarta, Ramadhan Lubis dalam satu pernyataan yang diterima Mandailinf Online, Jum’at (20/11/2020).

Sikap IKPM itu menyusul terbitnya pengumuman Pemkab Mandailing Natal (Madina) tentang seleksi penerima Beasiswa Miskin Berprestasi tahun 2020 yang hanya diperuntukkan bagi mahasiwa yang kuliah di perguruan tinggi negeri.

Dalam pernyataannya, Ramadhan mempertanyakan latar kebijakan pilih kasih itu.

“Mengapa mahasiswa negeri saja, kenapa tidak secara keseluruhan, padahal mahasiswa yang akan berhasil nanti sama-sama berkiprah untuk membangun kemajuan Kabupaten Mandailing Natal,” ujarnya.

“Dan ini seolah-olah mahasiswa universitas negeri dianakkandungkan sementara mahasiswa swasta dianaktirikan. Ini sangat menyakitkan. Ibarat anak tanpa ibu,” imbuhnya.

Ramadhan menyatakan seharusnya yang membuat kebijakan harus sadar dan memperhatikan hal-hal tersebut. “Kami mahasiswa masih mengharapkan kepada pemerintah daerah agar mengelurakan kebijakan yang baru dengan mengikutsertakan semua kalangan negeri dan swasta S1, S2 dan S3 dan itulah pemerintah yang peduli kepada segala unsur dan kalangan,” katanya.

Toh anggaran yang diberikan kepada mahasiswa juga adalah uang dari rakyat, pajak yang dikumpulkan oleh negara sehingga mahasiswa swasta harusnya juga bisa menikmati kehadiran pemerintah daerah.

Mengenai kualitas, menurut Ramadhan, tidak ada ukuran yang lebih baik antara negeri dan swasta. Semua sudah punya fungsi dan porsi masing-masing dan akan saling melengkapi.

Peliput : Ahmad Husein
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menikah Pasti Ada Ujiannya

    Menikah Pasti Ada Ujiannya

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Aktivis Dakwah dan Pemerhati Keluarga Muslim Menurut KBBI, nikah adalah perjanjian perkawinan antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Secara istilah, pernikahan adalah akad yang menghalalkan pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya. (Tirto.id) Jadi, menikah adalah penyatuan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahrom […]

  • Madina Mulai Budidayakan Kepiting Bakau dan Lobster

    Madina Mulai Budidayakan Kepiting Bakau dan Lobster

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA – Himpunan Pemuda Kreatif Kecamatan Batahan dan PTPN IV Unit Batang Laping Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, bekerja sama mengembangkan budidaya kepiting bakau dan lobster di Kabupaten Madina. “Kerja sama ini merupakan sebagian dari upaya perusahaan dalam menyejahterakan masyarakat,” sebut Manajer PTPN IV Unit Batang Laping, Kasman, Rabu (25/1) “Ini adalah kepedulian kita terhadap […]

  • Dua Pendeta Jadi Korban

    Dua Pendeta Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    * Termakan Isu Penculikan, Warga Pancurbatu Mengamuk * Poldasu Lacak Penebar Isu, 15 Tahun Penjara untuk Penganiaya MEDAN-Aksi main hakim sendiri terkait isu penculikan anak kembali terjadi. Kali ini di Kecamatan Pancurbatu, Selasa (14/12) sekitar pukul 11.00 WIB. Keluarga pendeta dari Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) nyaris meninggal sia-sia dibakar warga yang tak percaya mereka pelayan […]

  • Wakil Bupati Agam Dituntut 2 Tahun

    Wakil Bupati Agam Dituntut 2 Tahun

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG : Wakil Bupati Agam, Sumatera Barat, Umar, terdakwa dugaan penyelewengan dana pemeliharaan jalan rutin tahunan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Agam tahun 2008 dituntut 2 tahun penjara. Tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardi dan Quarta, secara bergantian di Pengadilan Negeri Padang, Selasa, perbuatan terdakwa, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PU Agam, diancam dengan […]

  • Pandemi Sebabkan Jumlah Siswa SMP di Madina Berkurang

    Pandemi Sebabkan Jumlah Siswa SMP di Madina Berkurang

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan terjadinya pergeseran cara hidup masyarakat. Bukan saja terjadi pada sektor kesehatan, tapi juga pada penentuan tempat sekolah anak-anak. Tingginya kasus Covid-19 pada 2020 lalu membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar di rumah. Namun, awal tahun ini pemerintah membuaka sekolah untuk jenis pesantren. Hal ini memeengaruhi para orang […]

  • Membawa Anak ke Masjid, Bolehkah? (2-habis)

    Membawa Anak ke Masjid, Bolehkah? (2-habis)

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Oleh: Hafidz Muftisany Anak-anak diperintahkan shalat saat usia tujuh tahun. Hal ini didasarkan pada hadis tentang letak saf shalat bagi anak-anak. Dalam hadis tersebut Rasulullah SAW melakukan shalat di rumah Abu Thalhah dengan memosisikan Anas (yang saat itu masih kecil) dan seorang anak yatim di belakang beliau. Sedangkan, Ummu Sulaim di belakang kedua anak tersebut. […]

expand_less