Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Idris Lubis: Pemerintah Harus Segera Penuhi Hak Honorer

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
  • print Cetak

Muhammad Idris Lubis/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu putra terbaik Mandailing Natal (Madina) menilai Pemerintah Daerah (Pemda) harus segera memenuhi hak-hak tenaga honorer yang belum diberikan untuk tahun 2022 ini.

Hal itu disampaikan pria yang bekerja di Kementerian PU PR ini menanggapi belum keluarnya gaji dan SK honorer di lingkungan Pemkab Madina sejak Desember 2021.

“Sebelumnya penuhi dulu hak-hak mereka hingga akhir tahun anggaran 2022 ini, tentu dengan standar upah minimum,” ujarnya ketika dihubungi Kamis (21/4) malam.

Tenaga Fungsional Perekayasa Ahli Madya di Ditjen Bina Marga ini menyampaikan, penerimaan tenaga honorer perlu dikaji ulang termasuk mencermati kembali adanya dugaan praktek KKN seperti yang banyak diberitakan.

Untuk itu Ketua DPD Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) ini mengusulkan beberapa hal dalam penanganan atau rekrutmen honorer.

Pertama, re-rekruitmen transparan yang dilakukan oleh lembaga independen bila perlu. Kedua, sosialisasi rekruitmen harus menggunakan standar kompetensi yang dibutuhkan oleh Pemda.

“Pemerintah harus mengajak tenaga honorer untuk siap berkompetensi dengan cara-cara cerdas, tidak ada lagi pungutan dalam penerimaan,” tambahnya.

Selain itu, Idria mengatakan, Pemda harus segera menyampaikan bahwa akan tetap mempertahankan tenaga honorer hingga akhir tahun 2022 apalagi anggaran untuk honorer sudah dianggarkan.

“Berikutnya hilangkan saling tuding dan jangan lepas tanggung jawab. Mereka selama ini telah berkiprah di Pemda Madina,” tegasnya.

Bacalon Bupati Madina pada Pilkada tahun 2020 lalu ini menyarankan agar Pemkab juga mengarahkan honorer untuk masuk melalui pintu-pintu rekrutmen PPPK dan PNS dengan memberikan bimbingan secara gratis agar bisa lulus dengan baik.

“Para tenga honorer ini perlu mendapat sosialisasi standar kompetensi yang dibutuhkan,” sebutnya.

“Pemda harus bersikap tegas, mau pahit, mau manis harus diutarakan dan jangan didiamkan,” tutupnya.

Perlu diketahui, ketidakpastian sedang menyelimuti tenaga honorer di Madina karena sejak Januari 2022 sampai hari ini mereka belum menerima SK penugasan. Akibatnya, mereka yang bekerja sejak Januari belum menerima gaji.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istri Menggandeng Nama Suami, Bolehkah?

    Istri Menggandeng Nama Suami, Bolehkah?

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jika ini bertujuan mengubah nasab maka dilarang. Polemik di atas pernah memanas pada 2008. Ketika itu, seseorang mengajukan pertanyaan ke Lembaga Fatwa Dar al-Ifta Mesir perihal boleh tidaknya perempuan yang telah menikah menggunakan nama suami atau keluarga suami di belakang nama sang istri. Pemandangan ini banyak dijumpai dalam tradisi negara-negara Barat. Wacana ini pun menjadi […]

  • Segini Harga Gas LPG 3kg Sesuai Perbup Madina dan Wilayah nya

    Segini Harga Gas LPG 3kg Sesuai Perbup Madina dan Wilayah nya

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Di Tahun 2025 Harga Eceran Tertinggi (HET) Gas 3 kilo gram LPG Kabupaten Mandailing Natal bervariasi. Belum ada kenaikan harga mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup). Mengacu pada Perbup Madina Tahun 2023 di Tahun 2025 HET Gas Elpiji 3kg masih harga lama. Kata Zainan Nur Kabid Pengembangan Perdagangan melalui Wanni selaku […]

  • CANDI SIMANGAMBAT, RIWAYATMU KINI

    CANDI SIMANGAMBAT, RIWAYATMU KINI

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Catatan Ringkas : Askolani Nasution Ketua Pendiri Gerep Institute Candi Simangambat diyakini telah ada sejak abad ke-9 masehi dari masa Hindu-Budha klasik. Lebih tua dari candi-candi lainnya di kawasan Mandailing, misalnya Candi Bahal atau Candi Portibi yang selama ini lebih populer di wilayah bekas kabupaten Tapanuli Bagian Selatan. Kawasan candi di Padang Lawas baru dibangun […]

  • Peran RI memudar di ASEAN

    Peran RI memudar di ASEAN

    • calendar_month Senin, 3 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kalau saja jarum jam bisa diputar balik ke posisi 1972, Indonesia akan menemukan kembali momen membanggakan dalam keberadaannya di ASEAN. Empat dekade lalu, ASEAN yang didirikan pada 8 Agustus 1967, baru terdiri atas lima negara pendiri: Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. Jumlah ini hanya separuh dari total anggota ASEAN saat ini […]

  • Liat Rumahnya Terbakar, Seri Dewi Pingsan

    Liat Rumahnya Terbakar, Seri Dewi Pingsan

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU( Mandailing Online )- Istri Asmar Yasir bernama Seri Dewi Pemilik rumah yang ludes terbakar sempat pingsan saat melihat seisi rumahnya dibalut api, tak ada yang bisa di selamatkan, harta bendanya ludes di lalap si jago merah siang tadi 1/9/2023 di Kelurahan Simangambat, Lorong III, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal ( Madina ). Kejadian naas itu […]

  • B A B I A T (Episode 3)

    B A B I A T (Episode 3)

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Halak Kotanopan   Pembicaraan tersebut rupanya menarik perhatian si Burhan, seorang pemuda desa tersebut, seorang pemuda yang baru meraih gelar sarjananya di tanah Jawa. Kebetulan dia sedang pulang, mengantar pulang orang tuanya yang baru menghadiri wisudanya. Pagi itu sengaja datang ke kedai kopi hendak membeli nasi ketan dan pisang goreng kesukaannya. Sudah lama dia […]

expand_less