Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Idris Lubis: Pemerintah Harus Segera Penuhi Hak Honorer

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
  • print Cetak

Muhammad Idris Lubis/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu putra terbaik Mandailing Natal (Madina) menilai Pemerintah Daerah (Pemda) harus segera memenuhi hak-hak tenaga honorer yang belum diberikan untuk tahun 2022 ini.

Hal itu disampaikan pria yang bekerja di Kementerian PU PR ini menanggapi belum keluarnya gaji dan SK honorer di lingkungan Pemkab Madina sejak Desember 2021.

“Sebelumnya penuhi dulu hak-hak mereka hingga akhir tahun anggaran 2022 ini, tentu dengan standar upah minimum,” ujarnya ketika dihubungi Kamis (21/4) malam.

Tenaga Fungsional Perekayasa Ahli Madya di Ditjen Bina Marga ini menyampaikan, penerimaan tenaga honorer perlu dikaji ulang termasuk mencermati kembali adanya dugaan praktek KKN seperti yang banyak diberitakan.

Untuk itu Ketua DPD Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) ini mengusulkan beberapa hal dalam penanganan atau rekrutmen honorer.

Pertama, re-rekruitmen transparan yang dilakukan oleh lembaga independen bila perlu. Kedua, sosialisasi rekruitmen harus menggunakan standar kompetensi yang dibutuhkan oleh Pemda.

“Pemerintah harus mengajak tenaga honorer untuk siap berkompetensi dengan cara-cara cerdas, tidak ada lagi pungutan dalam penerimaan,” tambahnya.

Selain itu, Idria mengatakan, Pemda harus segera menyampaikan bahwa akan tetap mempertahankan tenaga honorer hingga akhir tahun 2022 apalagi anggaran untuk honorer sudah dianggarkan.

“Berikutnya hilangkan saling tuding dan jangan lepas tanggung jawab. Mereka selama ini telah berkiprah di Pemda Madina,” tegasnya.

Bacalon Bupati Madina pada Pilkada tahun 2020 lalu ini menyarankan agar Pemkab juga mengarahkan honorer untuk masuk melalui pintu-pintu rekrutmen PPPK dan PNS dengan memberikan bimbingan secara gratis agar bisa lulus dengan baik.

“Para tenga honorer ini perlu mendapat sosialisasi standar kompetensi yang dibutuhkan,” sebutnya.

“Pemda harus bersikap tegas, mau pahit, mau manis harus diutarakan dan jangan didiamkan,” tutupnya.

Perlu diketahui, ketidakpastian sedang menyelimuti tenaga honorer di Madina karena sejak Januari 2022 sampai hari ini mereka belum menerima SK penugasan. Akibatnya, mereka yang bekerja sejak Januari belum menerima gaji.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pembangunan jalan menuju Kecamatan Panyabungan Timur perlu dipertanyakankan. Sebab, baru diaspal, terlihat ada yang sudah terkelupas. Demikian pantauan MedanBisnis di Panyabungan Timur, Jumat (22/10). Aspal yang terkelupas mulai terlihat dari titik 2+950 yang baru beberapa hari dilaksanakan penghamparan aspalnya. Dari pengakuan masyarakat setempat, jalan Panyabungan Timur yang baru dikerjakan itu sering dilewati truk pengangkut […]

  • Tondi Lubis SH : Tak ada Keterangan Saksi di Persidangan Menyatakan Terdakwa Najamuddin Siregar Melakukan Penganiayaan

    Tondi Lubis SH : Tak ada Keterangan Saksi di Persidangan Menyatakan Terdakwa Najamuddin Siregar Melakukan Penganiayaan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasarkan fakta – fakta persidangan, tidak ada satupun keterangan para saksi,ahli,saksi meringankan ( A de Charge) maupun alat bukti lainnya yang menyatakan bahwa terdakwa Najamuddin Siregar melakukan atau turut melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum ( JPU) Nurhayati Palungan SH dari Kejaksaan Negeri ( Kejari) Mandailing Natal […]

  • Kadis Pariwisata: Perbaikan Sampuraga Terbentur Dana

    Kadis Pariwisata: Perbaikan Sampuraga Terbentur Dana

    • calendar_month Kamis, 30 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Disporkab) Pemkab Mandailing Natal, Ansyor Nasution Spd, Kamis (30/8) menyatakan bahwa obyek wisata Sampuraga tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Hanya saja pihaknya selama ini terbentur pada dana anggaran bagi perbaikan fasilitas maupun membangun fasilitas di objek Sampuraga. “Untuk melestarikan kekayaan alam Sampuraga ini, pemerintah memang sangat […]

  • Penemuan Ladang Ganja Terus Berulang, MPC PP: Seluruh Stakeholder Harus Duduk Bersama

    Penemuan Ladang Ganja Terus Berulang, MPC PP: Seluruh Stakeholder Harus Duduk Bersama

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi penemuan ladang ganja yang terus berulang di Mandailing Natal (Madina), Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) meminta agar stakeholder duduk bersama mencari solusi terbaik. Demikian disampaikan Ketua Bidang (Kabid) Keagamaan dan Kerohanian Syamsul Hidayat Borotan, S.Pd.I kepada Mandailing Online, Senin (21/2). “Penemuan 2 hektare berisi 10.000 ribu batang ganja […]

  • Warga Sibolga – Tapteng Belanja ke Padangsidimpuan

    Warga Sibolga – Tapteng Belanja ke Padangsidimpuan

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Sibolga, – Warga Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) ramai-ramai mencari “barang baru” ke Pasar Sigumpal Bonang dan Plaza Anugrah Kota Padangsidimpuan. Padahal, di Kota Sibolga sudah memiliki fasilitas pasar yang memiliki barang-barang kebutuhan masyarakat yang tergolong cukup lengkap. Bahkan tak jarang diantara mereka merupakan pejabat atau anggota DPRD di Sibolga maupun Tapteng. Beberapa orang warga […]

  • Lanjutan Pembangunan Mesjid Al Muhajirin Tabuyung Butuh Dana

    Lanjutan Pembangunan Mesjid Al Muhajirin Tabuyung Butuh Dana

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Masjid Al-Muhajirin di Km18, Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) butuh dana pembangunan lanjutan. bangunan masjit selama ini jenis kayu, warga berinisiatif melakukan rehab berat dan mengganti fisik kayu dengan beton atas swadaya masyarakat. Tetapi pengerjaan terhambat, lantaran tak mencukupinya biaya. Karena itu, masyarakat berharap adanya […]

expand_less